Geliat Emas Kunyit Mojopuro: BUMDES Cipta Digdaya Sukses Kirim Perdana 5 Ton ke Pasar Timur Tengah
RI News. Wonogiri – Desa Mojopuro, Kecamatan Jatiroto, kini menjadi sorotan sebagai contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian lokal. Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Cipta Digdaya berhasil menjalin kemitraan erat dengan kelompok petani kunyit melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB) binaan Edi Martani. Puncaknya, pada pertengahan Juni 2026, desa ini mencatat sejarah dengan pengiriman perdana 5 ton kunyit kering yang akan diekspor ke Timur Tengah.
Pengiriman tersebut berangkat dari depan Pendapa Desa Mojopuro pada Senin (15/6/2026) lalu. Acara peluncuran dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Jatiroto, pengurus BUMDES, serta tokoh masyarakat setempat. Kadus Andri menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja keras dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Edi Martani sebagai eksportir asal Jatiroto.
“Pengiriman kunyit kering sebanyak 5 ton ke Jakarta yang selanjutnya akan diekspor ke Timur Tengah ini menjadi langkah positif bagi Kabupaten Wonogiri di bidang pertanian dan perdagangan internasional,” ujar Andri saat ditemui wartawan, Rabu (17/6/2026).

Edi Martani dikenal aktif membangun kemitraan dengan petani lokal dalam budidaya hingga pemasaran kunyit. Melalui pendekatan yang konsisten, ia berhasil membentuk rantai pasok yang kuat, sehingga produk kunyit Desa Mojopuro memenuhi standar ekspor. Pengiriman perdana menggunakan satu truk penuh ini menjadi tonggak awal untuk memenuhi permintaan pasar internasional yang terus meningkat.
Acara peluncuran ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Camat Jatiroto Miran S.Sos.MM sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh warga, khususnya kepada Edi Martani yang telah menjadi jembatan penghubung petani dengan pasar global.
Baca juga : Kemenangan Telak Nicolaus Tangapo: Angin Segar Pembangunan Desa Pineleng Dua
“Dalam sambutannya, Camat Miran menyampaikan terima kasih kepada Pak Edi Martani yang telah mengangkat harkat petani Mojopuro dan sekitarnya. Kami mengucapkan apresiasi yang tinggi atas launching perdana pengiriman kunyit kering ini. Semoga dari tahun ke tahun produksi dan pemasaran kunyit di Jatiroto semakin berkembang maju,” tutur Miran.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat peran BUMDES sebagai motor penggerak ekonomi desa. Model kemitraan yang diterapkan di Mojopuro diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Wonogiri untuk mengembangkan komoditas unggulan menuju pasar internasional.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline : #BUMDESMojopuro, #EksporKunyit, #PetaniWonogiri, #EdiMartani, #JatirotoJawaTengah, #EkonomiDesa, #KemitraanPetani, #PertanianEkspor,

About the Author
Jurnalis RI News Portal
Author
Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.
