Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Generasi Kejepit yang Tak Terbatas: Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045

Generasi Kejepit yang Tak Terbatas: Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan bahwa generasi sandwich—kelompok usia produktif yang menopang anak-anak sekaligus orang tua—memiliki batas kemampuan meski dituntut tetap produktif. Tanpa pengelolaan yang tepat, beban ganda ini berisiko mengganggu kestabilan ekonomi keluarga dan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Sandwich generation itu harus produktif. Kalau tidak, dia tidak bisa menopang ke bawah dan tidak bisa menopang ke atas. Tetapi, kemampuan sandwich generation juga ada batasnya,” ujar Pratikno dalam Dialog Menuju Kesejahteraan Antar-Generasi yang digelar di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut Pratikno, generasi produktif saat ini berada dalam posisi “kejepit”. Mereka harus menghasilkan pendapatan untuk membiayai pendidikan anak, kebutuhan sehari-hari keluarga, sekaligus merawat orang tua yang memasuki usia lanjut. Risiko semakin tinggi jika bonus demografi tidak dioptimalkan dengan baik, sistem transfer publik masih lemah, dan persiapan menghadapi aging population kurang matang.

Untuk itu, Pratikno mendorong penggunaan National Transfer Accounts (NTA) sebagai instrumen ilmiah yang memetakan aliran sumber daya ekonomi antar kelompok usia dalam “keluarga besar” Indonesia. NTA secara rinci menggambarkan interaksi antara anak-anak sebagai kelompok konsumen, generasi produktif sebagai penyandang beban utama, serta lansia sebagai kelompok purna tugas—melalui jalur pajak, transfer keluarga, dan pengelolaan aset.

“Dengan NTA, kita tidak lagi membuat kebijakan berdasarkan perasaan semata. Kita bisa menentukan prioritas secara akurat antara kebutuhan pendidikan anak dan kesehatan lansia,” jelasnya.

Alat ini juga memungkinkan proyeksi strategis jangka panjang, seperti kebutuhan jumlah guru, dokter, serta infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang disesuaikan dengan perubahan struktur usia penduduk. Lebih penting lagi, NTA membantu menyeimbangkan distribusi manfaat pembangunan agar beban ekonomi pada generasi sandwich tidak terlalu berat, sekaligus mengidentifikasi investasi yang paling mendesak dan berdampak luas.

Baca juga : Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot

Pratikno mengilustrasikan dengan pertanyaan sederhana yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari: “Siapa yang sebenarnya membayar anak-anak kita bersekolah? Bisa orang tua, kombinasi dengan pemerintah, dan masyarakat. Siapa yang membayar rumah sakit untuk kakek-kakek kita? Siapa yang bekerja menghasilkan uang?”

“Generasi yang produktif ini adalah generasi sandwich, generasi kejepit karena harus berproduksi, kemudian menanggung beban anak-anak, tapi sekaligus juga menanggung beban untuk orang tua,” tambahnya.

Menko PMK menekankan pentingnya NTA sebagai basis kebijakan publik yang lebih adil dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya berlaku secara nasional dalam bentuk agregat, tetapi juga fleksibel di tingkat daerah. Di suatu wilayah, fokus bisa lebih pada peningkatan akses pendidikan anak, sementara di daerah lain mungkin lebih diarahkan pada penyediaan layanan kesehatan lansia, klinik khusus, rumah sakit, atau perluasan bantuan sosial bagi orang tua.

Pratikno berharap seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat memanfaatkan NTA untuk merancang kebijakan yang benar-benar berpihak pada kualitas hidup seluruh kelompok usia—anak-anak hari ini, generasi produktif saat ini, dan orang tua yang akan menjadi masa depan kita semua.

Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat melewati fase transisi demografi tanpa meninggalkan satu generasi pun dalam tekanan berlebih, sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara bijak demi kesejahteraan antar-generasi yang berkelanjutan.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot
Next: Indonesia-Korea Selatan Perkuat Sinergi Energi Lepas Pantai: MoU Jasa Instalasi Perairan Buka Peluang Decommissioning dan Reutilisasi Anjungan Migas

Related Stories

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak: Perwira Remaja TNI-Polri Kini Milik Bangsa dan Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

PWI Tempuh Jalur Hukum: Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru: Investasi Nyata untuk Generasi Emas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.