RI News. Sukoharjo, 16 Juli 2026 – Seorang bocah laki-laki berinisial F (13) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai wilayah Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (16/7/2026) sore. Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya bermain air di sungai yang memiliki arus deras, terutama bagi anak-anak.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika F bersama dua temannya berinisial Y dan Z berangkat dari rumah masing-masing menuju pinggir sungai di sekitar Dusun Padakan, Desa Pondok. Ketiganya yang masih berusia remaja awalnya hanya bermain air di tepian. Tak lama berselang, Y mengajak kedua temannya untuk pulang dan beralih bermain sepak bola di lapangan. Namun, F memilih untuk berenang menuju tengah sungai.
Saat menyadari F kesulitan dan tenggelam, kedua temannya sempat berupaya menolong. Akan tetapi, melihat derasnya arus sungai, mereka memutuskan untuk segera meminta bantuan warga sekitar. Warga yang mendapat laporan langsung menghubungi tim Search and Rescue (SAR) Sukoharjo.

Kabid Operasional SAR Sukoharjo, Muhammad Setiawan, menjelaskan bahwa relawan SAR segera tiba di lokasi dan melakukan pencarian intensif. “Pencarian dilakukan dengan metode body rafting di kedalaman sekitar dua meter,” ujarnya. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.15 WIB, berjarak kurang lebih 50 meter dari titik awal tenggelam.
Setelah jenazah dievakuasi, operasi SAR ditutup dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Baca juga: AI untuk Petani: Danrem Yogya Gandeng Startup Muda Genjot Ketahanan Pangan
Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak di sekitar perairan, serta kesadaran akan risiko arus sungai yang sering kali tidak terlihat dari tepian.
Pewarta: Surya Kencana
Tagline: #TragediSungaiSukoharjo, #KecelakaanAnak, #SAR Sukoharjo, #KeselamatanAir, #PondokGrogol,

