Skip to content
16/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Revolusi AI Mengguncang Wall Street: Pemangkasan Massal dan Inflasi Panas Picu Penurunan Pasar Saham AS

Revolusi AI Mengguncang Wall Street: Pemangkasan Massal dan Inflasi Panas Picu Penurunan Pasar Saham AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Revolusi AI Mengguncang Wall Street
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. New York  — Pasar saham Amerika Serikat mengalami tekanan berat pada penutupan perdagangan akhir Februari 2026, dengan indeks utama mencatat penurunan signifikan akibat kombinasi kekhawatiran atas dampak disruptif kecerdasan buatan (AI), data inflasi grosir yang lebih tinggi dari perkiraan, serta ketegangan geopolitik yang memengaruhi harga minyak dunia.

Indeks S&P 500 ditutup melemah 0,43% ke level 6.878,88, sementara Dow Jones Industrial Average anjlok 1,05% atau 521 poin menjadi 48.977,92. Nasdaq Composite, yang didominasi saham teknologi, turun 0,92% ke posisi 22.668,21. Penurunan ini menandai bulan yang volatil, di mana S&P 500 dan Nasdaq mencatat kinerja bulanan terburuk sejak Maret tahun sebelumnya, meskipun Dow masih berhasil mencatat streak kenaikan bulanan terpanjang dalam beberapa tahun.

Faktor utama yang membebani sentimen investor adalah percepatan adopsi AI yang mengancam model bisnis konvensional. Banyak perusahaan perangkat lunak dan jasa profesional dinilai rentan tergantikan oleh teknologi AI yang lebih efisien. Ketakutan ini memicu aksi jual cepat di berbagai sektor, mulai dari logistik hingga layanan hukum.

Salah satu peristiwa yang paling mencuri perhatian adalah pengumuman Block—perusahaan di balik platform pembayaran Square dan Cash App—yang memangkas hampir setengah tenaga kerjanya, atau lebih dari 4.000 karyawan dari total lebih dari 10.000 orang. CEO Block, Jack Dorsey, menegaskan bahwa alat kecerdasan telah mengubah paradigma membangun dan mengelola perusahaan. “Tim yang jauh lebih kecil, dengan memanfaatkan alat yang kami kembangkan, mampu menghasilkan lebih banyak dan lebih baik,” ujar Dorsey dalam surat kepada pemegang saham. Ia bahkan memprediksi bahwa dalam setahun ke depan, sebagian besar perusahaan akan mengikuti langkah serupa dengan restrukturisasi mendalam.

Menariknya, pengumuman pemangkasan ini justru membuat saham Block melonjak hingga 16,8%, menunjukkan bahwa pasar menghargai efisiensi yang dijanjikan AI meskipun berujung pada hilangnya lapangan kerja massal. Dampak serupa terlihat pada perusahaan ekuitas swasta yang banyak berinvestasi di sektor perangkat lunak, seperti Apollo Global Management yang merosot 8,6% dan Blue Owl Capital turun 6%, karena kekhawatiran atas kemampuan debitur mereka bertahan dari gelombang AI.

Bahkan raksasa AI seperti Nvidia tidak luput dari tekanan. Sahamnya turun 4,2% meskipun melaporkan laba kuartalan melebihi ekspektasi analis. Investor mulai mempertanyakan keberlanjutan pengeluaran besar-besaran untuk infrastruktur AI oleh perusahaan teknologi raksasa, serta apakah investasi tersebut akan benar-benar menghasilkan produktivitas dan laba yang sepadan di masa depan.

Baca juga : Movie Review Scream 7: Sidney Prescott Kembali, Tapi Apakah Hantu Masa Lalu Masih Menakutkan?

Di sisi lain, ada pemenang di tengah gejolak. Netflix melonjak 13,8% setelah mundur dari rencana akuisisi aset streaming Warner Bros. Discovery, membuka peluang bagi Paramount (di bawah Skydance) untuk mengambil alih, dengan saham Paramount melonjak lebih dari 20%.

Selain isu AI, laporan inflasi grosir (Producer Price Index) Januari 2026 yang naik 2,9%—jauh di atas prediksi ekonom 1,6%—menambah kekhawatiran. Data ini berpotensi memaksa Federal Reserve menunda pemangkasan suku bunga lebih lama, yang pada gilirannya bisa membatasi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi dan harga aset.

Pasar obligasi merespons dengan penurunan imbal hasil Treasury 10 tahun ke 3,96%, mencerminkan pelarian investor ke aset aman di tengah ketidakpastian tinggi.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah AS acuan naik 2,8% menjadi US$67,02 per barel, sementara Brent naik 2,4% ke US$72,48. Kenaikan ini didorong oleh ketegangan berkelanjutan antara AS dan Iran terkait program nuklir, dengan militer AS telah mengerahkan armada besar di Timur Tengah. Ancaman gangguan pasokan minyak global membuat pasar waspada terhadap potensi lonjakan harga lebih lanjut.

Secara keseluruhan, pekan ini menegaskan bahwa revolusi AI tidak hanya menjanjikan efisiensi, tetapi juga membawa risiko disrupsi besar bagi tenaga kerja dan stabilitas pasar. Investor kini menanti data ekonomi mendatang, termasuk laporan ketenagakerjaan AS, untuk melihat apakah Maret 2026 bisa menjadi bulan pembalikan arah seperti yang diprediksi beberapa analis, atau justru memperdalam ketidakpastian yang sedang berlangsung.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Movie Review Scream 7: Sidney Prescott Kembali, Tapi Apakah Hantu Masa Lalu Masih Menakutkan?
Next: Beban Miliaran Dolar di Depan, Janji Penghematan di Belakang: Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial

Related Stories

Terobosan Pemerintah Prabowo untuk Dongkrak Daya Tarik Kawasan Industri di Tengah Gejolak Global
2 min read

Satgas Debottlenecking: Terobosan Pemerintah Prabowo untuk Dongkrak Daya Tarik Kawasan Industri di Tengah Gejolak Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Transformasi Telkom 30 Dimulai
2 min read

Transformasi Telkom 30 Dimulai: Dari 60 Menjadi 14 Anak Perusahaan, Fokus pada Empat Pilar Pertumbuhan Utama

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial
3 min read

Beban Miliaran Dolar di Depan, Janji Penghematan di Belakang: Negara Bagian AS Terjepit Persiapan Aturan Kerja Medicaid yang Kontroversial

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Gelombang Komuter Harian Mengguncang Jakarta: Pramono Anung Tekankan Transportasi sebagai Tantangan Utama Ibu Kota
  • Sindikat Narkoba yang Dikendalikan dari Balik Jeruji: Jaringan Ekstasi Lintas Sumatera Terbongkar
  • Zelenskyy Dorong “Drone Deal” Eropa: Kerja Sama Pertahanan Kyiv dengan Italia dan Jerman di Tengah Tekanan Transatlantik
  • Hukuman Seumur Hidup untuk Anak Usia 12 Tahun: El Salvador Pilih Keamanan Ekstrem di Tengah Kritik Hak Asasi
  • Dari Sukarelawan hingga Korps Elite: Bagaimana Khartiia Membangun Model Militer Baru Ukraina di Tengah Perang Berkepanjangan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.