RI News. Tanggrang, 17 September 2026- Genangan air deras akibat kebocoran pipa utama milik perusahaan daerah air minum di kawasan Prapatan KM Priok Jaya, Kota Tangerang, Provinsi Banten, memicu dampak serius bagi kegiatan ekonomi produktif warga lokal. Peristiwa yang terjadi sejak Rabu malam, 2 September 2026, tersebut meluap hingga merendam area pertokoan dan fasilitas usaha sekitar. Selain memutus akses lalu lintas niaga harian, rembesan air yang menebarkan aroma tak sedap ini diperkirakan menimbulkan kerugian material hingga mencapai lebih dari Rp50 juta akibat kerusakan barang dagangan dan sarana bangunan.

Infrastruktur distribusi air bersih yang rentan pecah mengindikasikan perlunya evaluasi teknis menyeluruh terhadap manajemen pemeliharaan aset publik di tingkat daerah. Kegagalan mitigasi cepat tidak hanya merusak fasilitas fisik toko, melainkan juga mengganggu stabilitas ekonomi mikro para pelaku usaha rentan yang menggantungkan pendapatan harian dari unit usahanya.
Pengurus Lembaga Pemantau Pelayanan Publik dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (LP3NRI) Banten, Ujang Pandawa, menegaskan bahwa fenomena ini mencerminkan kelemahan respons darurat penanganan krisis infrastruktur dasar. Menurutnya, penetrasi air dalam debit tinggi ke kawasan komersial mengharuskan instansi terkait bertindak cepat melalui empat langkah krusial: penghentian dan pembenahan sumber kebocoran, verifikasi kerugian secara obyektif, keterbukaan investigasi penyebab insiden, serta saluran komunikasi terpadu bersama warga terdampak.
Baca juga: Polri dan Petani Ngadiluwih Membangun Sinergi Strategis Demi Ketahanan Pangan
Respons responsif serta ganti rugi yang proporsional dari Perumda Tirta Benteng dan Pemerintah Kota Tangerang menjadi keharusan mutlak untuk memulihkan iklim usaha lokal. Ketegasan penanganan ini mendesak dilakukan demi menjamin transparansi publik, menjaga akuntabilitas pengelolaan air bersih, dan mencegah potensi risiko kerugian ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pewarta: Muchlis
Tagline: #KebocoranPipaPDAM, #PDAMTangerang, #DampakBanjirPriokJaya, #PerumdaTirtaBenteng, #KerugianMasyarakat, #KotaTangerang,

