Skip to content
16/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv: Strategi Bertahan di Tengah Kebuntuan dan Kelelahan Perang

Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv: Strategi Bertahan di Tengah Kebuntuan dan Kelelahan Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta — Di tengah stagnasi militer di garis depan Ukraina dan melemahnya dukungan domestik, Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya memilih jalur eskalasi besar-besaran. Serangkaian serangan rudal intensif terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, belakangan ini bukan sekadar aksi militer biasa, melainkan upaya strategis untuk mengubah narasi perang yang semakin tidak menguntungkan bagi Moskow.

Menurut analisis situasi terkini, Rusia kini menghadapi tantangan ganda: kemajuan pasukan di medan perang yang hampir terhenti serta meningkatnya serangan balik Ukraina yang semakin jauh dan efektif. Setelah mencatat kemajuan signifikan sepanjang tahun lalu, laju serangan Rusia di sepanjang front lebih dari 1.000 kilometer kini nyaris mandek. Sementara itu, pasukan Ukraina berhasil merebut kembali sebagian wilayah dan terus mengembangkan taktik inovatif untuk keluar dari pola perang posisi.

Eskalasi terbaru ini terlihat dari peringatan resmi Moskow yang akan melancarkan “serangan rudal konsisten dan sistematis” terhadap Kyiv, termasuk penggunaan rudal hipersonik Oreshnik. Serangan Minggu lalu menewaskan sedikitnya dua orang, melukai puluhan warga sipil, dan menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sipil. Langkah ini disertai seruan evakuasi bagi kedutaan asing, sebuah sinyal kuat bahwa Putin berniat memperluas tekanan meski berisiko menuai kecaman internasional yang lebih keras.

Para pengamat menyebut keputusan ini sebagai respons terhadap dinamika yang tidak menguntungkan di dalam negeri Rusia. Ekonomi Rusia yang sempat terdorong pengeluaran militer kini mulai stagnan. Kenaikan pajak, pembatasan internet seluler, serta pemblokiran aplikasi pesan telah memicu ketidakpuasan di kalangan masyarakat, termasuk di kalangan influencer dan pengusaha yang selama ini mendukung Kremlin.

“Putin sedang kehilangan keajaibannya,” tulis Alexander Baunov dari Carnegie Russia Eurasia Center. Menurutnya, meski kekuasaan masih sepenuhnya berada di tangan Putin, daya tarik dan legitimasi rezimnya mulai terkikis akibat pembatasan yang semakin ketat dan beban ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, serangan drone Ukraina yang semakin berani terhadap fasilitas energi, pabrik senjata, dan bahkan pinggiran Moskow telah mengubah persepsi publik Rusia. Konflik yang semula digambarkan sebagai “operasi khusus” yang jauh dari kehidupan sehari-hari, kini mulai terasa dampaknya secara langsung. Hal ini memaksa Putin untuk mencari cara agar terlihat tetap dominan di hadapan publik Rusia.

Baca juga : Trump Tunda Keputusan Perpanjangan Gencatan Senjata Iran di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Analis militer Sergei Poletaev menilai Rusia melihat peluang dari kondisi pertahanan udara Kyiv yang semakin terkuras. Sementara itu, Thomas Withington dari Royal United Services Institute menambahkan bahwa serangan Ukraina tidak hanya menimbulkan kerugian politik, tetapi juga ekonomi yang semakin berat bagi Rusia.

Eskalasi ini juga dibarengi dengan ancaman langsung terhadap sekutu Eropa Ukraina, termasuk peringatan kepada negara-negara Baltik bahwa keanggotaan NATO tidak akan melindungi mereka dari potensi balasan Rusia. Pernyataan ini semakin mempertajam ketegangan geopolitik di Eropa.

Meski demikian, banyak pengamat mempertanyakan keberlanjutan strategi ini. Dengan semakin menipisnya sumber daya manusia dan tanda-tanda kelelahan di kalangan tentara sukarelawan, Kremlin kemungkinan besar akan terpaksa melakukan mobilisasi paksa yang lebih luas. Langkah tersebut berpotensi semakin menggerus kebebasan sipil dan kestabilan ekonomi dalam jangka panjang.

Perang yang memasuki tahun kelima ini semakin menunjukkan pola klasik konflik berkepanjangan: ketika kemenangan cepat sulit diraih, pihak yang terdesak cenderung memilih eskalasi untuk mempertahankan citra kekuatan. Bagi Putin, pertaruhan saat ini bukan hanya soal merebut wilayah, melainkan juga mempertahankan kekuasaan dan narasi kemenangan di dalam negeri.

Situasi ini masih terus berkembang. Bagaimanapun, eskalasi yang sedang berlangsung berpotensi membawa risiko yang jauh lebih besar, baik bagi Rusia maupun stabilitas keamanan regional secara keseluruhan.

Pewarta: Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Trump Tunda Keputusan Perpanjangan Gencatan Senjata Iran di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
Next: Lampung Barat Raih WTP ke-16 Berturut-turut: Bukti Konsistensi Akuntabilitas di Tengah Pengawasan Ketat

Related Stories

Tragedi Mematikan di Bangkok

Tragedi Mematikan di Bangkok: Kobaran Api di Pub Na Ladprao Merenggut 27 Nyawa

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani: Sang Visioner yang Mengubah Qatar Menjadi Kekuatan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Ketegangan Global Kembali Memuncak

Ketegangan Global Kembali Memuncak: Serangan Balik AS dan Iran Mengguncang Selat Hormuz

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • KPK Dalami Jaringan Suap Audit BPK: Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa Terkait Pengondisian Opini WTP Muara Enim
  • Jalan Impian Dusun Sugihan-Brenggolo Segera Mulus! TMMD Sengkuyung III Resmi Digelar
  • Tragedi Pilu Bocah 13 Tahun Hilang Nyawa Saat Berenang di Sungai Sukoharjo
  • AI untuk Petani: Danrem Yogya Gandeng Startup Muda Genjot Ketahanan Pangan
  • APBD Harus Jadi Senjata Utama Lawan Kemiskinan dan Kesenjangan Daerah
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.