RI News. Spanyol, 13 Juli 2026 — Penemuan spesies karnivora purba baru di Spanyol membuka wawasan segar tentang kehidupan mamalia pemangsa di Eropa pada masa Miosen, sekitar 15,9 juta tahun lalu.
Sebuah tengkorak yang sempat tersimpan selama puluhan tahun di laboratorium akhirnya mengungkap keberadaan spesies baru bernama Paludocyon moyasolai. Fosil ini ditemukan pada era 1990-an di situs Els Casots, Subirats, wilayah Alt Penedès, yang kini menjadi salah satu lokasi fosil Miosen paling penting di Eropa. Awalnya dikira sebagai spesimen biasa dari genus Paludocyon, tengkorak tersebut baru diteliti lebih mendalam pada 2014 melalui sebuah tesis doktoral, yang kemudian memicu serangkaian analisis selama dua tahun terakhir.
Tim peneliti dari Institut Català de Paleontologia Miquel Crusafont bersama mitra internasional berhasil membuktikan bahwa fosil ini merupakan spesies yang belum pernah dideskripsikan sebelumnya. Nama Paludocyon moyasolai dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada ahli paleontologi ternama Salvador Moyà-Solà. Dengan demikian, Els Casots kini menjadi situs rujukan global untuk spesies amphicyonid ini.

Amphicyonid merupakan kelompok karnivora purba yang memiliki ciri perpaduan antara anjing dan beruang, meski tidak termasuk dalam kedua keluarga tersebut. Menurut perhitungan, Paludocyon moyasolai memiliki ukuran sebesar anjing besar dengan bobot 50 hingga 70 kilogram. Gigi-giginya yang khas, terutama geraham belakang yang lebar dan berkembang secara tidak biasa, menandakan pola makan beragam sebagai pemburu mesokarnivora. Hewan ini mampu memangsa rusa purba, bovid, dan babi leluhur, meski bukan predator terkuat di habitatnya.

Lingkungan hidupnya berupa laguna dangkal yang dikelilingi hutan tropis, di mana buaya, ular, ikan, dan berbagai mamalia hidup berdampingan. Kondisi berair ini justru membantu pelestarian fosil secara luar biasa, karena tubuh hewan yang mati terperangkap dalam lumpur dan terlindung dari pembusukan.
Baca juga : Tragedi Mematikan di Bangkok: Kobaran Api di Pub Na Ladprao Merenggut 27 Nyawa
Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang organisasi komunitas karnivora besar di Semenanjung Iberia, tetapi juga memberikan konteks lebih luas mengenai dinamika evolusi dan kepunahan amphicyonid yang pernah mendominasi Eurasia dan Amerika Utara selama era Kenozoikum. Analisis isotop stabil pada email gigi fosil memungkinkan rekonstruksi pola makan dengan presisi tinggi, mengungkap strategi bertahan hidup di tengah persaingan ketat antar spesies.
Penemuan Paludocyon moyasolai menjadi potongan penting dalam menyusun puzzle sejarah kehidupan purba, khususnya bagaimana fauna merespons perubahan lingkungan dari hutan lebat menuju lanskap yang lebih terbuka.
Pewarta : Vie
Tagline: #Paleontologi, #FosilMiosen, #SpesiesBaru, #PaludocyonMoyasolai, #ElsCasots, #KarnivoraPurba, #EvolusiMamalia,

