Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Gelombang serangan udara berkelanjutan yang dimulai akhir Februari 2026, pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel tidak hanya menyasar instalasi militer konvensional Iran, tetapi juga secara sistematis menghantam jantung aparat keamanan internal rezim—kantor polisi, pusat penahanan, markas intelijen, dan basis milisi Basij. Para pengamat pertahanan menilai langkah ini bukan sekadar operasi militer biasa, melainkan upaya strategis untuk menciptakan kekosongan keamanan yang dapat membuka peluang bagi rakyat Iran sendiri untuk menantang kekuasaan yang telah berlangsung puluhan tahun.

Farzin Nadimi, analis pertahanan senior dari The Washington Institute for Near East Policy yang khusus memantau urusan Iran, menekankan bahwa salah satu sasaran utama operasi ini adalah “membongkar mesin operasional rezim”. Menurutnya, gedung-gedung yang menjadi saksi penahanan, penyiksaan, dan penindasan terhadap ribuan demonstran selama gelombang protes anti-pemerintah—terutama pada Januari lalu—kini menjadi simbol kehancuran. “Bagi banyak warga Iran, melihat bangunan-bangunan itu terbakar bukan hanya kerusakan fisik, melainkan bagian dari proses peluruhan negara polisi yang menindas,” ujar Nadimi.

Di antara target yang paling menonjol adalah markas Thar-Allah, unit elite Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di Teheran yang selama ini bertanggung jawab atas pertahanan ibu kota dan pengendalian kerusuhan massal. Video yang dirilis militer Israel menunjukkan serangan presisi terhadap fasilitas ini, yang menurut sumber intelijen Barat telah menjadi pusat koordinasi antara intelijen, polisi anti huru-hara, dan milisi Basij—kelompok paramiliter beranggotakan sekitar satu juta orang yang kerap dikerahkan untuk membubarkan demonstrasi dengan kekerasan ekstrem.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, menyatakan bahwa operasi ini menyasar “ancaman militer dan teror terhadap warga sipil kami”, sekaligus “elemen-elemen aparat keamanan Iran yang bertanggung jawab menekan rakyatnya sendiri”. Pernyataan ini mencerminkan pergeseran narasi: dari sekadar pertahanan diri menjadi intervensi yang secara terbuka mendukung perubahan dari dalam.

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menyebut serangan ini sebagai “kesempatan bersejarah” bagi rakyat Iran untuk mengakhiri pemerintahan mereka. Namun, keduanya belum memberikan penjelasan konkret mengenai bagaimana warga sipil tanpa senjata dapat menghadapi sisa-sisa pasukan keamanan yang masih bersenjata lengkap. Pertanyaan ini menjadi krusial di tengah laporan tentang blackout internet nasional, pemblokiran jalan raya di Teheran, dan upaya rezim untuk mempertahankan “stabilitas bersenjata” melalui pos pemeriksaan dan mobilisasi Basij.

Baca juga : Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Para analis menilai bahwa dampak simbolis dari penghancuran pusat-pusat penindasan ini jauh lebih besar daripada kerusakan materiil semata. Bagi korban protes masa lalu—yang mengalami penahanan sewenang-wenang, pemukulan, dan penganiayaan—serangan ini dapat menjadi pemicu emosional yang kuat. Namun, risiko juga mengintai: jika kekosongan keamanan tidak diisi oleh gerakan sipil yang terorganisir, kekacauan justru bisa memperkuat faksi garis keras di dalam rezim atau memicu perpecahan internal yang lebih dalam.

Hingga kini, belum ada tanda jelas bahwa serangan-serangan ini telah memicu gelombang pemberontakan massal di jalanan Iran. Rezim tampaknya masih mampu mempertahankan kendali melalui pemadaman komunikasi dan penempatan pasukan. Meski demikian, strategi pelemahan aparat keamanan internal ini menandai babak baru dalam konflik: bukan hanya perang antarnegara, melainkan upaya sadar untuk meruntuhkan fondasi represi dari dalam, sembari menanti apakah rakyat Iran akan mengambil momentum tersebut.

Konflik ini terus berkembang dengan cepat, dan implikasi jangka panjangnya—baik bagi stabilitas regional maupun masa depan Iran pasca-rezim saat ini—masih jauh dari jelas.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global
Next: Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.