Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pembatalan Daring untuk Efisiensi Energi: Langkah Strategis Lindungi Mutu Pendidikan Madrasah

Pembatalan Daring untuk Efisiensi Energi: Langkah Strategis Lindungi Mutu Pendidikan Madrasah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Pembatalan Daring untuk Efisiensi Energi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Keputusan pemerintah membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring sebagai upaya penghematan energi mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko. Menurutnya, langkah tersebut menjadi penegasan prioritas utama terhadap kualitas pendidikan, terutama di lingkungan madrasah dan satuan pendidikan keagamaan yang selama ini menghadapi tantangan infrastruktur digital.

Singgih menilai pembatalan kebijakan itu sebagai respons tepat terhadap realitas di lapangan sekaligus pemenuhan aspirasi para guru, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan. “Kualitas pendidikan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Kebijakan yang mengedepankan keseimbangan antara efisiensi energi dan mutu pembelajaran merupakan keniscayaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Politikus dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) tetap menjadi metode paling efektif, khususnya dalam pembentukan karakter, pemahaman konseptual mendalam, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Di madrasah, proses pendidikan tidak sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga pembinaan akhlak dan karakter spiritual yang menjadi ciri khas pendidikan Islam.

Data yang dikumpulkan Komisi VIII DPR RI menjadi salah satu dasar pertimbangan kuat di balik pembatalan tersebut. Berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2024, wilayah dengan intensitas pembelajaran daring tinggi dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan indeks kompetensi numerasi dan literasi hingga 5,2 poin. Sementara itu, data Sistem Informasi Manajemen Pengawasan Kementerian Agama menunjukkan bahwa sekitar 34 persen madrasah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih mengalami kendala serius pada akses internet dan kestabilan jaringan. Kondisi ini turut berkontribusi pada peningkatan angka putus sekolah di jenjang Tsanawiyah dan Aliyah.

“Pembelajaran daring bukanlah hal yang buruk. Namun, jika dipaksakan dalam kondisi infrastruktur yang belum merata, dikhawatirkan justru akan memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah,” tegas Singgih.

Untuk menjaga keseimbangan, ia mendorong penerapan model pembelajaran campuran atau blended learning dengan komposisi sekitar 70 persen tatap muka dan 30 persen daring. Pendekatan ini dinilai fleksibel, disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, sehingga tetap menjaga kedalaman materi tanpa mengorbankan efisiensi energi, terutama di jenjang pendidikan menengah dan perguruan tinggi keagamaan.

Baca juga : WFH ASN di Jawa Tengah: Kajian Mendalam Demi Jaga Pelayanan Publik yang Tak Pernah Berhenti

Singgih juga mengusulkan agar penghematan anggaran dari efisiensi energi dialihkan untuk subsidi kuota internet yang lebih tepat sasaran. Pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan basis data Kementerian Agama diharapkan dapat menjangkau kelompok siswa dan madrasah rentan secara lebih akurat.

Sebagai solusi jangka panjang, Komisi VIII DPR RI mendorong percepatan pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya atap di madrasah-madrasah. Saat ini, dari sekitar 83.000 madrasah di Indonesia, baru sekitar 15 persen yang telah memanfaatkan energi surya. Peluang ini dinilai masih sangat terbuka luas untuk mendukung efisiensi energi tanpa mengurangi jam belajar efektif.

Singgih menjamin Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal implementasi kebijakan ini agar efisiensi energi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesia.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus benar-benar mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas generasi masa depan,” pungkasnya.

Keputusan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat infrastruktur pendidikan keagamaan secara holistik, mulai dari akses listrik ramah lingkungan hingga peningkatan kompetensi guru dalam metode pembelajaran yang efektif.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: WFH ASN di Jawa Tengah: Kajian Mendalam Demi Jaga Pelayanan Publik yang Tak Pernah Berhenti
Next: Kompleksitas Yurisdiksi Menguji Komitmen HAM dalam Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Related Stories

Prabowo Gelorakan Swasembada Protein

Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 38 menit ago 0
Kementerian HAM Luncurkan Beasiswa Peliputan dan Perlindungan Jurnalis untuk Perkuat Pengarusutamaan HAM

Kementerian HAM Luncurkan Beasiswa Peliputan dan Perlindungan Jurnalis untuk Perkuat Pengarusutamaan HAM

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Airlangga Pastikan Ekspor SDA Tetap Berjalan di Tangan Pelaku Usaha

Airlangga Pastikan Ekspor SDA Tetap Berjalan di Tangan Pelaku Usaha, DSI Mulai Beroperasi 1 Juni 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.