RI News. Semarang, 3 Agustus 2026 — Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang kuat terpancar nyata di Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Melalui kolaborasi erat antara warga, pemuda, dan pemerintah daerah, perhelatan turnamen sepak bola anak usia dini bertajuk Festival Mini Soccer 2026 (LPMK Bambankerep Cup 1) di Lapangan Pucung sukses diselenggarakan hingga babak puncak pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Kesuksesan perhelatan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bambankerep, seluruh Ketua RT dan Ketua RW se-Kampung Pucung, serta derap langkah pemuda Karang Taruna Pusaka Dukuh Pucung yang bahu-membahu menyiapkan arena pertandingan sejak tahap persiapan.
Ketua Panitia Pelaksana, Sriyanto, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas dedikasi tanpa lelah yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus wilayah dan pemuda lokal. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh Ketua RT dan Ketua RW se-Kampung Pucung serta adik-adik Karang Taruna Pusaka. Berkat gotong royong dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat inilah kegiatan positif bagi anak-anak ini dapat terlaksana dengan sangat baik,” ungkap Sriyanto.

Perhelatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, wakil rakyat, dan tokoh masyarakat, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS Suharsono, Sekretaris Camat Ngaliyan, Lurah Bambankerep Agung Susilo, Ketua TP PKK Kelurahan Bambankerep Yeni, Ketua LPMK Kecamatan Ngaliyan Masrokhan, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Bambankerep.
Dalam sambutannya, Sriyanto menegaskan marwah LPMK dalam menggali potensi wilayah. “Kita mengambil pilihan tidak menjadi penonton, tapi langsung beraksi mewujudkan kegiatan nyata,” ujarnya. Pihaknya berharap niat baik LPMK Bambankerep dan warga gayung bersambut dengan adanya perhatian dan dukungan lebih lanjut dari jajaran pemerintah kecamatan dan DPRD Kota Semarang.
Harapan tersebut direspons sangat positif oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPMK Bambankerep yang dinilai kreatif menghadirkan kegiatan positif untuk pembibitan atlet-atlet cilik sekaligus jeli mempromosikan potensi wisata lokal.
Saat diwawancarai usai acara, Suharsono menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung keberlanjutan kegiatan olahraga masyarakat seperti ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah LPMK Bambankerep. Ini kegiatan yang sangat positif untuk mencetak bibit-bibit atlet muda sekaligus menggerakkan potensi wisata daerah. Kami di DPRD tentu siap mendukung penuh kegiatan-kegiatan olahraga masyarakat ini, salah satunya melalui skema alokasi dana hibah olahraga yang disalurkan melalui KONI Kota Semarang,” ujar Suharsono.
Turnamen yang menyedot antusiasme ratusan penonton ini diikuti oleh 12 Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) kelompok umur 2016–2017 dari berbagai daerah di Jawa Tengah, meliputi Semarang, Demak, Kendal, Kudus, Purwodadi, dan Pekalongan. Setelah melalui persaingan sengit dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, SSB Rorema Kendal berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara 1 dan berhak memboyong Trofi Piala serta uang pembinaan sebesar Rp1.500.000. Posisi Juara 2 diraih oleh SSB Rantai Baja Purwodadi yang membawa pulang Trofi Piala dan uang pembinaan sebesar Rp1.000.000. Sementara predikat Juara 3 Bersama diraih oleh SSB Porseba Bandungrejo dan SSB Porsib Puguh, dengan masing-masing tim menerima uang pembinaan sebesar Rp500.000.
Dominasi SSB Rorema Kendal makin sempurna setelah memboyong dua penghargaan individu. Penghargaan Pemain Terbaik (Best Player) disabet oleh Ardan dari SSB Rorema Kendal, sedangkan predikat Pelatih Terbaik (Best Coach) diraih oleh Coach Budiman dari SSB Rorema Kendal. Masing-masing berhak atas Trofi Piala dan uang tunai sebesar Rp250.000.
Dua belas tim peserta yang bertanding meliputi Rorema Kendal, Rantai Baja Purwodadi, Porseba Bandungrejo, Porsib Puguh, District Pekalongan, Putra Arisa 10 Demak, Brajamusti Semarang, Armada Utama Semarang, SS79 Kendal, Bhayangkara POP, Indonesia Muda (IM) Semarang, dan Porma Kudus.
Perhelatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga usia dini, tetapi juga cerminan nyata kekuatan sosial masyarakat Bambankerep dalam membangun ruang positif bagi generasi muda melalui semangat kebersamaan yang berkelanjutan.
Pewarta: Antok
Tagline: #GotongRoyongBambankerep, #FestivalMiniSoccer2026, #LPMKBambankerepCup, #PembibitanAtletCilik, #KebersamaanWargaSemarang, #OlahragaMasyarakat, #KarangTarunaPusaka, #SemangatKepedulianSosial,

