Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Luanda, 19 April 2026 — Dalam kunjungan apostoliknya ke Angola, Paus Leo XIV menyampaikan tantangan tegas kepada para pemimpin negara itu untuk memutus “lingkaran kepentingan” yang selama berabad-abad telah mengeksploitasi kekayaan alam dan manusia di benua Afrika. Kedatangan Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat ini menjadi sorotan dunia, terutama karena pesan perdamaian dan keadilan sosial yang ia bawa di tengah ketegangan global.

Paus Leo tiba di Luanda pada Sabtu (18 April 2026) sebagai bagian ketiga dari rangkaian kunjungan empat negara di Afrika. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Aljazair dan Kamerun. Dalam perjalanan dari Kamerun, Paus kembali menyinggung ketegangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik di Iran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk terlibat dalam perdebatan politik, melainkan tetap fokus menyampaikan ajaran Injil tentang perdamaian, keadilan, dan persaudaraan.

Di Istana Kepresidenan, Paus Leo bertemu langsung dengan Presiden João Lourenço. Dalam pidato pertamanya di hadapan pejabat pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil, Paus menyoroti sejarah kelam Angola yang penuh dengan penjajahan, perdagangan budak, serta perang saudara selama puluhan tahun.

“Izinkan saya bertemu dengan Anda dalam semangat perdamaian. Rakyat Angola memiliki harta yang tak bisa dibeli atau dicuri. Di dalam diri kalian ada sukacita yang tak mampu dipadamkan oleh keadaan paling berat sekalipun,” ujar Paus Leo.

Angola, negara kaya minyak dan mineral yang merdeka dari Portugis pada 1975, masih bergulat dengan luka sejarah. Perang saudara yang berlangsung hingga 2002 menewaskan ratusan ribu jiwa dan meninggalkan trauma mendalam. Meski kini menjadi salah satu produsen minyak terbesar di Afrika serta penghasil berlian dan mineral penting dunia, lebih dari 30 persen penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem.

Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik model pembangunan berbasis ekstraktivisme yang hanya menguntungkan segelintir pihak. “Terlalu sering tanah ini dipandang hanya sebagai sumber untuk diambil, bukan untuk dibangun bersama. Kita harus memutus siklus ini yang mereduksi kehidupan menjadi sekadar komoditas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan akan bahaya korupsi dan kekuasaan sewenang-wenang yang menghambat kemajuan. Kritik serupa pernah disampaikannya di Kamerun, di mana ia mengecam “rantai korupsi” dan “segelintir tiran” yang menyebabkan penderitaan, kematian, serta kerusakan sosial dan lingkungan.

Baca juga : Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh

Kunjungan ini memiliki makna historis yang dalam. Angola pernah menjadi pusat utama perdagangan budak trans-Atlantik. Lebih dari lima juta orang Afrika diperbudak dan dikirim ke benua lain melalui pelabuhan di Angola. Paus Leo sendiri memiliki leluhur campuran yang mencakup baik korban perbudakan maupun pemilik budak. Hal ini menambah bobot simbolis ketika ia akan berdoa rosario di Muxima pada Minggu (19 April), sebuah tempat ziarah Katolik populer yang dibangun pada abad ke-16 sebagai bagian dari kompleks benteng Portugis dan pernah menjadi pusat perdagangan budak.

Sekitar 58 persen penduduk Angola beragama Katolik. Kunjungan Paus diharapkan menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat yang masih menghadapi tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan warisan korupsi era pemerintahan sebelumnya.

Presiden Lourenço menyambut baik kedatangan Paus dan menyatakan komitmen pemerintahannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, meski mengakui bahwa tugas tersebut sangat kompleks. Ia juga menyerukan diakhirinya konflik di Iran dan meminta Paus terus menggunakan pengaruh moralnya untuk mendorong perdamaian dunia.

Dengan nada yang semakin tegas dalam pidato-pidatonya selama tur Afrika, Paus Leo XIV tampil sebagai suara global yang vokal membela yang tertindas. Kunjungannya ke Angola tidak hanya memperkuat ikatan spiritual, tetapi juga menjadi panggilan mendalam agar Afrika tidak lagi dilihat sebagai “ladang rampasan”, melainkan sebagai benua yang kaya akan martabat manusia dan potensi masa depan yang adil.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kematian Prajurit Prancis di Lebanon Selatan: Ujian Berat Bagi Gencatan Senjata yang Rapuh
Next: Pergeseran Strategis OpenAI ke AI Bisnis: Perlombaan Ketat dengan Anthropic Menuju Profitabilitas dan Inovasi Ilmiah

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.