Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Dari Sukarelawan hingga Korps Elite: Bagaimana Khartiia Membangun Model Militer Baru Ukraina di Tengah Perang Berkepanjangan

Dari Sukarelawan hingga Korps Elite: Bagaimana Khartiia Membangun Model Militer Baru Ukraina di Tengah Perang Berkepanjangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 3 minutes read
Dari Sukarelawan hingga Korps Elite
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Ukraina — Di tengah perang yang telah memasuki tahun keempat, sebuah formasi militer Ukraina menunjukkan bahwa perubahan mendasar dalam budaya organisasi dapat menjadi kunci keberhasilan di medan tempur modern. Korps Khartiia, yang bermula dari unit sukarelawan kecil di wilayah Kharkiv, kini berkembang menjadi salah satu kekuatan tempur paling adaptif dalam struktur pertahanan Ukraina.

Didirikan oleh pengusaha pertanian Vsevolod Kozhemyako pada awal invasi Rusia tahun 2022 dengan hanya 30 orang, Korps Khartiia kini memiliki kekuatan puluhan ribu personel. Korps ini dikenal karena kemampuannya mengintegrasikan pendekatan kepemimpinan berbasis inisiatif, penerapan teknologi canggih, serta sistem perencanaan yang fleksibel — sesuatu yang jarang ditemui dalam tradisi militer pasca-Soviet.

Menurut para analis, keberhasilan Khartiia bukan sekadar soal jumlah personel atau peralatan, melainkan transformasi cara bertempur. Unit ini secara konsisten menerapkan metode perencanaan operasional tingkat rendah yang memungkinkan komandan lapangan mengambil keputusan cepat di saat peluang sempit muncul. Proses evaluasi pasca-operasi (After Action Review) juga dilakukan secara ketat, terutama dalam pengembangan penggunaan drone dan sistem robotik darat.

Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah penekanan pada manusia sebagai prioritas utama. Berbeda dengan pendekatan hierarki kaku yang masih dominan di banyak unit lain, Khartiia membangun hubungan komando yang lebih horizontal. Prajurit merasa lebih percaya pada rantai komando karena komunikasi terbuka didorong, bukan dihambat oleh ketakutan akan hukuman.

“Di sini, orang memahami tujuan mereka. Mereka tidak dibebani tugas-tugas yang tidak relevan dengan pertempuran,” ungkap seorang komandan peleton muda yang baru dipindahkan ke korps ini dari unit reguler.

Keberhasilan taktis Khartiia terlihat jelas dalam operasi-operasi di sekitar Kupiansk dan wilayah utara Kharkiv. Kemampuan korps ini dalam melakukan serangan balik dan memanfaatkan teknologi otonom telah menarik perhatian pengamat militer internasional, termasuk dari kalangan Angkatan Darat Amerika Serikat.

Baca juga : Indonesia Perketat Pengawasan Orang Asing: 13 Warga Jepang Dideportasi atas Dugaan Sindikat Penipuan Daring dari Basis di Sentul Bogor

Lebih dari sekadar unit tempur, Khartiia juga menjadi laboratorium reformasi. Bersama Korps Angkatan Darat Ketiga, mereka baru-baru ini meluncurkan program pelatihan bersama yang mencakup seluruh jenjang, dari prajurit dasar hingga perwira. Inisiatif ini bertujuan menciptakan standar pertempuran yang lebih seragam dan modern di seluruh angkatan bersenjata.

Komandan Korps Khartiia, Kolonel Ihor Obolienskyi, menyatakan bahwa sekitar 80.000 personel dari kedua korps ini dapat menjadi katalisator perubahan di tengah sistem militer yang cenderung lamban berubah. “Kami ingin menyediakan alat bagi Staf Umum. Apakah mereka akan menggunakannya atau tidak, itu keputusan mereka,” ujarnya dalam sesi pengarahan bersama.

Pendekatan Khartiia juga unik dari sisi rekrutmen dan pendanaan. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip manajemen bisnis, korps ini berhasil membangun citra yang kuat sehingga mampu menarik sukarelawan dan dukungan secara mandiri. Hal ini semakin penting karena kebutuhan rekrutmen terus meningkat seiring berlarutnya konflik.

Bagi banyak pengamat, kisah Khartiia memperkuat satu kesimpulan strategis: di tengah ketidakpastian bantuan internasional dan kebuntuan perundingan damai, jaminan keamanan terkuat bagi Ukraina bukan semata-mata bergantung pada sekutu luar, melainkan pada kemampuan membangun angkatan bersenjata yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil.

“ Kami memiliki anak dan cucu yang akan tinggal di tanah ini. Masa depan negara ini bergantung pada apa yang kami lakukan hari ini,” tegas Kozhemyako, yang kini berperan sebagai penasihat senior korps.

Sementara perang terus berlangsung, model Khartiia menawarkan pelajaran berharga tidak hanya bagi Ukraina, tetapi juga bagi negara-negara lain yang menghadapi ancaman hybrid di era perang teknologi tinggi: reformasi militer yang sejati dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya organisasi, bukan sekadar penambahan senjata.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Indonesia Perketat Pengawasan Orang Asing: 13 Warga Jepang Dideportasi atas Dugaan Sindikat Penipuan Daring dari Basis di Sentul Bogor
Next: Hukuman Seumur Hidup untuk Anak Usia 12 Tahun: El Salvador Pilih Keamanan Ekstrem di Tengah Kritik Hak Asasi

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kolaborasi Imigrasi dan Pemkab Toraja Utara Perkuat Pencegahan TPPO Melalui Desa Binaan
  • Lonjakan Rezeki di Pasar Hewan Wonogiri: Pedagang Sapi Raup Ratusan Juta Jelang Iduladha 1447 H
  • Jaga Tunas Bangsa: JMSI Tabagsel Gelorakan Semangat Kebangkitan Nasional di Tengah Tantangan Zaman
  • Raibnya Getah Pinus Bernilai Tinggi: Polres Wonogiri Amankan Tiga Pelaku Pencurian di Hutan Perhutani Wonogiri
  • Danrem 072/Pamungkas Perkuat Sinergi Kebangsaan dengan Para Purnawirawan TNI-Polri di Yogyakarta
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.