RI News. Banjarmasin, 20 Juli 2026 — Pemerintah Kota Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui seleksi ketat calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tahun ini, sebanyak 34 calon Paskibraka terpilih untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar secara resmi membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) calon Paskibraka 2026 di halaman Balaikota, Minggu. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kedisiplinan, kesehatan, dan keselamatan selama seluruh rangkaian kegiatan.
“Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kesbangpol harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk fasilitas yang diperlukan seperti tenaga medis, makan dan minum, serta kelengkapan lainnya. Harapannya, pada saat pelaksanaan 17 Agustus 2026, baik penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal,” ujar Ichrom Muftezar.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin menambahkan bahwa pelatihan tahun ini mengusung beberapa penekanan khusus. Komposisi peserta terdiri dari 17 putra dan 17 putri. Salah satu inovasi utama adalah penguatan muatan lokal dan keagamaan yang diintegrasikan dalam setiap kegiatan pelatihan.
“Pak Sekda menekankan adanya muatan lokal dan keagamaan. Lima sampai sepuluh menit sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur’an, bagi yang Kristen membaca Alkitab, dan seterusnya. Harapannya, kegiatan ini menjadi kekuatan dan modal bagi calon Paskibraka dalam mengikuti pelatihan hingga sukses melaksanakan tugas pada 17 Agustus 2026,” jelas Ahmad Muzaiyin.
Pelatihan ini juga membawa kekhasan tersendiri karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin tahun 2026. Formasi Paskibraka akan dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan mengangkat tema historis kota untuk memperkaya nilai-nilai nasionalisme yang berakar pada kearifan lokal.
Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan penuh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan seluruh kebutuhan peserta. Pelatihan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja dan kawasan Balai Kota, sementara lokasi karantina disiapkan tidak jauh dari Balaikota agar memudahkan mobilitas. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 17 Agustus 2026, dengan sekitar 20 hari pelatihan awal diikuti karantina penuh selama kurang lebih 10 hari menjelang upacara.
Meski pada tahap awal peserta masih diperbolehkan pulang ke rumah, Kesbangpol menegaskan bahwa setiap peserta wajib diantar dan dijemput oleh orang tua atau wali. Dari 34 calon terpilih, empat orang akan dikirim bertugas di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, sementara satu peserta putra mendapat kehormatan mewakili Kota Banjarmasin di Istana Negara.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pasukan pengibar bendera yang tangguh secara fisik dan disiplin, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kebanggaan terhadap sejarah daerahnya.
Pewarta: Marco Kawulus
Tagline: #Paskibraka2026, #Banjarmasin, #HUTRI81, #MuatanLokal, #KotaBanjarmasin500, #PendidikanKarakter, #KalimantanSelatan,

