Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Generasi Kejepit yang Tak Terbatas: Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045

Generasi Kejepit yang Tak Terbatas: Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan bahwa generasi sandwich—kelompok usia produktif yang menopang anak-anak sekaligus orang tua—memiliki batas kemampuan meski dituntut tetap produktif. Tanpa pengelolaan yang tepat, beban ganda ini berisiko mengganggu kestabilan ekonomi keluarga dan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Sandwich generation itu harus produktif. Kalau tidak, dia tidak bisa menopang ke bawah dan tidak bisa menopang ke atas. Tetapi, kemampuan sandwich generation juga ada batasnya,” ujar Pratikno dalam Dialog Menuju Kesejahteraan Antar-Generasi yang digelar di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut Pratikno, generasi produktif saat ini berada dalam posisi “kejepit”. Mereka harus menghasilkan pendapatan untuk membiayai pendidikan anak, kebutuhan sehari-hari keluarga, sekaligus merawat orang tua yang memasuki usia lanjut. Risiko semakin tinggi jika bonus demografi tidak dioptimalkan dengan baik, sistem transfer publik masih lemah, dan persiapan menghadapi aging population kurang matang.

Untuk itu, Pratikno mendorong penggunaan National Transfer Accounts (NTA) sebagai instrumen ilmiah yang memetakan aliran sumber daya ekonomi antar kelompok usia dalam “keluarga besar” Indonesia. NTA secara rinci menggambarkan interaksi antara anak-anak sebagai kelompok konsumen, generasi produktif sebagai penyandang beban utama, serta lansia sebagai kelompok purna tugas—melalui jalur pajak, transfer keluarga, dan pengelolaan aset.

“Dengan NTA, kita tidak lagi membuat kebijakan berdasarkan perasaan semata. Kita bisa menentukan prioritas secara akurat antara kebutuhan pendidikan anak dan kesehatan lansia,” jelasnya.

Alat ini juga memungkinkan proyeksi strategis jangka panjang, seperti kebutuhan jumlah guru, dokter, serta infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang disesuaikan dengan perubahan struktur usia penduduk. Lebih penting lagi, NTA membantu menyeimbangkan distribusi manfaat pembangunan agar beban ekonomi pada generasi sandwich tidak terlalu berat, sekaligus mengidentifikasi investasi yang paling mendesak dan berdampak luas.

Baca juga : Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot

Pratikno mengilustrasikan dengan pertanyaan sederhana yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari: “Siapa yang sebenarnya membayar anak-anak kita bersekolah? Bisa orang tua, kombinasi dengan pemerintah, dan masyarakat. Siapa yang membayar rumah sakit untuk kakek-kakek kita? Siapa yang bekerja menghasilkan uang?”

“Generasi yang produktif ini adalah generasi sandwich, generasi kejepit karena harus berproduksi, kemudian menanggung beban anak-anak, tapi sekaligus juga menanggung beban untuk orang tua,” tambahnya.

Menko PMK menekankan pentingnya NTA sebagai basis kebijakan publik yang lebih adil dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya berlaku secara nasional dalam bentuk agregat, tetapi juga fleksibel di tingkat daerah. Di suatu wilayah, fokus bisa lebih pada peningkatan akses pendidikan anak, sementara di daerah lain mungkin lebih diarahkan pada penyediaan layanan kesehatan lansia, klinik khusus, rumah sakit, atau perluasan bantuan sosial bagi orang tua.

Pratikno berharap seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat memanfaatkan NTA untuk merancang kebijakan yang benar-benar berpihak pada kualitas hidup seluruh kelompok usia—anak-anak hari ini, generasi produktif saat ini, dan orang tua yang akan menjadi masa depan kita semua.

Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat melewati fase transisi demografi tanpa meninggalkan satu generasi pun dalam tekanan berlebih, sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara bijak demi kesejahteraan antar-generasi yang berkelanjutan.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot
Next: Indonesia-Korea Selatan Perkuat Sinergi Energi Lepas Pantai: MoU Jasa Instalasi Perairan Buka Peluang Decommissioning dan Reutilisasi Anjungan Migas

Related Stories

MPR Siapkan Draf PPHN

MPR Siapkan Draf PPHN, Sosokolemasi Publik Mulai Sabtu untuk Bangun Harmoni Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah

Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah: DPRD Klaten Resmikan Tahapan Krusial Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2025–2030

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by