RI News. Solo, 21 Juli 2026 – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menggelar pertemuan informal dengan para kepala daerah di kawasan Soloraya di Loji Gandrung, Kota Solo, Senin (20/7/2026) sore. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai ini dimanfaatkan untuk saling bertukar pandangan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik di tengah maraknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Muzani, yang juga merupakan salah satu petinggi Partai Gerindra, menegaskan bahwa kunjungannya tidak dimaksudkan untuk membahas agenda politik berat atau menyampaikan instruksi partai. Ia hanya mampir untuk bersilaturahmi sambil menikmati secangkir kopi sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.
“Enggak ada pembahasan berat. Saya bahas yang enteng-enteng dan ringan-ringan saja. Kebetulan mereka menyambut saya dan saya ke sini minum kopi di Loji Gandrung, karena setelah ini saya mau ke Jogja ada acara,” ujar Muzani kepada wartawan.

Selama berada di Loji Gandrung, Muzani sempat menengok kamar peninggalan Presiden pertama RI Soekarno. Ia secara khusus meminta Wali Kota Solo Respati Ardi untuk terus menjaga nilai historis bangunan bersejarah tersebut.
“Saya sudah beberapa kali ke kamar beliau. Saya minta kepada Pak Wali untuk menjaganya dengan baik. Bagaimanapun juga, itu tempat proklamator kita, Bung Karno, pernah tinggal untuk beberapa saat,” tegasnya.
Muzani juga menyampaikan pesan moral kepada Respati Ardi beserta para kepala daerah lainnya agar senantiasa menjunjung tinggi amanah rakyat. Menurutnya, jabatan yang diemban saat ini sepenuhnya berasal dari kepercayaan masyarakat di daerah masing-masing.
Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi membenarkan bahwa pertemuan berlangsung sangat cair dan santai. Para kepala daerah menemani Muzani sambil menikmati keindahan Festival Anggrek yang sedang berlangsung di lokasi tersebut. Meski santai, diskusi tetap menyentuh isu-isu krusial, termasuk rentetan OTT KPK terhadap kepala daerah belakangan ini.
“Ya, itu salah satunya yang dibahas. Intinya menuntut kita untuk bersih. Wis, jangan sampai aneh-aneh,” kata Respati.
Respati menambahkan bahwa momen tersebut juga digunakan para kepala daerah Soloraya untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penanganan masalah sampah, hingga peningkatan fasilitas kesehatan.
“Semuanya dibahas dengan santai sambil ngopi. Semoga ini bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Pertemuan ini melibatkan sejumlah kepala daerah Soloraya, antara lain Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, serta Bupati Boyolali Agus Irawan. Kehadiran mereka mencerminkan upaya mempererat koordinasi antar-pemerintahan daerah di wilayah Soloraya dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Pewarta: Surya Kencana
Tagline: #SilaturahmiMPR, #MuzaniSolo, #LojiGandrung, #IntegritasKepemimpinan, #AspirasiSoloraya, #PembangunanDaerah,

