Skip to content
31/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Tech
  • Veteran Apollo yang Kini Berusia Senja: Antusiasme Artemis Bercampur Penyesalan yang Menggantung

Veteran Apollo yang Kini Berusia Senja: Antusiasme Artemis Bercampur Penyesalan yang Menggantung

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Veteran Apollo yang Kini Berusia Senja
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. CAPE CANAVERAL, Fla. – Mereka adalah saksi hidup era keemasan luar angkasa Amerika. Kini di usia 80 hingga 90 tahun, para veteran Program Apollo menyambut kembalinya NASA ke bulan melalui program Artemis dengan sukacita sekaligus kepahitan mendalam. Bagi mereka, misi baru ini datang terlambat—saat sebagian besar rekan kerja mereka sudah tiada.

Dari ratusan ribu orang yang dulu bekerja tanpa lelah untuk mengantar Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menginjakkan kaki di bulan pada 1969, kini hanya segelintir yang tersisa. Jumlah mereka begitu sedikit hingga tidak ada lagi rencana reuni besar untuk menyambut penerbangan Artemis II yang dijadwalkan mengelilingi bulan paling cepat awal April mendatang. Yang tinggal di sekitar Kennedy Space Center, Florida, hanya akan menyaksikan peluncuran roket dari halaman belakang rumah masing-masing.

Charlie Mars, 90 tahun, salah satu insinyur yang mengerjakan modul komando dan modul pendarat Apollo, mengenang semangat masa lalu dengan nada haru. “Saat itu adalah kali pertama. Ada energi dan gairah yang luar biasa. Hari ini rasanya tidak lagi sama,” katanya. Mars juga ikut mendirikan American Space Museum di Titusville, Florida, sebagai bentuk pelestarian kenangan.

JoAnn Morgan, 85 tahun, mantan insinyur yang menjadi satu-satunya wanita di ruang kendali peluncuran Apollo 11, masih menyimpan kekecewaan yang belum pudar. Ia marah ketika tiga misi pendaratan Apollo terakhir dibatalkan oleh Presiden Richard Nixon karena alasan anggaran, risiko, dan pergeseran prioritas nasional. “Saya hanya berusaha bertahan hidup agar bisa melihat kita kembali menginjakkan kaki di bulan,” ujarnya. “Sudah 53 tahun saya merasa dirugikan.”

Frustrasi serupa juga dirasakan oleh rekan-rekannya. Charlie Duke, astronot Apollo 16 yang pernah berjalan di bulan pada 1972, mengingatkan bahwa separuh penduduk dunia saat ini bahkan belum lahir ketika ia melakukan langkah bersejarah itu. “Jika Artemis berhasil mendarat di kutub selatan bulan dan berjalan lancar, jutaan orang—terutama generasi muda—akan menyaksikannya dengan mata berbinar,” kata Duke. “Saya sendiri akan menonton, jika Tuhan masih memberi saya kesempatan.”

Perbedaan mencolok antara era Apollo dan Artemis terlihat jelas dalam komposisi tim. Kali ini, perempuan menduduki posisi kunci. Direktur peluncuran Artemis adalah Charlie Blackwell-Thompson, sementara kru Artemis II mencakup Christina Koch, pemegang rekor penerbangan luar angkasa tunggal terpanjang bagi seorang wanita dengan 328 hari di orbit. “Akan jauh lebih luar biasa lagi ketika seorang wanita benar-benar menjejakkan sepatu botnya di permukaan bulan,” tambah Morgan.

Baca juga : Helikopter Apache ‘Berkunjung’ ke Rumah Kid Rock: Angkatan Darat AS Resmi Gelar Tinjauan Administratif

Di balik layar, NASA kini dipimpin Jared Isaacman, miliarder teknologi berusia 43 tahun yang pernah membiayai sendiri dua perjalanan ke luar angkasa. Isaacman dikenal agresif mempercepat jadwal Artemis agar mendekati ritme cepat dan catatan keselamatan Apollo. Ia menambahkan uji coba docking di orbit Bumi serta merilis cetak biru pangkalan bulan permanen yang diperkirakan menelan biaya 20 miliar dolar AS dalam tujuh tahun ke depan, lengkap dengan armada drone dan rover.

Tujuan jangka pendek semakin jelas: mengalahkan Cina yang menargetkan pendaratan astronot di bulan pada 2030. NASA sendiri menargetkan 2028. John Tribe, 90 tahun, mantan manajer propulsi pesawat Apollo, menilai pendekatan baru ini jauh lebih masuk akal dibandingkan rencana sebelumnya yang dianggapnya “konyol”.

Dalam foto yang disediakan oleh NASA ini, JoAnn Morgan, yang duduk di tengah baris ketiga, menyaksikan peluncuran Apollo 11 dari ruang kendali peluncuran, 16 Juli 1969, di Cape Canaveral, Florida.

Rusty Schweickart, astronot Apollo 9, menyatakan dukungannya terhadap Artemis yang telah dirancang ulang, meski ia ragu kegembiraan publik bisa menyamai euforia era Apollo. “Kita semua masih ingat Christopher Columbus,” tulisnya dalam surat elektronik. “Tapi siapa yang ingat orang yang datang 50 tahun kemudian?”

Para veteran ini bukan sekadar nostalgia. Mereka mewariskan pelajaran berharga: ambisi luar angkasa harus didorong dengan energi, kecepatan, dan komitmen yang sama seperti tahun 1960-an. Bagi generasi yang pernah membuat mustahil menjadi nyata, Artemis bukan sekadar misi berikutnya—melainkan kesempatan terakhir untuk melihat mimpi masa muda mereka terulang kembali, kali ini dengan lebih banyak harapan dan lebih sedikit penyesalan.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Helikopter Apache ‘Berkunjung’ ke Rumah Kid Rock: Angkatan Darat AS Resmi Gelar Tinjauan Administratif
Next: Keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026: Kudus Jadi Teladan Keamanan Mudik Lebaran yang Humanis

Related Stories

Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Raih Ki Hajar Dewantara Award atas Riset Sains Polar-Tropis yang Perkuat Diplomasi RI-Rusia

Gerry Utama, Penerima Beasiswa Baznas, Raih Ki Hajar Dewantara Award atas Riset Sains Polar-Tropis yang Perkuat Diplomasi RI-Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Kemdiktisaintek Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Kalimantan

Kemdiktisaintek Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Kalimantan: IKN Jadi Laboratorium Inovasi untuk Pulau Seribu Sungai

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Menuju Pariwisata Emas: ESG Jadi Kunci Daya Saing Indonesia di Mata Investor Global
  • Jakarta Merangkai Harmoni: Pesparani 2026 jadi Bukti Nyata Toleransi sebagai Modal Kota Global
  • Indonesia Siap Menyongsong Era Pasca-2030: Bappenas Tekankan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
  • Bareskrim Polri Bekukan Aktivitas PT WIN di Torobulu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas Utama
  • Sinergi Pemerintah dan Fatayat NU Jateng Perkuat Perlindungan Pesantren dari Kekerasan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.