RI News. Padangsidimpuan, 4 Agustus 2026 — Aliansi Keta Malancar yang merupakan gabungan Kelompok Tani Masyarakat Adat Luat Marancar menggelar aksi unjuk rasa di depan Gerbang PLTA Simarboru (R17), Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, mulai Selasa, 4 Agustus hingga Jumat, 7 Agustus 2026. Aksi ini digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait tuntutan pembayaran ganti rugi dan kompensasi atas lahan yang digunakan sebagai tapak pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) PLTA Batang Toru.
Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada Kapolres Tapanuli Selatan, penanggung jawab kegiatan adalah Wesly Gea, S.H. Massa aksi berjumlah sekitar 100 orang. Dalam tuntutannya, Aliansi Keta Malancar meminta PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) segera memenuhi kewajiban pembayaran ganti rugi maupun kompensasi dalam bentuk apa pun atas tanah yang mereka klaim sebagai milik kelompok tani.

Melalui spanduk yang dipasang di lokasi, kelompok tersebut menegaskan bahwa penerima ganti rugi atas lahan tapak tower SUTET di titik T25A–T34A dan T25B–T34B adalah Kelompok Tani Masyarakat Adat Luat Marancar. Mereka menyebut pelepasan hak atas tanah telah dilakukan pada tahun 2016 melalui kesepakatan dengan PT NSHE, sehingga menurut mereka hak atas ganti rugi dan kompensasi tidak dapat dibantah.
Dalam surat pemberitahuan aksi juga dijelaskan bahwa tujuan demonstrasi adalah mengingatkan kembali PT NSHE terkait hubungan hukum jual beli atau pelepasan hak atas tanah yang telah dilakukan pada tahun 2016 untuk pembangunan tapak tower SUTET PLTA Batang Toru. Aksi berlangsung di Gerbang PLTA Simarboru dengan titik kumpul di Bagas Godang Raja Luat Marancar, Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru. Massa membawa atribut berupa spanduk, kertas manila, ban, serta menggunakan pengeras suara selama penyampaian aspirasi.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PT NSHE terkait tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Keta Malancar. Seluruh rangkaian aksi berlangsung secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Aksi berakhir dengan tertib dan peserta kembali ke tempat masing-masing.
Pewarta: Indra Saputra
Tagline: #GantiRugiSUTET, #AliansiKetaMalancar, #PLTABatangToru, #TuntutanPetaniAdat, #AksiDamaiTapsel,

