Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Temuan Bahan Berbahaya di Pasar Tradisional Denpasar: Risiko Kesehatan Masyarakat Jelang Perayaan Galungan dan Kuningan

Temuan Bahan Berbahaya di Pasar Tradisional Denpasar: Risiko Kesehatan Masyarakat Jelang Perayaan Galungan dan Kuningan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Risiko Kesehatan Masyarakat Jelang Perayaan Galungan dan Kuningan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Denpasar, 17 November 2025 – Dalam upaya pengawasan intensif menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar mengidentifikasi enam produk makanan yang mengandung zat kimia berbahaya di Pasar Kreneng. Temuan ini mencerminkan kerentanan rantai pasok pangan lokal terhadap praktik produksi tidak aman, dengan implikasi signifikan terhadap kesehatan konsumen dan integritas tradisi ritual Bali.

Pemeriksaan yang dilakukan pada Senin pagi melibatkan pengambilan 22 sampel produk secara selektif, berdasarkan observasi visual terhadap kondisi fisik dan kemasan yang mencurigakan. Sampel tersebut mewakili empat kategori potensial kontaminan: rhodamin B (pewarna tekstil sintetis), formalin (pengawet kimia), boraks, dan metanil yellow. Dari total sampel, 27% atau enam item terdeteksi positif, terdiri dari tiga kasus formalin dan tiga kasus rhodamin B. Secara spesifik, produk teri medan, cumi kering, dan cumi basah menunjukkan kandungan formalin dengan konsentrasi hingga 13,5%, sementara terasi lombok dari tiga varian berbeda positif rhodamin B, ditandai dengan pembentukan cincin pink pada lapisan permukaan larutan uji.

Kepala BBPOM Denpasar, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, menekankan bahwa pengujian rhodamin B pada 10 sampel—termasuk terasi lombok, jajan kukus, jaja begina, arum manis, biji pink daluman, serta berbagai jajan Bali untuk upakara—difokuskan pada produk berwarna mencolok yang rawan penyalahgunaan pewarna non-pangan. Delapan sampel lain, seperti cumi dan sudang lepet, diuji untuk formalin, sementara kerupuk dan roti kukus diperiksa terhadap boraks serta metanil yellow. “Pendekatan ini berbasis risiko, memprioritaskan item dengan volume penjualan tinggi selama periode ritual,” ungkap Aryapatni.

Secara ilmiah, rhodamin B—senyawa azo yang biasa digunakan dalam industri tekstil—berpotensi karsinogenik dan dapat menyebabkan gangguan hati serta ginjal pada paparan kronis, sebagaimana didokumentasikan dalam studi toksikologi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Formalin, atau larutan formaldehida, diketahui bersifat iritan dan karsinogen, dengan ambang batas aman nol untuk konsumsi manusia menurut regulasi nasional. Temuan ini menyoroti celah dalam pengawasan hulu, terutama pada produk impor atau produksi skala kecil di luar Bali, di mana tidak ada deteksi kontaminan pada jajan upakara esensial untuk sajen.

Respons kebijakan BBPOM mengadopsi pendekatan edukatif daripada represif: produk tidak disita untuk menghindari kerugian ekonomi pedagang, melainkan diarahkan untuk penghentian penjualan, pengembalian ke pemasok, dan pelacakan sumber produksi. Langkah ini sejalan dengan prinsip pembinaan preventif, meski menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas jangka panjang tanpa sanksi tegas. Kepala Unit Pasar Kreneng, I Gusti Ngurah Arya Kusuma, menyatakan komitmen pengawasan lanjutan, termasuk evaluasi berkala untuk mencegah rekurensi. “Kami akan terapkan mekanisme teguran berulang dan monitoring harian,” katanya, mengakui dinamika ‘kucing-kucingan’ dengan pedagang.

Baca juga : Pengamanan Humanis di Balik Unjuk Rasa Buruh Jakarta: Strategi Kepolisian dalam Menjaga Ruang Demokrasi

Dari perspektif kesehatan masyarakat, insiden ini menggarisbawahi urgensi literasi konsumen, khususnya dalam konteks budaya Bali di mana Galungan dan Kuningan melibatkan konsumsi massal jajan ritual. Aryapatni merekomendasikan protokol KLIK—Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa—sebagai alat sederhana verifikasi, ditambah penilaian higienitas lingkungan penjualan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa produk non-lokal cenderung berisiko lebih tinggi, menyarankan integrasi pengawasan lintas wilayah untuk mitigasi.

Temuan BBPOM ini tidak hanya menjadi peringatan musiman, tetapi juga katalisator diskusi akademis tentang ketahanan sistem pangan tradisional terhadap ancaman kimia modern. Di tengah euforia perayaan, masyarakat diimbau untuk memprioritaskan sumber terverifikasi, memastikan esensi spiritual Galungan tetap terjaga tanpa kompromi kesehatan.

Pewarta : Kade NAL

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pengamanan Humanis di Balik Unjuk Rasa Buruh Jakarta: Strategi Kepolisian dalam Menjaga Ruang Demokrasi
Next: Upacara Penobatan Raja Baru Keraton Surakarta: Legitimasi Tradisi di Tengah Patahan Keluarga

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.