RI News. Banyumas, Selasa 21 Juli 2026 — Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas.
Dalam suasana khidmat yang penuh semangat pengabdian, sebanyak 231 calon Bintara Polri resmi memulai perjalanan pendidikan selama lima bulan. Mereka terdiri atas 160 siswa asal Polda Jawa Tengah dan 71 siswa dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Upacara ini menjadi momentum strategis dalam menyiapkan generasi baru personel kepolisian yang profesional, berintegritas tinggi, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat yang prima.
Wakapolda Jateng yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan amanat Kapolri. Ia menekankan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri dengan kemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) merupakan program prioritas nasional Polri untuk memperkuat sumber daya manusia di lapangan. Secara keseluruhan, pendidikan serupa diikuti 4.799 peserta didik di seluruh Indonesia, termasuk 709 polisi wanita di Sepolwan Lemdiklat Polri dan 4.090 polisi laki-laki yang tersebar di 31 SPN Polda.

“Pendidikan pembentukan ini tidak boleh dipandang sekadar proses mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan harus menjadi proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya,” ujar Wakapolda Latif Usman saat membacakan amanat tersebut. Ia menambahkan bahwa setiap peserta didik diharapkan kelak mampu menjalankan tugas umum kepolisian, khususnya di SPKT, dengan penuh dedikasi.
Lebih lanjut, Wakapolda mengingatkan para calon Bintara untuk menjalani setiap tahapan pendidikan dengan disiplin, semangat, dan tanggung jawab yang tinggi. Keberhasilan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik semata, melainkan juga dari pembentukan karakter, integritas, serta komitmen untuk terus belajar. “Siapkan fisik dan mental dengan sebaik-baiknya. Patuhi setiap peraturan, hormati para pendidik, jaga soliditas dan kebersamaan, serta bangun semangat saling menolong dan mendukung,” tegasnya.
Upacara ditutup dengan penyematan tanda pengasuh dan pangkat siswa oleh Wakapolda kepada perwakilan peserta didik, sebagai simbol resmi dimulainya rangkaian pendidikan. Acara ini turut dihadiri pejabat utama Polda Jawa Tengah, Kepala SPN Polda Jateng, unsur pemerintah daerah Kabupaten Banyumas, serta para Kapolres jajaran.
Baca juga: Pelajar Katolik dan Kristen Wonogiri Bersatu dalam Semangat “CALLING” untuk Kerukunan Bangsa
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan ini menjadi fondasi penting dalam membangun SDM Polri yang unggul dan adaptif terhadap berbagai tantangan tugas kepolisian modern. “Melalui pendidikan ini, para peserta didik dipersiapkan menjadi Bintara Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, disiplin, empati, dan semangat melayani masyarakat,” pungkas Kombes Artanto. Ia berharap seluruh siswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Pewarta: Nandang Bramantyo
Tagline: #PendidikanBintaraPolri, #PoldaJateng, #SPN Banyumas, #PengabdianMasyarakat, #PolriProfesional,

