RI News. Lampung Selatan – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Sabtu (H+7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar pasca-puncak kepadatan yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya.
Dalam konferensi pers yang disaksikan secara daring dari Jakarta, Kapolri menyatakan bahwa pengaturan, pelayanan, serta pengamanan selama periode arus mudik dan balik di pelabuhan penyeberangan utama tersebut telah berlangsung secara optimal. “Tadi kami mendengarkan langsung laporan dari Kapolda dan Dirut ASDP terkait kondisi di wilayah Bakauheni. Terima kasih bahwa baik arus balik maupun mudik kemarin semuanya teratasi dengan baik,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurut Kapolri, keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan. Sistem delaying, buffer zone, serta pengaturan pengecekan tiket menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap terkendali. “Dengan pengelolaan yang baik, mulai dari delaying system, buffer zone, sampai dengan pengaturan terkait dengan pengecekan tiket, alhamdulillah semuanya bisa terjaga untuk situasi tetap berada di situasi normal atau hijau,” katanya.

Kapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan operasi angkutan Lebaran. Ia mengapresiasi komitmen penuh seluruh anggota Polri, stakeholder terkait, serta partisipasi aktif masyarakat yang turut mendukung kelancaran lalu lintas. “Terima kasih kepada seluruh anggota dan masyarakat. Dengan pola-pola rekayasa yang telah dibuat, ini sangat membantu,” tambahnya.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemantauan berkelanjutan pasca-puncak arus balik yang sempat mencatat lonjakan signifikan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni. Meski demikian, berkat intervensi rekayasa lalu lintas dan koordinasi yang solid antara Polri, Kementerian Perhubungan, serta operator penyeberangan, kondisi secara keseluruhan berhasil dijaga dalam koridor aman tanpa gangguan berarti.
Baca juga : Negara Hadir Lindungi Generasi Muda: BURANGIR Sambut Penuh PP TUNAS Atasi Darurat Paparan Digital pada Anak
Keberhasilan pengamanan arus balik Lebaran 2026 diharapkan dapat menjadi pembelajaran berharga untuk penyempurnaan sistem transportasi nasional di masa mendatang, terutama dalam mengantisipasi lonjakan volume pemudik yang terus meningkat setiap tahun.
Pewarta : T-Gaul

