Skip to content
16/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Konfrontasi Magyar-Sulyok: Ujian Supremasi Hukum dan Babak Baru Polarisasi Politik Hongaria

Konfrontasi Magyar-Sulyok: Ujian Supremasi Hukum dan Babak Baru Polarisasi Politik Hongaria

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Konfrontasi Magyar-Sulyok
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta — Politik Hongaria kembali berada di titik nadir ketegangan konstitusional. Batas waktu yang ditetapkan oleh Perdana Menteri Péter Magyar agar Presiden Tamás Sulyok mengundurkan diri resmi terlewati pada Minggu malam (31/5). Alih-alih tunduk pada tekanan eksekutif, Sulyok memilih bertahan di posisinya. Ia menegaskan akan menunggu pandangan dari Komisi Venesia—badan penasihat hukum Dewan Eropa—dan menuntut agar polemik ini diselesaikan murni berdasarkan koridor konstitusi.

Krisis ini bukan sekadar perebutan kekuasaan biasa, melainkan cerminan dari pergulatan panjang mengenai independensi lembaga negara di Hongaria. Melalui sebuah pernyataan video, Sulyok menyatakan komitmennya untuk tetap bekerja sama dengan pemerintah, terutama dalam mendukung legislasi yang diperlukan demi mencairkan dana Uni Eropa yang membeku. Namun, uluran tangan ini disambut dingin oleh sang Perdana Menteri.

Perdana Menteri Péter Magyar langsung melayangkan kritik tajam lewat respons publiknya. Magyar menuduh Sulyok tidak pernah berpihak pada kaum tertindas atau memperjuangkan supremasi hukum. Secara sinis, Magyar menyoroti bahwa bahkan di momen Hari Anak sekalipun, sang presiden dianggap lebih memilih mempertahankan tunjangan bulanannya yang mencapai 6,3 juta forint ketimbang menunjukkan akuntabilitas moral moral dengan meminta maaf dan mundur.

Ketegangan dipastikan memuncak pada Senin pagi pukul 08.00 waktu setempat, saat PM Magyar bersama Menteri Kehakiman dijadwalkan mendatangi langsung istana kepresidenan untuk menghadapi Sulyok. Langkah ini diambil setelah tenggat waktu pengunduran diri yang juga ditujukan kepada beberapa pejabat tinggi lainnya, termasuk Jaksa Agung Gábor Bálint Nagy, diabaikan.

Konflik ini menyingkap kerapuhan struktur ketatanegaraan Hongaria pasca-era dominasi partai Fidesz. Meskipun di atas kertas jabatan Presiden Hongaria sebagian besar bersifat seremonial, lembaga ini memegang fungsi krusial dalam tinjauan konstitusional undang-undang (veto konstitusi).

Baca juga : PSG Ukir Sejarah Ganda: Kemenangan Epik di Budapest dan Ujian Sportivitas di Paris

Magyar secara konsisten melabeli Sulyok sebagai “presiden boneka” peninggalan rezim Viktor Orbán. Narasi ini memperpanjang daftar panjang kritik terhadap pola rekrutmen politik di Hongaria. Sejarah mencatat, para presiden yang dipilih oleh mayoritas absolut Fidesz di parlemen—mulai dari Pál Schmitt, János Áder, Katalin Novák, hingga Tamás Sulyok—hampir selalu dipandang publik sebagai pelindung kepentingan partai penguasa daripada simbol persatuan nasional.

Dengan membawa kasus ini ke Komisi Venesia, Sulyok mencoba menarik diskursus domestik ini ke panggung hukum internasional. Langkah ini bisa menjadi bumerang atau justru menjadi perisai hukum yang kuat. Satu hal yang pasti: strategi PM Magyar untuk membersihkan sisa-sisa pengaruh loyalis Orbán kini membentur dinding tebal legitimasi konstitusional yang sengaja didesain untuk bertahan dari guncangan politik.

Pewarta : Setiawan Wibisono

Tag Line : #KrisisKonstitusiHongaria, #PeterMagyar, #TamasSulyok, #PolitikHongaria, #SupremasiHukum, #KomisiVenesia, #EropaTimur, #KonflikEksekutifYudisial,

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: #EropaTimur #KomisiVenesia #KonflikEksekutifYudisial #KrisisKonstitusiHongaria #PeterMagyar #PolitikHongaria #SupremasiHukum #TamasSulyok

Post navigation

Previous: PSG Ukir Sejarah Ganda: Kemenangan Epik di Budapest dan Ujian Sportivitas di Paris
Next: Amarah Masyarakat Blora: Ketika Pohon Pisang Menggantikan Janji Infrastruktur Provinsi

Related Stories

Tragedi Mematikan di Bangkok

Tragedi Mematikan di Bangkok: Kobaran Api di Pub Na Ladprao Merenggut 27 Nyawa

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani: Sang Visioner yang Mengubah Qatar Menjadi Kekuatan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Ketegangan Global Kembali Memuncak

Ketegangan Global Kembali Memuncak: Serangan Balik AS dan Iran Mengguncang Selat Hormuz

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • KPK Dalami Jaringan Suap Audit BPK: Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa Terkait Pengondisian Opini WTP Muara Enim
  • Jalan Impian Dusun Sugihan-Brenggolo Segera Mulus! TMMD Sengkuyung III Resmi Digelar
  • Tragedi Pilu Bocah 13 Tahun Hilang Nyawa Saat Berenang di Sungai Sukoharjo
  • AI untuk Petani: Danrem Yogya Gandeng Startup Muda Genjot Ketahanan Pangan
  • APBD Harus Jadi Senjata Utama Lawan Kemiskinan dan Kesenjangan Daerah
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.