RI News. Wonogiri – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Ngadirojo–Sidoharjo, tepatnya di utara Belik Condong, Dusun Sidokriyo, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Rabu (6/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, sebuah sepeda motor Honda Beat bertabrakan dengan kendaraan Isuzu Box di tikungan turunan yang minim penerangan.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor berinisial S (34), warga Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo, meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara penumpang perempuan bernama Septiya (25) mengalami luka pada bahu dan kepala. Korban penumpang saat ini masih mendapat perawatan medis di RS Hermina Wonogiri.
Menurut rekonstruksi awal di lokasi, sepeda motor Honda Beat nomor polisi AD-3532-ALG melaju dari arah barat (Ngadirojo) menuju timur (Sidoharjo). Dari arah berlawanan, melaju kendaraan Isuzu Box bernomor polisi B-9345-FFX yang dikemudikan Agus Cahyo (36), warga Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo.

Diduga kuat, kendaraan box tersebut melaju terlalu ke kanan hingga melewati garis marka tengah jalan yang tidak terputus. Karena jarak antar kendaraan sudah sangat dekat dan berada di area tikungan, tabrakan pun tak terhindarkan. Kondisi jalan yang menurun dan menikung di malam hari menjadi faktor yang memperburuk situasi.
Petugas Satlantas Polres Wonogiri yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban. “Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari dan di jalur rawan kecelakaan seperti tikungan dan turunan,” ujarnya.
Baca juga: Sukses Cepat Polisi Ungkap Curanmor di Pracimantoro, Dua Pelaku Termasuk Residivis Diamankan
Anom menambahkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, tetap berada di jalur masing-masing, serta melengkapi diri dengan surat-surat berkendara yang sah. “Keselamatan bersama harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Saat ini kasus kecelakaan tragis tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Wonogiri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna menentukan penyebab pasti dan tanggung jawab hukum.
Kejadian ini menambah catatan panjang kecelakaan di ruas jalan yang kerap menjadi sorotan karena geometri jalan dan volume lalu lintas yang cukup tinggi pada sore hingga malam hari.
Pewarta : Nandang Bramantyo


