Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pengamanan Humanis di Balik Unjuk Rasa Buruh Jakarta: Strategi Kepolisian dalam Menjaga Ruang Demokrasi

Pengamanan Humanis di Balik Unjuk Rasa Buruh Jakarta: Strategi Kepolisian dalam Menjaga Ruang Demokrasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Strategi Kepolisian dalam Menjaga Ruang Demokrasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 17 November 2025 – Dalam konteks dinamika sosial-ekonomi pasca-pandemi yang masih memengaruhi sektor ketenagakerjaan di Indonesia, unjuk rasa massal yang digelar Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta serta elemen masyarakat pendukungnya di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin pagi, menjadi sorotan utama. Aksi ini, yang diperkirakan melibatkan ribuan peserta, menyoroti isu-isu krusial seperti upah layak, perlindungan hak buruh, dan kebijakan ketenagakerjaan nasional. Namun, di balik tuntutan tersebut, pendekatan pengamanan yang diterapkan aparat kepolisian menawarkan perspektif akademis menarik mengenai evolusi manajemen kerumunan dalam ruang publik demokratis.

Penelitian kontemporer di bidang ilmu kepolisian dan studi konflik sosial, seperti yang dikembangkan oleh para ahli di Universitas Indonesia dan lembaga internasional seperti International Association of Chiefs of Police, menekankan pentingnya pendekatan “policing by consent” – di mana aparat tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga fasilitator dialog. Hal ini tercermin dalam pengerahan 1.963 personel gabungan yang difokuskan pada pelayanan humanis, bukan konfrontasi. Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, sebagai komandan lapangan, menegaskan komitmen ini dengan menyatakan bahwa seluruh personel dilarang membawa senjata api, sebuah langkah preventif untuk mencegah eskalasi kekerasan yang sering kali menjadi risiko dalam demonstrasi skala besar.

Dari sudut pandang teori manajemen risiko publik, strategi ini dapat dianalisis sebagai bentuk de-eskalasi proaktif. Personel tidak hanya bertugas mengamankan perimeter, tapi juga memberikan ruang ekspresi aspirasi yang aman dan nyaman. “Pendekatan ini mencerminkan pergeseran paradigma dari model represif era Orde Baru menuju model partisipatif di era reformasi,” ujar seorang pengamat keamanan urban dari kalangan akademisi yang enggan disebut namanya, dalam wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa absennya senjata api bukan sekadar taktis, melainkan simbolik untuk membangun kepercayaan mutual antara negara dan masyarakat sipil.

Lebih lanjut, imbauan Susatyo kepada orator dan peserta aksi untuk menjaga bijaksana dalam berbicara serta menghindari tindakan destruktif – seperti pelemparan benda, pembakaran ban, atau perusakan fasilitas – menggarisbawahi prinsip etika demonstrasi. Ini selaras dengan kerangka hukum Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang menekankan tanggung jawab bersama. Dalam analisis sosiologis, tindakan provokatif sering kali menjadi pemicu spiral kekerasan, sebagaimana terlihat dalam kasus-kasus historis seperti Kerusuhan Mei 1998. Oleh karena itu, ajakan untuk saling menghormati dan menolak provokasi bukan hanya seruan moral, tapi strategi preventif berbasis bukti empiris dari studi kasus global, termasuk gerakan Occupy Wall Street di Amerika Serikat atau protes Yellow Vests di Prancis.

Aspek logistik pengamanan juga patut dicermati. Rekayasa lalu lintas situasional yang diterapkan mengikuti dinamika lapangan menunjukkan fleksibilitas operasional yang adaptif terhadap variabel tak terduga, seperti kepadatan massa atau cuaca. Masyarakat umum diimbau memanfaatkan rute alternatif, sebuah langkah yang tidak hanya meminimalkan gangguan ekonomi di pusat ibu kota, tapi juga mendukung prinsip inklusivitas ruang publik. Dari perspektif urban planning, kawasan Monas sebagai simbol nasionalisme sering menjadi episentrum kontestasi sosial, sehingga pengelolaan ini berkontribusi pada keberlanjutan fungsi kota sebagai ruang dialog, bukan arena konflik.

Baca juga : Temuan Kualitas Rendah pada Proyek Jalan Bulukerto-Poncol Senilai Rp5,9 Miliar di Wonogiri: Ketidaksesuaian Spesifikasi dan Implikasi Jangka Panjang

Secara keseluruhan, unjuk rasa ini berpotensi menjadi model sukses manajemen demonstrasi di tengah tantangan polarisasi sosial. Jika berlangsung tanpa insiden, ia akan memperkuat narasi bahwa demokrasi Indonesia mampu mengakomodasi dissent tanpa kekerasan. Namun, keberhasilan ini bergantung pada komitmen kolektif: dari kepolisian yang profesional hingga peserta aksi yang bertanggung jawab. Penelitian lanjutan di bidang ini diharapkan dapat menghasilkan panduan kebijakan yang lebih komprehensif, terutama di era digital di mana informasi cepat menyebar dan berpotensi memicu eskalasi.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ekspor Farmasi dan Kosmetik Indonesia: Validasi Global atas Inovasi Lokal Berbasis Keberlanjutan
Next: Temuan Bahan Berbahaya di Pasar Tradisional Denpasar: Risiko Kesehatan Masyarakat Jelang Perayaan Galungan dan Kuningan

Related Stories

Waspada Modus Penipuan Berulang

Waspada Modus Penipuan Berulang: DJPb Bengkulu Peringatkan Pemda soal Dokumen Fiktif Dana Bagi Hasil

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Jambi Siap Genjot Produksi Padi

Jambi Siap Genjot Produksi Padi: Target Luas Tambah Tanam 538 Hektare di 2026 Dorong Swasembada Pangan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Jejak Maut PD II di Biak

Jejak Maut PD II di Biak: Mortir dan Amunisi Berbahaya Masih Mengintai

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Screening TB Paru, Jaga Kebugaran Bhabinkamtibmas sebagai Ujung Tombak Masyarakat
  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.