Skip to content
19/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Genjot Optimalisasi Perkebunan Hortikultura: Alokasi Rp9,95 Triliun untuk Benih dan Bibit, Target 1,6 Juta Lapangan Kerja

Pemerintah Genjot Optimalisasi Perkebunan Hortikultura: Alokasi Rp9,95 Triliun untuk Benih dan Bibit, Target 1,6 Juta Lapangan Kerja

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Pemerintah Genjot Optimalisasi Perkebunan Hortikultura
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 10 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana agresif pemerintah untuk mengoptimalkan pengembangan perkebunan hortikultura di seluruh Indonesia. Pengumuman ini disampaikan pasca-rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, menandai langkah strategis awal kabinet baru dalam mengaddress isu pangan dan ekonomi pedesaan.

Berbeda dari pendekatan konvensional yang sering terfokus pada produksi pangan pokok, program ini menekankan integrasi nilai tambah domestik melalui komoditas perkebunan seperti kakao, kopi, kelapa dalam, mente, dan pala. “Kami dapat Rp9,95 triliun. Kita akan berikan benih, bibit, pada seluruh pertanian Indonesia, kakao, kopi, kelapa dalam, mente, pala,” ujar Andi Amran dalam konferensi pers di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis (9/10/2025). Anggaran ini, yang bersumber dari pemulihan anggaran pasca-pemilu, direncanakan untuk diserap sepenuhnya melalui penyediaan input produksi gratis bagi petani, mencerminkan paradigma shift dari subsidi langsung ke investasi infrastruktur tanaman tahunan.

Program optimalisasi ini menargetkan 800.000 hektare lahan di berbagai provinsi, dengan distribusi gratis untuk mendorong partisipasi petani kecil. Andi Amran menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar ekspansi lahan, melainkan mekanisme penciptaan ekosistem ekonomi berkelanjutan. “Itu (perkebunan hortikultura) kurang lebih 800 ribu hektare seluruh Indonesia, dan itu gratis. Akan membukakan lapangan kerja 1,6 juta orang dalam waktu paling lambat 2 tahun,” katanya.

Dari perspektif akademis, pendekatan ini selaras dengan teori pembangunan pedesaan ala Amartya Sen, di mana akses terhadap sumber daya produktif seperti benih berkualitas tinggi dapat memutus rantai kemiskinan struktural. Estimasi lapangan kerja sebanyak 1,6 juta orang – setara dengan 2 orang per hektare berdasarkan model tenaga kerja intensif hortikultura – diproyeksikan tercapai melalui siklus tanam cepat, seperti kopi dan kakao yang mencapai masa produktif dalam 18-24 bulan. Hal ini berpotensi menurunkan tingkat pengangguran pedesaan, yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) masih mencapai 5-7% di wilayah pertanian.

Mentan menegaskan bahwa program ini bertujuan menjaga “added value” tetap di dalam negeri, menghindari ekspor bahan mentah yang sering merugikan petani. “Added value-nya harus ada di Indonesia. Kalau ini kita lakukan terus-menerus, membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, kemudian meningkatkan kesejahteraan, kemudian mengurangi pengangguran,” tambahnya. Langkah ini juga mendukung visi ketahanan pangan Prabowo, di mana hortikultura perkebunan dilihat sebagai pilar diversifikasi dari beras dan jagung, sekaligus kontribusi terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2 (Zero Hunger) dan 8 (Decent Work and Economic Growth).

Baca juga : Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3 oleh PT Hwa Seuang Indonesia di Jepara: Kajian Hukum Lingkungan

Dengan implementasi yang dijadwalkan mulai kuartal pertama 2026, program ini diharapkan memberikan dampak multiplikat: peningkatan ekspor olahan seperti kopi premium dan minyak kelapa, serta pengurangan impor bibit yang selama ini mencapai miliaran rupiah. Pengamat pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyambut positif, meski menyarankan monitoring ketat untuk menghindari isu degradasi lahan di daerah rawan seperti Sumatera dan Sulawesi.

Inisiatif ini menjadi bukti komitmen pemerintah baru dalam mengintegrasikan agronomi dengan ekonomi inklusif, potenzial merevitalisasi sektor perkebunan yang selama pandemi mengalami kontraksi hingga 2,5%. Pembaruan terkait akan dipantau melalui laporan triwulanan Kementerian Pertanian.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3 oleh PT Hwa Seuang Indonesia di Jepara: Kajian Hukum Lingkungan
Next: BPJS Kesehatan Wujudkan Layanan JKN Optimal melalui Groundbreaking Kantor Cabang Cikarang

Related Stories

Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik

Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik: Tantangan Pemda Pasca-April 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Ribuan Hektar Aset Negara di Kejaksaan Agung

Prabowo Saksikan Pemulihan Rp10,27 Triliun dan Ribuan Hektar Aset Negara di Kejaksaan Agung

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Benteng Terakhir Pantura Hadapi Ancaman Laut yang Mengganas

Giant Sea Wall: Benteng Terakhir Pantura Hadapi Ancaman Laut yang Mengganas

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Menuju Kedaulatan Pangan: Strategi Hilirisasi dan Sentuhan Teknologi Tepat Guna di SMKN 1 Tulungagung
  • Reorientasi Ekosistem Permuseuman: Menakar Strategi Fadli Zon Menembus Demografi Gen Z dan Kemandirian Finansial
  • Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik: Tantangan Pemda Pasca-April 2026
  • Menilik Akar Kejahatan Narkoba di Barumun: Ketika Usia Produktif Terjebak dalam Pusaran Sabu
  • Refleksi Harkitnas 2026 di Kepatihan Yogyakarta dalam Menghalau Polarisasi dan Kerentanan Siber
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.