RI News. Jakarta, 14 Juli 2026 – Di tengah sorotan publik terhadap dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa hubungan antara Polri dan Kejaksaan Agung tetap solid dan harmonis. Pernyataan tersebut disampaikan Listyo Sigit usai bersilaturahmi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin.
“Saya pastikan di sini, apalagi kita bersama antara Bapak Jaksa Agung dan seluruh pejabat utama Adhyaksa, saya didampingi Wakapolri dan pejabat utama Mabes Polri, tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini,” tegas Listyo Sigit.
Kunjungan tersebut, menurut Listyo Sigit, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi kedua lembaga penegak hukum. Ia menambahkan bahwa kedua institusi sepakat untuk terus menjaga komunikasi tidak hanya di tingkat pusat, melainkan juga hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota guna mengawal berbagai agenda program pemerintah.

“Tadi kami sepakat bahwa akan terus bersilaturahmi. Setelah ini ditindaklanjuti di jajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten karena kami juga menyadari bahwa banyak agenda-agenda program pemerintah yang tentunya juga harus kami jaga, harus kami kawal,” ujarnya.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan Agung dan Polri bukanlah hal baru, melainkan telah menjadi amanat peraturan perundang-undangan sejak lama. Burhanuddin menilai pertemuan tersebut sebagai momentum untuk semakin mempererat kolaborasi di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks.
“Sinergi kita sudah dilakukan sejak lama karena undang-undang juga mengharuskan kita memang harus bersinergi. Dan tentunya hari ini kami lengkapi pada teman-teman yang belum tahu bagaimana bersinerginya kami, inilah bentuk kami,” katanya.
Baca juga : Pramono Anung Ajak Warga Jakarta Jujur Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
Burhanuddin menambahkan bahwa kedua institusi memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. “Kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisah-pisahkan,” tegasnya.
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Kapolri Listyo Sigit didampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri lainnya.
Sementara Jaksa Agung ST Burhanuddin didampingi Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI Ali Ridho, Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi, serta jajaran pejabat Kejaksaan Agung lainnya.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama kedua institusi untuk menjaga marwah penegakan hukum di Indonesia, di mana soliditas antarlembaga negara menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan hukum kontemporer.
Pewarta : Yogi Hilmawan
Tagline: #PolriKejaksaanSolid, #SinergiPenegakanHukum, #ListyoSigitPrabowo, #STBurhanuddin, #AntiKorupsi, #KeadilanUntukRakyat,


Kesuksesan awal dari keberhasilan