Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh

Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 4 minutes read
Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Beirut, 19 April 2026 — Serangan bersenjata terhadap patroli pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selatan kembali menyoroti kerapuhan situasi keamanan di kawasan tersebut, hanya beberapa hari setelah gencatan senjata sementara antara Israel dan Hizbullah mulai berlaku.

Seorang prajurit Prancis tewas dan tiga rekannya terluka — dua di antaranya dalam kondisi serius — ketika patroli UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) diserang dengan tembakan senjata ringan pada Sabtu pagi di dekat Desa Ghandouriyeh, Lebanon selatan. Korban tewas diidentifikasi sebagai Sersan Staf Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17 Angkatan Darat Prancis.

Menurut pernyataan resmi UNIFIL, patroli tersebut sedang melakukan tugas membersihkan bahan peledak di sepanjang jalan untuk menghubungkan kembali pos-pos yang terisolasi akibat konflik sebelumnya. Serangan ini digambarkan sebagai tindakan oleh “aktor non-negara” dan dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap mandat perdamaian PBB.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan tegas menyatakan bahwa “semua indikasi menunjukkan tanggung jawab berada pada Hizbullah”. Ia menuntut otoritas Lebanon untuk segera menangkap para pelaku dan memastikan keselamatan personel UNIFIL. Macron juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta seluruh prajurit Prancis yang bertugas menjaga perdamaian di Lebanon.

Di sisi lain, Hizbullah membantah keras keterlibatannya. Dalam pernyataan resminya, kelompok tersebut meminta semua pihak menahan diri dari tuduhan prematur dan menunggu hasil investigasi penuh oleh tentara Lebanon. Hizbullah juga menekankan pentingnya koordinasi antara pasukan perdamaian dengan angkatan bersenjata Lebanon dalam setiap operasi di lapangan.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam telah memerintahkan penyelidikan mendalam, sementara Presiden Joseph Aoun dan Ketua Parlemen Nabih Berri turut mengutuk serangan tersebut. Tentara Lebanon menyatakan akan terus berkoordinasi erat dengan UNIFIL dan berupaya menangkap pelaku.

Baca juga : Selat Hormuz Kembali Terkunci: Ketegangan Iran-AS Mengancam Stabilitas Energi Global di Tengah Upaya Diplomasi yang Rapuh

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah gencatan senjata selama 10 hari mulai berlaku pada Jumat lalu, yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Gencatan senjata tersebut menyusul perang sengit yang pecah pada awal Maret 2026, dipicu oleh serangan roket Hizbullah ke Israel pasca-serangan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Konflik tersebut menyebabkan hampir 2.300 korban jiwa di Lebanon, lebih dari satu juta orang mengungsi, serta kerusakan infrastruktur yang masif di wilayah selatan. Meski gencatan senjata telah diberlakukan, laporan militer Israel menyebut adanya pelanggaran berupa pendekatan militan ke area sensitif, termasuk yang disebut sebagai “Garis Kuning” — istilah baru yang belum tercantum secara eksplisit dalam teks perjanjian.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin menjelaskan bahwa Sersan Montorio tewas dalam sebuah penyergapan dari jarak dekat saat sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk membuka akses ke pos UNIFIL yang terisolasi. “Ia langsung terkena tembakan senjata ringan dan meski dievakuasi di bawah tembakan, nyawanya tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.

Kematian prajurit Prancis ini menjadi pengingat pahit bahwa gencatan senjata yang rapuh masih jauh dari stabil. Serangan terhadap pasukan perdamaian internasional tidak hanya melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, tetapi juga berpotensi mengganggu upaya rekonstruksi dan stabilitas jangka panjang di Lebanon.

Dari perspektif akademis, insiden semacam ini mencerminkan kompleksitas aktor non-negara dalam konflik regional. Hizbullah, yang memiliki pengaruh signifikan di Lebanon selatan, kerap dituding sebagai pihak yang sulit dikendalikan sepenuhnya oleh pemerintah pusat Beirut. Di sisi lain, tuduhan balik terhadap Israel atas pelanggaran gencatan senjata menunjukkan adanya ketidakpercayaan mendalam di kedua kubu.

Prancis, sebagai salah satu kontributor utama pasukan UNIFIL, kini berada di posisi sulit. Kematian Montorio menjadi korban kedua prajurit Prancis dalam waktu singkat, menyusul serangan drone di Irak bulan lalu. Hal ini dapat memengaruhi komitmen negara-negara Eropa dalam misi perdamaian di Timur Tengah.

Pemerintah Lebanon di bawah kepemimpinan Presiden Aoun dan PM Salam kini menghadapi tekanan ganda: menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan tidak terjadi eskalasi baru yang dapat membahayakan seluruh rakyat Lebanon.

Sementara investigasi masih berlangsung, insiden di Ghandouriyeh ini menegaskan bahwa perdamaian sejati di Lebanon selatan memerlukan lebih dari sekadar kesepakatan di atas kertas. Diperlukan komitmen politik yang kuat dari semua pihak, pengawasan internasional yang efektif, serta upaya rekonsiliasi yang menyentuh akar masalah ketegangan regional.

Berita ini akan terus kami pantau perkembangannya seiring hasil investigasi resmi dari UNIFIL dan otoritas Lebanon.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Selat Hormuz Kembali Terkunci: Ketegangan Iran-AS Mengancam Stabilitas Energi Global di Tengah Upaya Diplomasi yang Rapuh
Next: Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by