Skip to content
22/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Hukuman Seumur Hidup untuk Anak Usia 12 Tahun: El Salvador Pilih Keamanan Ekstrem di Tengah Kritik Hak Asasi

Hukuman Seumur Hidup untuk Anak Usia 12 Tahun: El Salvador Pilih Keamanan Ekstrem di Tengah Kritik Hak Asasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Hukuman Seumur Hidup untuk Anak Usia 12 Tahun
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. San Salvador, 16 April 2026 — Presiden El Salvador Nayib Bukele resmi menandatangani reformasi konstitusi yang memperbolehkan hukuman penjara seumur hidup bagi pelaku kejahatan berat mulai usia 12 tahun. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi “perang melawan geng” yang semakin tegas, sekaligus memicu perdebatan mendalam tentang keseimbangan antara perlindungan masyarakat dan prinsip keadilan restoratif bagi anak.

Reformasi yang disahkan Majelis Legislatif bulan lalu dan mulai berlaku pada 26 April ini mencakup kejahatan seperti pembunuhan, femisida, pemerkosaan, serta keanggotaan geng kriminal—baik sebagai pelaku utama maupun kaki tangan. Sebelumnya, hukuman maksimal di El Salvador dibatasi 60 tahun untuk orang dewasa dan jauh lebih rendah bagi pelaku anak. Aturan baru ini juga membentuk pengadilan pidana khusus dan mewajibkan peninjauan ulang hukuman seumur hidup setelah beberapa dekade, dengan mempertimbangkan usia terpidana serta tingkat keseriusan kasus.

Langkah Bukele ini merupakan kelanjutan dari keadaan darurat yang diberlakukan sejak lonjakan kekerasan geng pada 2022. Kebijakan tersebut telah menyebabkan penahanan massal terhadap lebih dari 91.650 orang—setara dengan lebih dari 1 persen populasi negara itu. Meski angka pembunuhan turun tajam dan popularitas presiden melonjak, banyak pihak menyoroti adanya penahanan sewenang-wenang, persidangan massal, serta minimnya bukti dalam banyak kasus.

Para pendukung reformasi berargumen bahwa ancaman geng yang selama ini meneror masyarakat sipil mengharuskan tindakan luar biasa. “Kami tidak akan membiarkan pembunuh dan pemerkosa kembali ke jalanan,” ujar pejabat pemerintah sebelumnya. Di sisi lain, organisasi hak asasi manusia menilai kebijakan ini berisiko melanggar prinsip perlindungan anak dan standar internasional peradilan anak, karena menghapus prosedur khusus yang selama ini memisahkan pelaku remaja dari sistem dewasa.

Reformasi ini juga menjadi bagian dari serangkaian perubahan konstitusi besar-besaran di bawah kepemimpinan Bukele, termasuk penghapusan batas masa jabatan presiden yang memungkinkan ia berkuasa lebih lama. Dengan dukungan politik yang kuat dari partainya di parlemen, pemerintah semakin memperluas kewenangan dalam penanganan keamanan, meski dikritik karena melemahkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan kekuasaan.

Baca juga : Dari Sukarelawan hingga Korps Elite: Bagaimana Khartiia Membangun Model Militer Baru Ukraina di Tengah Perang Berkepanjangan

Di tengah hubungan yang semakin dekat dengan pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, El Salvador kini menjadi contoh ekstrem bagaimana sebuah negara kecil di Amerika Tengah berusaha mengatasi krisis kejahatan terorganisir. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah pengorbanan terhadap hak-hak dasar dan masa depan generasi muda menjadi harga yang wajar demi menciptakan masyarakat yang lebih aman?

Analis politik menyebut bahwa keberhasilan jangka pendek dalam menekan angka kekerasan perlu diimbangi dengan evaluasi mendalam terhadap dampak sosial jangka panjang, termasuk potensi stigmatisasi anak-anak dari kelompok ekonomi rendah yang rentan direkrut geng. Tanpa reformasi sistemik yang lebih luas—seperti pencegahan, pendidikan, dan reintegrasi sosial—kebijakan represif semata dikhawatirkan hanya akan menunda, bukan menyelesaikan, akar masalah kekerasan struktural di El Salvador.

Pewarta Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dari Sukarelawan hingga Korps Elite: Bagaimana Khartiia Membangun Model Militer Baru Ukraina di Tengah Perang Berkepanjangan
Next: Zelenskyy Dorong “Drone Deal” Eropa: Kerja Sama Pertahanan Kyiv dengan Italia dan Jerman di Tengah Tekanan Transatlantik

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 hari ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by