RI News. Jakarta, 22 Juli 2026 — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mempercepat implementasi program-program strategis pada semester kedua tahun 2026 dengan fondasi yang kuat pada prinsip ekonomi kerakyatan, keadilan ekonomi, serta kesejahteraan inklusif yang langsung dirasakan masyarakat luas, demi memperkokoh struktur perekonomian nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa komitmen ini merupakan respons langsung terhadap arahan Presiden untuk memperkuat perekonomian nasional melalui asas kekeluargaan. Langkah tersebut juga sekaligus mendukung berbagai capaian Kabinet Merah Putih yang telah diraih dalam dua tahun pertama pemerintahan.
“Kementerian Ekraf senantiasa menghadirkan program yang memberi kesempatan kolaborasi, konsolidasi, sekaligus akselerasi untuk memastikan ekonomi kreatif tumbuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai the new engine of growth. Kami akan manfaatkan sebaik mungkin setiap program sehingga memancarkan energi kreativitas yang terus memberi manfaat nyata bagi ekosistem kreatif di Indonesia,” ungkap Menteri Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu.

Untuk merealisasikan arahan tersebut, Kemenekraf siap memacu tiga program unggulan utama, yaitu Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, serta Creative by Indonesia. Ketiga program ini akan didukung penuh melalui fasilitasi bantuan pemerintah dan penguatan kelembagaan di tingkat daerah, sehingga manfaatnya dapat menyentuh hingga ke tingkat akar rumput.
Optimisme tersebut didasarkan pada data terkini Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan performa gemilang sektor ekonomi kreatif. Hingga Maret 2026, kontribusi ekspor ekonomi kreatif mencapai 11,8 persen terhadap total ekspor nonmigas nasional, sementara realisasi investasi di sektor ini telah menembus Rp61,33 triliun. Capaian ini menjadi motor penggerak baru dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Menteri Riefky menambahkan bahwa keberhasilan tata kelola ekonomi kreatif tidak diukur dari banyaknya acara atau program semata, melainkan dari perubahan nyata yang dirasakan para pelaku dan pegiat ekonomi kreatif. “Ke depan, kami akan tetap menjaga fokus program terhadap kesejahteraan rakyat, memperkuat sinergi, serta memastikan setiap langkah yang dijalani selalu berorientasi pada dampak,” tegasnya.
Baca juga: KPK Tak Kenal Ampun: Bupati Lombok Barat Jadi Korban OTT, Ini Rangkuman Hukum Kemarin
Pernyataan ini disampaikan menyusul Sidang Kabinet Paripurna pertengahan 2026 yang mengevaluasi kinerja serta tantangan yang telah diatasi Kabinet Merah Putih. Berbagai pencapaian signifikan telah diraih, termasuk swasembada delapan komoditas pangan strategis, pendirian Dana Kedaulatan Danantara, pembangunan ribuan jembatan desa, pembukaan sekolah unggul, hingga restrukturisasi BUMN, yang semuanya menjadi fondasi bagi akselerasi ekonomi kreatif ke depan.
Tagline: #EkonomiKreatifRI, #AkselerasiEkraf2026, #DesaKreatif, #CreativeHubIndonesia, #KesejahteraanInklusif, #KabinetMerahPutih,

