Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Luanda, 19 April 2026 — Dalam kunjungan apostoliknya ke Angola, Paus Leo XIV menyampaikan tantangan tegas kepada para pemimpin negara itu untuk memutus “lingkaran kepentingan” yang selama berabad-abad telah mengeksploitasi kekayaan alam dan manusia di benua Afrika. Kedatangan Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat ini menjadi sorotan dunia, terutama karena pesan perdamaian dan keadilan sosial yang ia bawa di tengah ketegangan global.

Paus Leo tiba di Luanda pada Sabtu (18 April 2026) sebagai bagian ketiga dari rangkaian kunjungan empat negara di Afrika. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Aljazair dan Kamerun. Dalam perjalanan dari Kamerun, Paus kembali menyinggung ketegangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik di Iran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk terlibat dalam perdebatan politik, melainkan tetap fokus menyampaikan ajaran Injil tentang perdamaian, keadilan, dan persaudaraan.

Di Istana Kepresidenan, Paus Leo bertemu langsung dengan Presiden João Lourenço. Dalam pidato pertamanya di hadapan pejabat pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil, Paus menyoroti sejarah kelam Angola yang penuh dengan penjajahan, perdagangan budak, serta perang saudara selama puluhan tahun.

“Izinkan saya bertemu dengan Anda dalam semangat perdamaian. Rakyat Angola memiliki harta yang tak bisa dibeli atau dicuri. Di dalam diri kalian ada sukacita yang tak mampu dipadamkan oleh keadaan paling berat sekalipun,” ujar Paus Leo.

Angola, negara kaya minyak dan mineral yang merdeka dari Portugis pada 1975, masih bergulat dengan luka sejarah. Perang saudara yang berlangsung hingga 2002 menewaskan ratusan ribu jiwa dan meninggalkan trauma mendalam. Meski kini menjadi salah satu produsen minyak terbesar di Afrika serta penghasil berlian dan mineral penting dunia, lebih dari 30 persen penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem.

Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik model pembangunan berbasis ekstraktivisme yang hanya menguntungkan segelintir pihak. “Terlalu sering tanah ini dipandang hanya sebagai sumber untuk diambil, bukan untuk dibangun bersama. Kita harus memutus siklus ini yang mereduksi kehidupan menjadi sekadar komoditas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan akan bahaya korupsi dan kekuasaan sewenang-wenang yang menghambat kemajuan. Kritik serupa pernah disampaikannya di Kamerun, di mana ia mengecam “rantai korupsi” dan “segelintir tiran” yang menyebabkan penderitaan, kematian, serta kerusakan sosial dan lingkungan.

Baca juga : Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh

Kunjungan ini memiliki makna historis yang dalam. Angola pernah menjadi pusat utama perdagangan budak trans-Atlantik. Lebih dari lima juta orang Afrika diperbudak dan dikirim ke benua lain melalui pelabuhan di Angola. Paus Leo sendiri memiliki leluhur campuran yang mencakup baik korban perbudakan maupun pemilik budak. Hal ini menambah bobot simbolis ketika ia akan berdoa rosario di Muxima pada Minggu (19 April), sebuah tempat ziarah Katolik populer yang dibangun pada abad ke-16 sebagai bagian dari kompleks benteng Portugis dan pernah menjadi pusat perdagangan budak.

Sekitar 58 persen penduduk Angola beragama Katolik. Kunjungan Paus diharapkan menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat yang masih menghadapi tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan warisan korupsi era pemerintahan sebelumnya.

Presiden Lourenço menyambut baik kedatangan Paus dan menyatakan komitmen pemerintahannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, meski mengakui bahwa tugas tersebut sangat kompleks. Ia juga menyerukan diakhirinya konflik di Iran dan meminta Paus terus menggunakan pengaruh moralnya untuk mendorong perdamaian dunia.

Dengan nada yang semakin tegas dalam pidato-pidatonya selama tur Afrika, Paus Leo XIV tampil sebagai suara global yang vokal membela yang tertindas. Kunjungannya ke Angola tidak hanya memperkuat ikatan spiritual, tetapi juga menjadi panggilan mendalam agar Afrika tidak lagi dilihat sebagai “ladang rampasan”, melainkan sebagai benua yang kaya akan martabat manusia dan potensi masa depan yang adil.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh
Next: Pergeseran Strategis OpenAI ke AI Bisnis: Perlombaan Ketat dengan Anthropic Menuju Profitabilitas dan Inovasi Ilmiah

Related Stories

Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dandim 0730/Gunungkidul Pimpin Semangat Pancasila bagi Generasi Muda Gunungkidul
  • Bantah Tuduhan Lambat, DPR Izinkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Berlanjut di Masa Reses
  • Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman
  • Gubernur NTB Iqbal Terkejut Berat, OTT Bupati Lombok Barat Harus Jadi Pelajaran Akhir
  • Danrem 072/Pamungkas dan Ribuan Jamaah Kobarkan Semangat Persatuan di Harlah Ponpes Ora Aji
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.