RI News. Lombok Timur – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Timur, Mudahan, mengungkapkan bahwa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2026 di wilayahnya telah memasuki tahap verifikasi penting dengan 1.412 unit rumah yang siap direalisasikan.
“Dari data sementara yang lolos masuk dalam aplikasi dan sudah diverifikasi kementerian itu 1.412 unit. Ada sekitar 1.900 yang belum. Ini sedang kami proses bersama Dinas Sosial dan Disdukcapil Lombok Timur,” ujar Mudahan di Lombok Timur, Rabu.
Menurut Mudahan, proses verifikasi masih menemui sejumlah hambatan utama yang bersumber dari ketidakakuratan data calon penerima. Salah satu masalah krusial adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum selaras, termasuk kasus di mana penerima potensial sudah menikah namun masih tercatat sebagai tanggungan Kartu Keluarga (KK) orang tua.

Selain itu, penyesuaian data juga bergantung pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Indonesia (DTSEI) yang dikelola Dinas Sosial. Data untuk kelompok desil 1 sampai 4 relatif mudah terbaca oleh sistem, namun perubahan data harus diajukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa melalui operator SIKS-NG.
“Yang bisa mengusulkan itu dari desa. Di desa ada petugas operatornya. Dia yang input dan usulkan ke Dinas Sosial, kemudian Dinsos lanjutkan ke pusat. Di pusat prosesnya 3-6 bulan baru bisa clear,” jelas Mudahan.
Ia menambahkan bahwa kuota BSPS yang ditetapkan Kementerian PUPR untuk Lombok Timur tahun ini sebanyak 1.412 unit dan masih bersifat dinamis karena peluncuran dilakukan secara bertahap. Saat ini proses telah mencapai tahap ke-8, dengan dua tahap lagi yang masih menunggu. Sementara itu, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Timur telah terealisasi 192 unit.
Secara provinsi, total kuota BSPS untuk Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 6.418 unit sesuai arahan kementerian. Tim Balai Perumahan Kementerian PUPR saat ini sedang melakukan verifikasi dan seleksi pendamping teknis untuk memastikan program berjalan optimal.
Baca juga : Potgar Ketamin: Polres Cimahi Ungkap Jaringan Narkoba Baru di Balik Vape yang Menggoda Generasi Muda Bandung
Pihak Dinas Perkim Lombok Timur terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa guna mempercepat pembenahan data bagi sekitar 1.900 calon penerima yang tersisa. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan,” pungkas Mudahan.
Dengan penyelesaian data yang lebih cepat, program BSPS diharapkan tidak hanya menjadi solusi hunian layak, tetapi juga pendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan di Lombok Timur.
Pewarta : Vitalis No
Tagline : #BSPS2026, #PerumahanSwadaya, #LombokTimur, #ProgramPUPR, #KesejahteraanMasyarakat, #NTB, #VerifikasiData, #PerkimLombokTimur,

