Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Indonesia Sukses Repatriasi 54 WNI dari Kawasan Rawan Penipuan Daring di Perbatasan Myanmar-Thailand

Pemerintah Indonesia Sukses Repatriasi 54 WNI dari Kawasan Rawan Penipuan Daring di Perbatasan Myanmar-Thailand

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Pemerintah Indonesia Sukses Repatriasi 54 WNI
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 13 Desember 2025 – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), kembali berhasil memfasilitasi kepulangan 54 warga negara Indonesia (WNI) dari wilayah perbatasan Myanmar-Thailand. Kerja sama intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon dan Bangkok menjadi kunci kelancaran proses ini, yang menandai gelombang kedua repatriasi dari kawasan tersebut.

Kelompok WNI tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu dini hari, 13 Desember 2025, sekitar pukul 05.30 WIB. Sesampainya di Indonesia, mereka segera diserahkan kepada otoritas terkait untuk menjalani proses asesmen, pendampingan psikososial, dan reintegrasi masyarakat guna memastikan pemulihan yang optimal pasca pengalaman traumatis.

Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, dalam pernyataan resminya di Jakarta pada hari yang sama, repatriasi ini merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam melindungi WNI yang terdampak penindakan hukum oleh otoritas Myanmar terhadap jaringan penipuan daring (online scamming) dan perjudian daring di wilayah Myawaddy. Operasi penegakan hukum tersebut telah mengamankan total 349 WNI, di mana hingga 9 Desember 2025, masih terdapat 302 individu yang berada dalam tahap pemulangan bertahap.

“Prioritas saat ini diberikan kepada WNI yang menyatakan kesiapan untuk menanggung biaya transportasi pulang secara mandiri, sebagai upaya mempercepat proses di tengah keterbatasan sumber daya dan dinamika keamanan di lapangan,” ungkap Mewengkang. Ia menambahkan bahwa gelombang pertama repatriasi telah berhasil memulangkan 56 WNI pada 8 Desember 2025, dengan rute lintas darat melalui Jembatan Persahabatan Myanmar-Thailand Nomor 2, sebelum diterima oleh KBRI Bangkok di Mae Sot dan diterbangkan ke Jakarta via Bangkok keesokan harinya.

Kasus ini mencerminkan pola berulang di kawasan Asia Tenggara timur, di mana ribuan migran, termasuk dari Indonesia, menjadi korban perekrutan ilegal untuk bekerja di pusat-pusat operasi kriminal transnasional. Banyak WNI tertarik janji pekerjaan bergaji tinggi, namun berujung pada eksploitasi, penyanderaan, dan keterlibatan paksa dalam aktivitas ilegal. Situasi diperburuk oleh konflik internal di Myanmar yang membuat akses dan evakuasi semakin kompleks.

Baca juga : Rencana Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza: Langkah Menuju Perdamaian Berkelanjutan?

Kementerian Luar Negeri kembali menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur migrasi resmi bagi calon pekerja migran Indonesia. “Langkah resmi tidak hanya menjamin perlindungan hukum, tetapi juga mencegah risiko penipuan, eksploitasi tenaga kerja, serta konsekuensi hukum yang dapat berdampak jangka panjang bagi individu dan keluarga,” tegas Mewengkang. Ia juga memastikan bahwa pemantauan situasi di lapangan akan terus dilakukan untuk menjamin pemulangan seluruh WNI yang tersisa berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi dengan baik.

Upaya diplomatik ini menunjukkan efektivitas koordinasi lintas institusi dan bilateral, sekaligus menjadi pengingat akan perlunya penguatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya migrasi tidak resmi di era digital yang rentan terhadap kejahatan siber lintas batas.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rencana Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza: Langkah Menuju Perdamaian Berkelanjutan?
Next: Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi

Related Stories

Latsarmil Tak Hanya Latihan Militer

ASN Komcad: Latsarmil Tak Hanya Latihan Militer, tapi Juga Akselerator Karier dan Pembentuk Karakter

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Koordinasi PU-BGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gizi di Wilayah Terdepan

Koordinasi PU-BGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gizi di Wilayah Terdepan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Zulhas Pastikan Pupuk Nasional Aman

Zulhas Pastikan Pupuk Nasional Aman: Reformasi Subsidi Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Geopolitik Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
  • Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon
  • Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa
  • Desta, Vino, dan Tora Hidupkan Kembali Semangat Persahabatan Warkop DKI di Layar Lebar
  • Harry Kane Cetak Gol Sundulan, Inggris Menang Tipis atas Selandia Baru di Laga Pemanasan Piala Dunia 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.