Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Selat Hormuz Kembali Terkunci: Ketegangan Iran-AS Mengancam Stabilitas Energi Global di Tengah Upaya Diplomasi yang Rapuh

Selat Hormuz Kembali Terkunci: Ketegangan Iran-AS Mengancam Stabilitas Energi Global di Tengah Upaya Diplomasi yang Rapuh

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Selat Hormuz Kembali Terkunci
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kairo — Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak pada Sabtu (18 April 2026), setelah Iran memutuskan untuk menutup kembali jalur perairan strategis tersebut dan melakukan tembakan terhadap kapal-kapal yang mencoba melintas. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap kelanjutan blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, meskipun sempat ada upaya pembukaan sementara sehari sebelumnya.

Selat Hormuz, yang menjadi arteri utama pengiriman minyak dunia—membawa sekitar 20 persen pasokan global—kini berada di pusat perseteruan yang berisiko memperdalam krisis energi internasional. Perang yang telah memasuki minggu kedelapan ini menunjukkan betapa rapuhnya gencatan senjata yang sedang berlangsung, dengan batas waktu yang akan habis pada Rabu mendatang.

Komando militer Iran menyatakan bahwa pengendalian selat telah dikembalikan ke kondisi semula di bawah pengawasan ketat angkatan bersenjata. Mereka menegaskan akan terus membatasi lalu lintas kapal selama blokade Amerika Serikat masih diberlakukan. Insiden penembakan terhadap sebuah kapal tanker oleh kapal patroli Pengawal Revolusi dan hantaman proyektil ke kapal kontainer semakin memperburuk situasi, memicu reaksi keras dari India yang memanggil Duta Besar Iran atas penyerangan terhadap dua kapal dagangnya.

Dari perspektif strategis, penutupan selat ini merupakan instrumen leverage terkuat bagi Iran dalam menghadapi tekanan militer dan ekonomi dari Amerika Serikat serta Israel. Bagi Washington, blokade pelabuhan Iran bertujuan mempertahankan tekanan maksimal hingga tercapai kesepakatan menyeluruh, termasuk isu program nuklir Teheran. Presiden Donald Trump menegaskan bahwa blokade akan tetap berlaku penuh sampai Iran mencapai “kesepakatan yang lengkap” dengan AS.

Ayatollah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi baru Iran yang baru saja menggantikan ayahnya, menyampaikan pernyataan tegas bahwa angkatan laut Iran siap memberikan “kekalahan pahit” kepada musuh-musuhnya. Pernyataan ini muncul di tengah upaya diplomasi yang melibatkan mediator Pakistan, yang sedang mempersiapkan putaran negosiasi langsung kedua di Islamabad pekan depan.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, mengkritik keras langkah AS sebagai “kesalahan perhitungan” yang membahayakan tidak hanya ekonomi global, tetapi juga seluruh paket gencatan senjata. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerahkan stok uranium yang telah diperkaya sebanyak sekitar 440 kilogram kepada Amerika Serikat, meskipun menyatakan keterbukaan untuk membahas kekhawatiran internasional lainnya.

Baca juga : Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Di sisi lain, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menilai blokade AS sebagai pelanggaran gencatan senjata dan menyatakan tekad untuk mempertahankan kendali penuh atas lalu lintas di selat, termasuk penentuan rute, pemungutan biaya, dan penerbitan sertifikat transit. Hal ini semakin rumit karena sebagian besar logistik pasokan ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk juga melewati jalur yang sama.

Upaya mediasi Pakistan mendapat perhatian khusus, dengan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar menyatakan negaranya sedang berusaha menjembatani perbedaan kedua pihak. Kunjungan Kepala Angkatan Darat Pakistan ke Iran disebut telah membawa usulan baru dari AS yang sedang ditinjau Teheran.

Sementara itu, di Lebanon, gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran menjadi salah satu faktor krusial dalam dinamika perundingan. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan yang menewaskan seorang tentara Prancis menambah kerumitan situasi, meskipun belum ada konfirmasi langsung dari pihak Hizbullah.

Konflik ini secara keseluruhan telah menelan korban jiwa yang signifikan: sedikitnya 3.000 orang di Iran, lebih dari 2.290 di Lebanon, 23 di Israel, serta belasan di negara-negara Teluk Arab, termasuk 13 personel militer AS.

Situasi di Selat Hormuz saat ini mencerminkan dilema klasik dalam hubungan internasional: bagaimana menyeimbangkan kepentingan keamanan nasional dengan stabilitas ekonomi global. Dengan harga minyak yang berpotensi melonjak tajam dan risiko eskalasi militer yang terus mengintai, hasil dari putaran diplomasi mendatang akan sangat menentukan apakah kawasan ini menuju de-eskalasi atau konflik yang lebih luas.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
Next: Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by