Skip to content
16/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Rehabilitasi Kasus ASDP: Prabowo Kirim Sinyal Introspeksi bagi Penegak Hukum

Rehabilitasi Kasus ASDP: Prabowo Kirim Sinyal Introspeksi bagi Penegak Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Prabowo Kirim Sinyal Introspeksi bagi Penegak Hukum
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 28 November 2025 – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas) Otto Hasibuan menafsirkan penerbitan rehabilitasi oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kasus ASDP sebagai sinyal keras bagi seluruh aparat penegak hukum untuk melakukan refleksi mendalam terhadap praktik penegakan hukum yang selama ini berjalan.

“Secara umum, kita mungkin bisa menafsirkan demikian. Tetapi dari situlah, dalam bernegara ini, kita harus melihat apakah para penegak hukum melihat sinyal yang diberikan Presiden ini seperti apa,” ujar Otto Hasibuan usai menemui Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat siang.

Menurut Otto, perbedaan pandangan yang tajam antara jaksa penuntut umum, penasihat hukum, dan terdakwa merupakan fenomena lumrah dalam sistem peradilan pidana. Setiap pihak, katanya, bekerja berdasarkan keyakinan dan alat bukti yang diyakini sah menurut versinya masing-masing. Pengadilan tetap menjadi institusi akhir yang menentukan kebenaran formil dan materil suatu perkara.

“Bisa saja jaksa meyakini suatu perbuatan memenuhi unsur pidana berdasarkan bukti A, B, C. Namun di persidangan, majelis hakim justru berkesimpulan sebaliknya karena penilaian yang berbeda terhadap bobot pembuktian yang sama,” jelasnya.

Namun, lanjut Otto, ketika putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) masih menyisakan kegelisahan publik karena dianggap tidak mencerminkan rasa keadilan substantif, maka kewenangan konstitusional Presiden menjadi relevan sebagai katup pengaman terakhir sistem hukum nasional.

“Dalam konteks itulah hak prerogatif Presiden untuk memberikan rehabilitasi muncul sebagai instrumen korektif. Presiden memiliki kewenangan menilai kembali secara holistik—bukan hanya aspek hukum formil, tetapi juga aspek keadilan, kemanusiaan, dan kepentingan bangsa,” tegas Otto.

Baca juga : Penyelundupan Ore Nikel di Perairan Sultra Digagalkan KRI Pari-849, Muatan 10.005 Ton Diamankan

Ia menambahkan, penggunaan hak prerogatif tersebut bukanlah intervensi terhadap independensi yudikatif, melainkan pelaksanaan checks and balances konstitusional yang diatur Pasal 14 ayat (2) UUD 1945. Presiden, dalam hal ini, bertindak sebagai penjaga konstitusi yang memastikan tidak ada warga negara yang menjadi korban kesalahan fatal sistem peradilan.

“Di sini Presiden melihat mana yang baik, mana yang tidak. Ini kewenangan beliau untuk itu,” tandasnya.

Pernyataan Otto Hasibuan ini menjadi yang pertama dari level wakil menteri koordinator yang secara eksplisit menyebut rehabilitasi kasus ASDP sebagai “sinyal introspeksi” bagi jaksa, penyidik, dan hakim. Pengamat hukum tata negara menilai langkah Presiden tersebut berpotensi membuka diskursus baru mengenai batas-batas hak prerogatif kepala negara di era reformasi, sekaligus memaksa institusi penegak hukum melakukan evaluasi internal terhadap kualitas pembuktian dan sensitivitas terhadap rasa keadilan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Wamenko Kumham Imipas tersebut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyelundupan Ore Nikel di Perairan Sultra Digagalkan KRI Pari-849, Muatan 10.005 Ton Diamankan
Next: Prabowo Targetkan 288 Ribu Sekolah Terima Layar Interaktif Digital pada Januari 2026: Lompatan Besar Menuju Pendidikan Berbasis Teknologi Merata

Related Stories

BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan

BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan, Fokus Intervensi Gizi Sejak Masa Kehamilan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Senjata Hukum Baru untuk Bongkar Akar Mafia Tanah

KUHP Baru, Senjata Hukum Baru untuk Bongkar Akar Mafia Tanah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan, Fokus Intervensi Gizi Sejak Masa Kehamilan
  • SE2026 Jadi Fondasi Baru Pembangunan Berbasis Data, Kolaborasi Publik Kunci Keberhasilan
  • 340 Jemaah Haji Padangsidimpuan Kembali ke Tanah Air, Momentum Penguatan Nilai Sosial dan Keagamaan
  • Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Bangun Keakraban Lewat Lapangan Sepak Takraw
  • Razzia Obat Keras di Pedesaan Wonogiri: Sat Resnarkoba Bongkar Peredaran Pil Yarindo Ilegal
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .