Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Refleksi Akhir Tahun Komnas HAM: Tantangan Penegakan Hak Asasi di Tengah Harapan Revisi Undang-Undang

Refleksi Akhir Tahun Komnas HAM: Tantangan Penegakan Hak Asasi di Tengah Harapan Revisi Undang-Undang

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Tantangan Penegakan Hak Asasi di Tengah Harapan Revisi Undang-Undang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 2 Januari 2026 – Memasuki tahun baru 2026, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan perlunya penguatan komitmen nasional terhadap penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia (HAM). Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, dalam refleksi akhir tahun menyatakan bahwa agenda revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menjadi harapan utama untuk membangun sistem perlindungan yang lebih kokoh dan sesuai dengan standar internasional.

“Menapaki 2026, kita harus terus menggaungkan visi pemenuhan HAM yang lebih kondusif. Revisi undang-undang tersebut diharapkan dapat memperkuat mekanisme institusional, termasuk independensi lembaga seperti Komnas HAM, agar penegakan hak asasi tidak lagi terhambat oleh kelemahan struktural,” ujar Anis.

Tahun 2025 dicatat sebagai periode yang sarat dengan dinamika sosial dan kemanusiaan. Berbagai gerakan masyarakat sipil menunjukkan tuntutan kuat terhadap keadilan, terutama dalam menghadapi kebijakan yang berdampak pada hak-hak dasar. Namun, tidak sedikit regulasi dan program pemerintah di tingkat pusat maupun daerah yang memunculkan dampak negatif terhadap penghormatan HAM.

Sepanjang tahun lalu, Komnas HAM mencatat ribuan pengaduan dugaan pelanggaran. Dominasi aduan terhadap aparat penegak hukum, korporasi, serta instansi pemerintah mencerminkan pola struktural yang perlu segera diatasi. Hak atas kesejahteraan dan keadilan menjadi yang paling sering dilaporkan, diikuti oleh isu rasa aman, hak hidup, dan kebebasan pribadi.

Isu konflik agraria tetap menjadi sorotan utama, sering kali berimplikasi pada perlindungan masyarakat adat, degradasi lingkungan, serta intimidasi terhadap pembela HAM. Kekerasan terhadap kelompok rentan—termasuk perempuan dan anak—masih berulang, begitu pula potensi pelanggaran dalam proyek strategis nasional. Selain itu, penyempitan ruang sipil dan politik, seperti pembatasan ekspresi publik, menjadi tantangan demokrasi yang signifikan.

Peristiwa unjuk rasa akhir Agustus 2025 yang berujung kerusuhan menjadi simbol kuat dari ketegangan tersebut. Aksi massa yang awalnya menyuarakan aspirasi rakyat menuntut keberpihakan negara, namun eskalasi kekerasan menimbulkan korban jiwa dan luka, sekaligus menyoroti perlunya pendekatan penegakan hukum yang berbasis HAM.

Baca juga : Ketahanan Neraca Perdagangan Indonesia di Tengah Gejolak Ekonomi Global: Peran Strategis Ekspor Nonmigas dan Perdagangan Berjangka Komoditi

Komnas HAM telah merespons aduan-aduan tersebut melalui berbagai mekanisme, mulai dari pemantauan, penyelidikan, mediasi, hingga penyampaian pendapat ahli dalam proses peradilan. Upaya promosi HAM juga diperkuat melalui pendidikan dan penyuluhanan kepada aparat serta masyarakat, dengan kajian mendalam pada isu-isu kontemporer seperti hak pekerja gig economy, transisi energi berkelanjutan, hak lansia, ruang digital, serta norma pengaturan hak atas pangan.

Refleksi ini menekankan bahwa minimnya pemahaman HAM di kalangan penyelenggara negara sering menjadi akar masalah. Penguatan wawasan HAM, baik melalui revisi legislasi maupun program edukasi, dianggap esensial untuk mencegah pelanggaran berulang. Di tahun 2026, dengan pembahasan revisi undang-undang yang dijadwalkan, Komnas HAM berharap proses tersebut inklusif dan berorientasi pada penguatan independensi serta efektivitas lembaga HAM nasional.

Harapan tersebut bukan sekadar retorika, melainkan panggilan untuk transformasi sistemik yang menempatkan martabat manusia sebagai prioritas utama bangsa.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ketahanan Neraca Perdagangan Indonesia di Tengah Gejolak Ekonomi Global: Peran Strategis Ekspor Nonmigas dan Perdagangan Berjangka Komoditi
Next: Desentralisasi Pengelolaan Sampah di Kawasan Perkotaan: Respons terhadap Krisis di Tangerang Selatan

Related Stories

Latsarmil Tak Hanya Latihan Militer

ASN Komcad: Latsarmil Tak Hanya Latihan Militer, tapi Juga Akselerator Karier dan Pembentuk Karakter

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Koordinasi PU-BGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gizi di Wilayah Terdepan

Koordinasi PU-BGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gizi di Wilayah Terdepan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Zulhas Pastikan Pupuk Nasional Aman

Zulhas Pastikan Pupuk Nasional Aman: Reformasi Subsidi Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Geopolitik Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Hanura Padangsidimpuan Solid Konsolidasi, Siapkan Kemenangan 2029
  • Pantai Sundak Bangkit: Kodim dan Pemkab Gunungkidul Luncurkan Gerakan Indonesia Asri di Hari Lingkungan Sedunia
  • Dugaan Penipuan Rp555 Juta di Balik Sewa Alat Berat: Cek Bodong Menggerus Kepercayaan Bisnis di Labuan Bajo
  • Kekerasan di Balik Tembok Pesantren: Polres Lombok Tengah Usut Kasus Pembakaran dan Pelecehan Santri
  • Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa: Tekanan Semakin Kuat terhadap Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.