Skip to content
16/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menteri PPPA Soroti Dampak Ganda Kekerasan Sekolah yang Terviralisasi: Dari Pukulan Fisik hingga Trauma Digital

Menteri PPPA Soroti Dampak Ganda Kekerasan Sekolah yang Terviralisasi: Dari Pukulan Fisik hingga Trauma Digital

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Dari Pukulan Fisik hingga Trauma Digital
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan bahwa peristiwa kekerasan fisik antarpeserta didik di sebuah SMP di Purworejo, Jawa Tengah, yang terekam dan menyebar luas di media sosial, mencerminkan ancaman ganda: kekerasan langsung di dunia nyata dan kerentanan anak terhadap eksploitasi konten di dunia digital.

“Rekaman yang beredar itu bukan sekadar dokumentasi kekerasan, melainkan juga menjadi alat viktimisasi sekunder bagi korban dan pelaku yang sama-sama masih anak,” ujar Menteri Arifah Fauzi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Menurutnya, penyebaran video kekerasan tersebut telah memperluas dampak psikologis, tidak hanya pada korban yang mengalami luka fisik, tetapi juga pada pelaku yang kini menghadapi tekanan publik di usia yang masih sangat rentan. Hal ini, lanjutnya, menunjukkan urgensi penguatan literasi digital sebagai bagian integral dari pencegahan kekerasan anak.

Kementerian PPPA, melalui koordinasi intensif dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Purworejo, memastikan korban telah mendapat pendampingan psikolog klinis dan pemeriksaan medis lengkap termasuk CT scan. Proses hukum terhadap pelaku yang masih di bawah umur juga diawasi ketat agar tetap berjalan sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

“Pendekatan restoratif tetap menjadi prioritas, namun kita tidak boleh abai bahwa penyebaran video telah menciptakan trauma baru yang bersifat permanen karena sifat internet yang tidak pernah benar-benar menghapus jejak,” tegas Menteri Arifah.

Ia menekankan bahwa pencegahan kekerasan anak di era digital tidak lagi cukup dengan penguatan pengawasan fisik di sekolah, melainkan harus diimbangi dengan pendidikan yang mengajarkan tiga kompetensi utama: pengelolaan emosi, pemahaman batas privasi orang lain, dan kesadaran konsekuensi hukum serta etika dari tindakan merekam dan menyebarkan konten kekerasan.

“Prinsip ‘saring sebelum sharing’ dan ‘caring sebelum recording’ harus menjadi kebiasaan baru bagi anak-anak kita,” imbuhnya.

Menteri juga mengajak guru dan orang tua untuk bertransformasi dari sekadar pengawas menjadi pendamping aktif dalam membentuk pola interaksi digital yang sehat. Ia menyoroti bahwa banyak kasus kekerasan sekolah yang terekam justru dilakukan oleh teman sebaya yang hadir di lokasi, menunjukkan masih rendahnya empati digital di kalangan anak.

Baca juga : Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Raih Gelar Super 500 Pertama, Tegaskan Status Penantang Baru Ganda Putra Indonesia

Untuk mendorong pelaporan yang lebih cepat, Kementerian PPPA kembali mengingatkan masyarakat bahwa layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 tersedia 24 jam melalui telepon, WhatsApp 08111-129-129, maupun laman laporsapa129.kemenpppa.go.id.

“Setiap laporan adalah langkah nyata menyelamatkan anak dari lingkaran kekerasan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi di balik layar gawai,” tutup Menteri Arifah Fauzi.

Peristiwa di Purworejo ini menambah daftar panjang kasus kekerasan anak yang menjadi viral dalam dua tahun terakhir, sekaligus menjadi pengingat bahwa perlindungan anak kini harus berjalan di dua ranah sekaligus: dunia fisik dan dunia maya yang semakin tak terpisahkan.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Raih Gelar Super 500 Pertama, Tegaskan Status Penantang Baru Ganda Putra Indonesia
Next: Jawa Timur Bidik Posisi Sentral Ekosistem Halal Global Lewat Sinergi Multi-Pihak

Related Stories

BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan

BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan, Fokus Intervensi Gizi Sejak Masa Kehamilan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Senjata Hukum Baru untuk Bongkar Akar Mafia Tanah

KUHP Baru, Senjata Hukum Baru untuk Bongkar Akar Mafia Tanah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan, Fokus Intervensi Gizi Sejak Masa Kehamilan
  • SE2026 Jadi Fondasi Baru Pembangunan Berbasis Data, Kolaborasi Publik Kunci Keberhasilan
  • 340 Jemaah Haji Padangsidimpuan Kembali ke Tanah Air, Momentum Penguatan Nilai Sosial dan Keagamaan
  • Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Bangun Keakraban Lewat Lapangan Sepak Takraw
  • Razzia Obat Keras di Pedesaan Wonogiri: Sat Resnarkoba Bongkar Peredaran Pil Yarindo Ilegal
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .