RI News. Wonogiri, 20 Juli 2026 – Kobaran api yang melahap lahan di kawasan rangkaian Gunung Ngasem, tepatnya di Dusun Banyuripan RT 01/RW 03, Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, berhasil dikuasai sebelum meluas ke kawasan hutan yang lebih luas. Berkat respons sigap personel gabungan dari Polsek Sidoharjo, Koramil 17/Sidoharjo, Perhutani, relawan TRC, dan warga setempat, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbukitan tersebut dapat dicegah pada Senin (20/7/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali terdeteksi sekitar pukul 12.30 WIB setelah warga melaporkan munculnya asap tebal yang mengepul dari kawasan hutan. Budi Santoso, saksi yang pertama melihat kepulan asap, segera mengecek lokasi dan menemukan api telah membakar rumpun bambu serta semak belukar. Laporan tersebut langsung diteruskan ke Koramil Sidoharjo dan kemudian ke aparat terkait.
Personel gabungan segera bergerak menuju lokasi. Karena medan yang berada di kawasan perbukitan sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran, tim melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Upaya kolektif ini berhasil mengendalikan api dalam waktu relatif singkat.

Dari hasil pendataan di lapangan, kebakaran menghanguskan sekitar tiga hektare lahan yang didominasi bambu dan pohon jati. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari gesekan ranting kering yang memicu percikan, kemudian merambat ke semak belukar yang kering akibat cuaca panas musim kemarau. Penyebab pasti masih terus didalami oleh petugas.
Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di musim kemarau.
“Polres Wonogiri mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang bergerak cepat dalam penanganan kebakaran ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar AKP Anom Prabowo.
Baca juga: Polres Wonogiri Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Oknum Pelaku Kekerasan Seksual Anak
Polres Wonogiri juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kepedulian lingkungan secara kolektif. Di tengah perubahan iklim yang semakin terasa, kejadian seperti ini menjadi pengingat betapa krusialnya partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan bencana ekologis.
Pewarta: Nandang Bramantyo
Tagline: #KebakaranHutan, #GunungNgasem, #Wonogiri, #Karhutla, #SinergiMasyarakat, #MusimKemarau, #PelestarianHutan,

