RI News. Lampung Barat, 30 Mei 2026 — Kabupaten Lampung Barat kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten setempat berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025. Capaian ini menandai kali ke-16 secara berturut-turut, memperkuat posisi Lambar sebagai salah satu daerah paling konsisten di Provinsi Lampung dalam hal akuntabilitas keuangan.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan langsung di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung pada Jumat, 29 Mei 2026. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus hadir secara langsung untuk menerima dokumen penting tersebut.
Dalam keterangannya, Parosil menekankan bahwa predikat WTP yang diraih bukan sekadar penghargaan formal semata. “Ini cermin dari disiplin anggaran dan akuntabilitas yang dijaga secara konsisten dari tahun ke tahun,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa mempertahankan opini WTP selama 16 kali berturut-turut jauh lebih menantang dibandingkan meraihnya pada kali pertama.

“Kalau tahun pertama mungkin ada unsur keberuntungan, tapi tahun ke-16 ini murni soal komitmen. Komitmen seluruh jajaran, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga bendahara di tingkat paling bawah,” tegas Parosil.
Menurut penjelasan Bupati, opini WTP dari BPK menunjukkan bahwa laporan keuangan Pemkab Lampung Barat telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) tanpa adanya pengecualian material. Capaian ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pemerintah pusat, membuka peluang lebih besar terhadap Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana insentif daerah lainnya. Pada akhirnya, hal ini diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Meski demikian, Parosil meminta seluruh aparatur pemerintah daerah untuk tidak larut dalam euforia. “Piagam boleh kita pajang, tetapi kerja jangan sampai kendor. Target kita adalah WTP ke-17 tahun depan. Standarnya bukan hanya lolos audit, melainkan benar-benar memberikan manfaat konkret bagi rakyat,” pungkasnya.
Baca juga : Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv: Strategi Bertahan di Tengah Kebuntuan dan Kelelahan Perang
Keberhasilan Lampung Barat mempertahankan WTP dalam kurun waktu yang panjang ini menjadi modal penting bagi daerah tersebut untuk mempercepat pembangunan di 15 kecamatan yang ada. Catatan ini juga menjadi referensi berharga bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di tengah tuntutan transparansi publik yang semakin tinggi.
Dengan capaian ini, Lampung Barat semakin memperkokoh reputasinya sebagai daerah yang serius menjaga tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus memberikan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sang Bumi Beguai Jejama.
Pewarta : Atalinsyah

