Skip to content
15/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Tragedi Mengerikan di Cilacap: Balita 4 Tahun Tewas dalam Kekerasan Seksual Ekstrem, Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal

Tragedi Mengerikan di Cilacap: Balita 4 Tahun Tewas dalam Kekerasan Seksual Ekstrem, Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 minutes read
Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Sebuah peristiwa tragis yang mengguncang masyarakat Jawa Tengah kembali menyoroti kerentanan anak terhadap kekerasan ekstrem. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi dengan tegas mengecam pembunuhan yang disertai kekerasan seksual terhadap seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kabupaten Cilacap. Pelaku, seorang pemuda berusia 23 tahun yang merupakan tetangga korban, diduga terjerumus dalam tindakan keji tersebut akibat kecanduan pornografi yang memicu perilaku menyimpang.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya kasus ini dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Menteri Arifah Fauzi dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan kekerasan seksual ekstrem yang secara nyata melanggar hak hidup anak serta nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kronologi kejadian bermula pada 29 Januari 2026, ketika korban yang masih balita mendatangi rumah tersangka dengan niat polos mengajak adik pelaku untuk bermain bersama. Namun, karena adik tersangka sedang berada di luar bersama orang tuanya, korban justru dipaksa masuk ke dalam rumah. Di situlah tragedi mengerikan terjadi. Keesokan harinya, 30 Januari 2026, jenazah korban ditemukan oleh ayah tersangka dalam kondisi dibungkus dan dimasukkan ke dalam karung, menambah lapisan kengerian pada kasus ini.

Respons aparat penegak hukum mendapat apresiasi khusus dari Menteri PPPA. “Kami mengapresiasi respons cepat Polresta Kota Cilacap yang langsung menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai anak hilang dan berhasil menetapkan tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam,” kata Arifah Fauzi. Langkah sigap ini dinilai sebagai contoh penting dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

Sejak 3 Februari 2026, Kementerian PPPA telah berkoordinasi intensif dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Tengah. Pendampingan terus dilakukan untuk memastikan keluarga korban mendapat dukungan psikososial, sementara proses hukum berjalan secara transparan dan adil sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Baca juga : Pra TMMD Kodim Wonogiri Dimulai: Langkah Awal Optimalkan Pembangunan Desa Kembang

Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa ancaman terhadap keselamatan anak tidak hanya datang dari orang asing, tetapi juga dari lingkungan terdekat. Menteri Arifah menekankan perlunya penguatan edukasi masyarakat, pengawasan ketat terhadap akses konten pornografi, serta peningkatan sistem perlindungan anak di tingkat lokal agar tragedi serupa tidak terulang.

Kejahatan terhadap anak seperti ini bukan hanya persoalan hukum, melainkan kegagalan kolektif dalam menjaga generasi penerus. Penegakan hukum yang tegas dan pendekatan preventif yang komprehensif menjadi keharusan mendesak untuk melindungi setiap anak dari bayang-bayang kekerasan.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pra TMMD Kodim Wonogiri Dimulai: Langkah Awal Optimalkan Pembangunan Desa Kembang
Next: Evakuasi Massal di Padasari: Tanah Bergerak Ancam Keselamatan Ratusan Jiwa, Wakil Bupati Tegal Langsung Turun Tangan

Related Stories

Ribuan Hektar Aset Negara di Kejaksaan Agung

Prabowo Saksikan Pemulihan Rp10,27 Triliun dan Ribuan Hektar Aset Negara di Kejaksaan Agung

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Benteng Terakhir Pantura Hadapi Ancaman Laut yang Mengganas

Giant Sea Wall: Benteng Terakhir Pantura Hadapi Ancaman Laut yang Mengganas

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Zulhas Gerak Cepat Tekan Biaya Pakan Peternak Telur

Zulhas Gerak Cepat Tekan Biaya Pakan Peternak Telur: Bulog Diminta Segera Lepas Ratusan Ribu Ton Jagung Subsidi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Khidmat: Personel Polisi Kawal Keamanan Umat di Putussibau Selatan
  • Polsek Putussibau Selatan Gencar Sosialisasi Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Usia Dini
  • Desakan Audit Segera: Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desak Inspektorat Tapsel Tindak Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Batang Tura
  • Transformasi Militer Era Baru: Seskoad Gelar Seminar Strategis Hadapi Geopolitik dan Disrupsi Teknologi
  • Komnas HAM Dorong Relokasi Pasca Bencana Aceh yang Berkeadilan: Partisipasi Warga Jadi Kunci Utama
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.