Skip to content
04/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Beban Miliaran Dolar di Depan, Janji Penghematan di Belakang: Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial

Beban Miliaran Dolar di Depan, Janji Penghematan di Belakang: Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jefferson City — Upaya pemerintah federal Amerika Serikat memangkas defisit anggaran melalui pemotongan pajak besar-besaran tahun lalu, jutaan warga berpenghasilan rendah kini menghadapi ancaman kehilangan akses layanan kesehatan. Kebijakan baru yang mewajibkan sebagian penerima Medicaid—program asuransi kesehatan bagi kelompok miskin—untuk membuktikan aktivitas kerja, pengabdian masyarakat, atau pendidikan minimal 80 jam per bulan mulai menimbulkan gelombang persiapan mahal di tingkat negara bagian.

Analisis terbaru dari berbagai proyeksi anggaran menunjukkan bahwa biaya awal untuk menyesuaikan sistem teknologi dan menambah tenaga kerja diperkirakan melampaui 1 miliar dolar AS secara nasional. Angka ini jauh melampaui alokasi federal satu kali sebesar 200 juta dolar yang telah mulai disalurkan sejak akhir 2025. Dana tersebut hanya menutupi sebagian kecil, sementara sisanya ditanggung kombinasi pajak federal dan negara bagian—sebuah ironis mengingat tujuan utama kebijakan ini adalah menghemat pengeluaran pemerintah hingga ratusan miliar dolar dalam dekade mendatang.

Setiap negara bagian mengelola sistem Medicaid sendiri, sering kali menggunakan platform teknologi yang sudah berusia puluhan tahun. Mengintegrasikan verifikasi data pekerjaan, pendidikan, dan pengecualian medis memerlukan modifikasi khusus yang rumit. Seorang pejabat teknologi informasi senior di salah satu negara bagian Midwest menggambarkan tantangan ini sebagai “sangat sulit” karena keterbatasan sistem lama yang sulit diubah tanpa risiko gangguan besar.

Kebijakan ini, yang termuat dalam undang-undang rekonsiliasi anggaran 2025, menargetkan orang dewasa usia 19–64 tahun di kelompok ekspansi Medicaid (mereka yang berpenghasilan hingga 138 persen garis kemiskinan federal, tanpa anak kecil). Mereka kini harus memenuhi syarat “community engagement” setiap enam bulan—bukan tahunan seperti sebelumnya—atau berisiko kehilangan pertanggungan dengan cepat. Proyeksi Kantor Anggaran Kongres memperkirakan penghematan federal mencapai sekitar 375–388 miliar dolar selama 10 tahun, tetapi dengan konsekuensi 6 juta orang kehilangan asuransi kesehatan.

Namun, implementasi justru menimbulkan beban di depan. Beberapa negara bagian telah merilis estimasi biaya: satu di wilayah Tengah Barat memproyeksikan tambahan 32 juta dolar plus ratusan staf baru; negara bagian lain di Selatan dan Barat menyebut angka 46–65 juta dolar, termasuk kebutuhan 150 pegawai tambahan. Sebagian besar negara bagian terpaksa mengandalkan kontraktor swasta untuk memenuhi tenggat, meski setidaknya sepuluh perusahaan telah menawarkan diskon layanan.

Pengalaman masa lalu menjadi peringatan. Di salah satu negara bagian Selatan yang menerapkan aturan serupa secara sukarela beberapa tahun lalu, biaya administrasi mencapai lebih dari 54 juta dolar dalam empat setengah tahun—dua kali lipat dari bantuan medis yang dibayarkan selama periode itu. Ribuan orang kehilangan pertanggungan di negara bagian lain sebelum pengadilan federal menghentikan program tersebut. Para analis kebijakan kesehatan memperingatkan bahwa sistem verifikasi yang rumit berpotensi menciptakan “birokrasi merah” yang justru menghalangi akses bagi mereka yang paling membutuhkan, termasuk kelompok rentan medis yang pengecualiannya masih menunggu definisi final.

Baca juga : Revolusi AI Mengguncang Wall Street: Pemangkasan Massal dan Inflasi Panas Picu Penurunan Pasar Saham AS

Aturan federal lengkap baru diharapkan rampung Juni 2026, termasuk penjelasan pengecualian bagi yang “medically frail”. Sementara itu, negara bagian berada di bawah tekanan: mulai Oktober 2029, kesalahan pembayaran Medicaid akan berujung sanksi finansial dari pemerintah pusat. Beberapa negara bagian berencana meluncurkan lebih awal—satu di Midwest bahkan menargetkan Mei 2026—meski tanpa rincian biaya lengkap.

Para pakar kesehatan masyarakat menilai kebijakan ini sebagai taruhan berisiko tinggi: penghematan jangka panjang bagi federal versus biaya implementasi masif dan potensi hilangnya akses kesehatan bagi jutaan orang. Seorang direktur pusat kebijakan keluarga di universitas ternama menyebutnya “risiko besar”, di mana dana besar mengalir ke vendor teknologi untuk membangun sistem yang pada akhirnya bisa menjauhkan layanan dari mereka yang paling rentan.

Dengan tenggat utama Januari 2027 semakin dekat, negara bagian AS berada di persimpangan: mematuhi mandat federal sambil mengelola keterbatasan anggaran dan risiko operasional. Kisah ini bukan hanya soal angka, melainkan tentang bagaimana kebijakan penghematan bisa berbalik menjadi beban baru bagi sistem jaminan sosial terbesar di negara adidaya tersebut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Revolusi AI Mengguncang Wall Street: Pemangkasan Massal dan Inflasi Panas Picu Penurunan Pasar Saham AS
Next: Jejak Cinta Purba: Mengapa Laki-laki Neanderthal Lebih Sering Memilih Perempuan Manusia Modern

Related Stories

Semangat Baru Ekonomi Kreatif

Semangat Baru Ekonomi Kreatif: Kemenekraf Gaspol Akselerasi Program Kerakyatan di Semester II 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Warung Pangan Jadi Benteng Utama Stabilisasi Harga Pangan di Pasar Tradisional

Warung Pangan Jadi Benteng Utama Stabilisasi Harga Pangan di Pasar Tradisional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago
OJK Tegaskan Perlindungan Konsumen

OJK Tegaskan Perlindungan Konsumen: Penyitaan Aset Rp113,97 Miliar dari PT Asuransi Jiwa Prolife

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Transformasi Kepemimpinan Intelijen dan Reduksi Konflik Komunal: Perjalanan Karier Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
  • Ancaman di Atas Bumbungan: Potret Pembiaran Potensi Bahaya Kelistrikan di Permukiman Warga
  • Patologi Birokrasi Kriminal di Salambue: Urgensi Restrukturisasi Pengawasan Internal dan Eksistensi Kontrol Publik Terhadap Institusi Pemasyarakatan
  • Anatomi Kejahatan Rekayasa Sosial: Catatan atas Impersonasi Pejabat Kepolisian di Kabupaten Melawi
  • Memperkuat Benteng Preemtif: Strategi Edukasi Komunitas Lemdiklat Polri Mereduksi Risiko Karhutla di Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by