RI News. Wonogiri, 16 Juli 2026 — Akses transportasi di pelosok Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, akan segera mengalami perubahan signifikan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka, menandai komitmen bersama antara TNI dan masyarakat untuk memperkuat infrastruktur pedesaan yang selama ini menjadi tantangan utama mobilitas warga.
Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Pembukaan secara resmi dipimpin oleh Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, di lapangan desa setempat. Dalam sambutannya, Imron menekankan bahwa TMMD merupakan program terintegrasi yang terbukti mampu menembus wilayah-wilayah terpencil sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat.
“Ada begitu banyak hal yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah untuk segera dilaksanakan di lapangan. Lewat sinergi dan kebersamaan seluruh elemen ini, kami berharap program TMMD dapat memberikan kontribusi nyata agar Wonogiri semakin berdaya saing, maju, dan sejahtera,” ujar Imron Rizkyarno.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0728/Wonogiri, Kapten Inf Jumadi, menyampaikan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk mendukung program ini mencapai Rp465 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta. Fokus utama sasaran fisik adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 300 meter yang menghubungkan Dusun Sugihan dengan Dusun Brenggolo, dengan lebar 4 meter dan ketebalan 0,12 meter. Selain itu, akan dibangun talut penahan tanah sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter serta dua unit gorong-gorong untuk mendukung drainase.
Jumadi menambahkan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan juga mencakup kegiatan nonfisik yang bersifat pemberdayaan masyarakat. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan Posbindu, serta edukasi keselamatan lalu lintas dan bahaya narkoba.
Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menegaskan bahwa dampak nyata dari program TMMD telah dirasakan masyarakat Wonogiri dari tahun ke tahun, baik melalui skema reguler maupun sengkuyung. Infrastruktur baru yang dibangun diharapkan dapat memperlancar mobilitas distribusi hasil bumi sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas umum, terutama di kawasan perbatasan desa.
Baca juga: Tragedi Pilu Bocah 13 Tahun Hilang Nyawa Saat Berenang di Sungai Sukoharjo
Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah infrastruktur dasar, tetapi juga menjadi katalisator bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat desa, memperkuat ketahanan wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pewarta: Nandang Bramantyo
Tagline: #TMMD2026, #PembangunanDesa, #InfrastrukturWonogiri, #GotongRoyong, #JalanBrenggolo, #ManunggalMembangunDesa,

