Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot

Pramono Anung Tegaskan: Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang, Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Sudah Dicopot

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Iklan Sensitif di Ruang Publik Jakarta Tak Boleh Terulang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pemasangan materi iklan yang berpotensi mengganggu kesehatan mental masyarakat, khususnya bagi pengidap depresi dan gangguan kejiwaan, tidak boleh terjadi lagi di ibu kota. Pernyataan ini disampaikannya menyusul polemik billboard promosi film horor “Aku Harus Mati” yang dinilai sensitif dan telah diturunkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Yang seperti ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif, dan ini berdampak bagi masyarakat, maka ini tidak boleh terulang kembali,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta langsung merespons laporan dari Wakil Koordinator Staf Khusus dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik). Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta biro iklan terkait. Hasilnya, seluruh baliho tersebut telah berhasil dicopot dari lokasi pemasangan.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari wakil koordinator staf khusus dan Kepala Dinas Diskominfotik. Kemudian di lapangannya kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta dan Satpol PP, termasuk biro iklan, baliho tersebut sudah kami turunkan,” jelas Pramono.

Langkah ini sejalan dengan pernyataan Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan yang menyebut koordinasi dengan biro reklame telah dilakukan, sehingga billboard promosi film tersebut diturunkan sesuai prosedur.

Di sisi lain, produser film “Aku Harus Mati” Iwet Ramadhan memberikan klarifikasi bahwa penurunan materi iklan bukan disebabkan tekanan eksternal. Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai dengan jadwal strategi pemasaran yang direncanakan sejak awal. Meski menuai respons beragam dari masyarakat, pihak rumah produksi menegaskan tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku.

Iwet menyatakan bahwa seluruh materi promosi, termasuk desain billboard yang menjadi sorotan, telah melalui proses penilaian resmi dari lembaga pemerintah terkait sebelum dipasang di ruang publik.

Baca juga: Dinamika Demokrasi Bambankerep: Antara Prestasi, Kritik Transparansi, dan Ketegasan Lurah

Film “Aku Harus Mati”, yang ditulis oleh Aroe Ama dan disutradarai Hestu Saputra, mengisahkan perjalanan Mala (diperankan Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam pusaran gaya hidup hedonistik di ibu kota. Demi mengejar kemewahan dan validasi sosial, ia terjerumus dalam lingkaran utang pinjaman online serta paylater. Dalam kondisi putus asa, Mala kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan dan bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya, Tiwi (Amara Sophie), Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron).

Meski bergenre horor, film ini diklaim ingin menyampaikan pesan moral tentang bahaya gaya hidup konsumtif dan dampak psikologis dari tekanan ekonomi modern. Namun, justru judul dan visual promosinya yang menuai kritik karena dianggap berpotensi memicu ketidaknyamanan emosional bagi kelompok rentan.

Polemik ini menjadi pengingat penting bagi pelaku industri kreatif dan regulator untuk lebih peka terhadap dampak konten promosi di ruang publik, terutama di kota besar seperti Jakarta yang padat penduduk dan beragam latar belakang masyarakatnya. Pramono menekankan bahwa perlindungan kesehatan mental warga harus menjadi prioritas bersama, tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dinamika Demokrasi Bambankerep: Antara Prestasi, Kritik Transparansi, dan Ketegasan Lurah
Next: Generasi Kejepit yang Tak Terbatas: Mengapa Indonesia Butuh Alat Ukur Ekonomi Antar-Generasi untuk Menuju 2045

Related Stories

Bansos Jawa Timur

Bansos Jawa Timur: Penyangga yang Dinanti, Jembatan yang Belum Kokoh

Jurnalis RI News Portal Posted on 30 menit ago 0
Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan

Desakan Transparansi: Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 40 menit ago 0
Jembatan Gantung Kayu Roboh

Cunca Wulang: Jembatan Gantung Kayu Roboh, Dua Wisatawan Austria Jatuh ke Jurang 10 Meter

Jurnalis RI News Portal Posted on 46 menit ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kudatuli di Markas CHP: Krisis Internal Oposisi Turki yang Mengguncang Demokrasi Erdogan
  • Pleidoi Pembelaan Terakhir: Eks Wamenaker Noel Gerungan Hadapi Tuntutan 5 Tahun Penjara atas Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
  • Bansos Jawa Timur: Penyangga yang Dinanti, Jembatan yang Belum Kokoh
  • Desakan Transparansi: Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan
  • Cunca Wulang: Jembatan Gantung Kayu Roboh, Dua Wisatawan Austria Jatuh ke Jurang 10 Meter
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.