Skip to content
25/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Harga Emas Melambung, Gelombang Penambangan Liar Mengancam Paru-paru Dunia di Amazon Brasil

Harga Emas Melambung, Gelombang Penambangan Liar Mengancam Paru-paru Dunia di Amazon Brasil

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Gelombang Penambangan Liar Mengancam Paru-paru Dunia di Amazon Brasil
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Sao Paulo – Lonjakan harga emas global dalam beberapa tahun terakhir telah memicu kebangkitan penambangan emas ilegal di hutan hujan Amazon Brasil. Aktivitas ini tidak hanya mempercepat laju deforestasi di kawasan lindung, tetapi juga menyebabkan pencemaran merkuri yang mencapai tingkat mengkhawatirkan bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat adat.

Sebuah studi terkini yang dirilis organisasi non-pemerintah Amazon Conservation bersama Instituto Socioambiental mengungkapkan bahwa penambangan ilegal telah merambah tiga kawasan konservasi penting di wilayah Xingu, yang merupakan salah satu hamparan hutan lindung terbesar di dunia melintasi negara bagian Pará dan Mato Grosso. Analisis yang menggabungkan citra satelit dan verifikasi lapangan menunjukkan kerusakan yang semakin meluas.

Di Stasiun Ekologi Terra do Meio, penambangan ilegal pertama tercatat pada September 2024. Hingga akhir 2025, aktivitas tersebut telah menyebabkan pembabatan hutan seluas 30 hektare. Sementara itu, di Hutan Nasional Altamira, deforestasi akibat penambangan mencapai 832 hektare sejak 2016 hingga September 2025. Sebuah front penambangan baru yang muncul tahun 2024 berkembang pesat menjadi 36 hektare pada Oktober 2025, menyumbang hampir separuh total deforestasi terkait penambangan di kawasan itu sepanjang tahun tersebut.

Di Cagar Alam Biologi Nascentes da Serra do Cachimbo, pemantauan satelit mendeteksi landasan pacu rahasia yang digunakan penambang. Luas area penambangan di cagar ini meningkat drastis dari 2 hektare menjadi setidaknya 26,8 hektare sepanjang 2025.

Secara keseluruhan, sejak 2018, sekitar 496.000 hektare hutan hujan Amazon telah hilang karena aktivitas penambangan, dengan porsi terbesar berada di Brasil. Para ahli memperkirakan sekitar 80 persen deforestasi akibat penambangan di Brasil dilakukan secara ilegal. Meski kontribusinya masih relatif kecil dibandingkan perluasan lahan pertanian, penambangan memiliki dampak yang sangat merusak karena kerap menyasar kawasan lindung dan wilayah adat.

“Yang membuat penambangan sangat bermasalah adalah karena ia menyasar kawasan lindung dan wilayah adat,” ujar Matt Finer, direktur Program Pemantauan Andes-Amazon di Amazon Conservation. Perlindungan wilayah adat selama ini diakui sebagai salah satu benteng paling efektif menahan laju deforestasi di Amazon, hutan tropis terbesar di dunia yang berperan vital sebagai penyeimbang iklim global.

Baca juga : Trump Tunda Operasi Selat Hormuz: Jeda Strategis di Tengah Harapan Kesepakatan Damai dengan Iran

Kerusakan tidak berhenti pada hilangnya tutupan hutan. Operasi penambangan ilegal menggunakan merkuri untuk memisahkan emas, zat beracun yang mencemari sungai dan terakumulasi dalam rantai makanan. Studi Fiocruz menemukan bahwa 21,3 persen ikan yang dijual di pasar umum di Amazon melebihi batas merkuri yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Anak-anak usia 2–4 tahun bahkan mengonsumsi merkuri hingga 31 kali lebih tinggi dari batas aman yang direkomendasikan.

Jaksa federal André Luiz Porreca, yang menangani kasus penambangan ilegal di Amazon bagian barat, menggambarkan upaya penindakan sebagai “permainan kucing-kucingan”. “Tahun lalu, saya ikut dalam operasi yang menghancurkan lebih dari 500 kapal keruk di wilayah adat. Minggu berikutnya, warga adat menunjukkan foto yang membuktikan bahwa penambang sudah kembali lagi,” katanya.

Porreca menambahkan bahwa penambangan emas ilegal didanai oleh organisasi kriminal besar seperti Comando Vermelho dan Primeiro Comando da Capital. Beberapa kapal keruk bahkan bernilai hingga 15 juta reais. Sistem pengendalian ekspor mineral yang masih lemah memungkinkan emas ilegal “dicuci” menjadi legal di pasar internasional.

Gabungan citra satelit ini menunjukkan wilayah Terra Indigena Kayapo di negara bagian Para, Brasil, pada tahun 2024 (kiri) dan pada tahun 2025 setelah terjadi deforestasi yang terlihat. (Amazon Conservation/Planet Labs PBC)

Pada 2023, pemerintah Brasil melancarkan operasi besar-besaran di wilayah adat Yanomami menyusul krisis kemanusiaan akibat penambangan. Meski aktivitas di sana menurun tajam, penambangan ilegal justru bermigrasi ke wilayah lain, terutama sepanjang Daerah Aliran Sungai Xingu. Wilayah adat Kayapo kini menjadi titik paling kritis dengan sekitar 7.940 hektare hutan telah hilang akibat penambangan ilegal.

Kementerian Urusan Adat menyatakan pemberantasan penambangan ilegal di wilayah adat menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva. Sementara Kementerian Lingkungan Hidup terus memperluas pemantauan ilmiah dan mendukung operasi penindakan di lapangan.

Lonjakan harga emas yang didorong permintaan investor terhadap aset aman di tengah ketidakpastian global terus menjadi insentif utama. “Ini logika pasar yang sederhana. Semakin banyak pembeli, semakin banyak orang yang mengeksploitasi emas,” tutur Porreca.

Para peneliti memperingatkan bahwa tanpa penanganan yang lebih komprehensif—mulai dari penguatan penegakan hukum hingga pembongkaran jaringan keuangan kriminal—hilangnya hutan Amazon akan semakin mempercepat krisis iklim global. Hutan yang tersisa bukan hanya rumah bagi keanekaragaman hayati, tetapi juga penyangga kehidupan bagi jutaan masyarakat adat dan keseimbangan planet.

Pewarta: Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: #amazon #brasil #emasilegal

Post navigation

Previous: Trump Tunda Operasi Selat Hormuz: Jeda Strategis di Tengah Harapan Kesepakatan Damai dengan Iran
Next: Skandal Penyiksaan di Lisbon: Jaringan Besar Penyalahgunaan Kekuasaan Polisi Portugal Terungkap

Related Stories

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina

Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina: Korban Sipil Tak Berhenti Berjatuhan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Jejak Pengkhianatan Asmara 2024: Tipu Uang, Rebut Kehormatan, dan Jebakan Video yang Mengancam Nyawa Korban
  • Gelora Voli Masyarakat Wonogiri: Dua Turnamen Seru Digelar Bersamaan, Ratusan Penonton Antusias
  • Bupati Madina Jamin Sosialisasi PT SPMB Transparan, Tanpa Intimidasi
  • Sinergi TNI-Polri Semarakkan Bhayangkara: Kejurda Menembak Pistol Piala Kapolres Lahirkan Talenta Baru Gunungkidul
  • Kemhan RI Awasi Ketat Progres Yonif TP Wonogiri, Pastikan Kualitas dan Sinergi Pembangunan Pertahanan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.