Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Lebanon di Ambang Jurang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yerusalem — Dalam rentetan eskalasi yang dimulai sejak akhir pekan lalu, front Lebanon kembali menjadi titik panas baru di tengah gejolak perang yang lebih luas melibatkan Iran. Serangan balasan Hizbullah terhadap Israel—yang dipicu oleh pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei—telah memaksa Israel memperluas operasi darat di Lebanon selatan, sekaligus membuka perdebatan sengit tentang masa depan stabilitas negara yang rapuh itu.

Pada hari Selasa, pasukan Israel mengumumkan penguasaan sejumlah posisi strategis tambahan di wilayah selatan Lebanon, melampaui lima pos militer yang telah mereka pertahankan sejak gencatan senjata November 2024. Langkah ini diklaim sebagai upaya preventif untuk memperkuat pertahanan kota-kota perbatasan Israel utara dari potensi infiltrasi dan tembakan roket. Evakuasi massal diberlakukan terhadap puluhan desa di sepanjang perbatasan, memaksa puluhan ribu warga Lebanon meninggalkan rumah mereka dalam waktu singkat.

Analis militer menilai manuver darat ini bukan sekadar respons defensif, melainkan sinyal potensi ekspansi operasi yang lebih dalam—mirip dengan invasi skala besar tahun 2024 yang sempat melemahkan struktur komando Hizbullah secara signifikan. Kelompok yang didukung Iran itu memang telah kehilangan banyak pemimpin senior dan ribuan kombatan, sehingga kemampuannya kini jauh dari puncak kekuatan dulu. Namun, serangan drone dan roket kecil yang diluncurkan dalam dua hari terakhir menunjukkan bahwa Hizbullah masih mampu melakukan aksi simbolis yang memprovokasi respons keras.

Di sisi lain, pemerintah Lebanon menghadapi dilema eksistensial. Perdana Menteri Nawaf Salam secara tegas mengutuk tindakan Hizbullah sebagai langkah “tidak bertanggung jawab” yang menyeret negara ke dalam konflik regional yang tidak diinginkan mayoritas rakyat Lebanon. Instruksi darurat dikeluarkan kepada angkatan bersenjata Lebanon untuk mencegah segala aktivitas militer dari wilayah negara, termasuk upaya percepatan penyitaan senjata Hizbullah di utara Sungai Litani—meski efektivitas langkah ini masih dipertanyakan mengingat pengaruh historis kelompok tersebut.

Korban jiwa di Lebanon terus bertambah akibat gelombang serangan udara Israel yang menyasar berbagai wilayah, termasuk pinggiran selatan Beirut—basis tradisional pendukung Hizbullah. Data sementara dari otoritas kesehatan setempat mencatat puluhan korban tewas dan ratusan luka-luka sejak Senin malam. Badan pengungsi PBB melaporkan hampir 30.000 orang telah terdaftar di tempat penampungan sementara, sementara ribuan lainnya mengungsi secara mandiri ke sekolah, masjid, bahkan ke wilayah Suriah tetangga.

Baca juga : Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Pejabat senior Hizbullah menegaskan bahwa “fase kesabaran telah usai” dan menyatakan kesiapan menghadapi “perang terbuka” jika Israel terus melancarkan agresi. Pernyataan ini mencerminkan upaya mempertahankan kredibilitas di mata pendukungnya, meski dalam kondisi yang jauh lebih lemah dibandingkan sebelumnya.

Eskalasi ini tidak hanya mengancam Lebanon yang sudah terpuruk secara ekonomi dan politik, tetapi juga memperumit dinamika regional pasca-pembunuhan Khamenei. Dengan Hizbullah yang kini terlibat—meski secara terbatas—konflik berpotensi meluas menjadi front multi-arah, di mana Lebanon sekali lagi menjadi korban sampingan dari persaingan kekuatan besar.

Israel mengatakan militernya telah merebut wilayah di Lebanon selatan saat pertempuran dengan milisi Hizbullah yang didukung Iran berlanjut untuk hari kedua.

Sementara komunitas internasional mendesak pengendalian diri, realitas di lapangan menunjukkan bahwa ruang diplomasi semakin sempit. Pertanyaan krusial kini: apakah operasi Israel akan terbatas pada “lapisan keamanan tambahan”, atau justru menjadi awal dari babak baru pendudukan parsial yang dapat mengubah peta geopolitik Lebanon untuk waktu lama?

Konflik ini mengingatkan kita pada siklus kekerasan yang berulang di perbatasan utara Israel, di mana gencatan senjata sering kali hanya menjadi jeda sementara sebelum ledakan berikutnya. Bagi rakyat Lebanon yang lelah perang, hari-hari mendatang membawa ketidakpastian yang semakin dalam.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?
Next: Pujakesuma Lampung Barat Gelar Bakti Sosial Ramadhan: Berbagi Takjil, Sembako, dan Doa di Pinggir Jalan

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.