RI News. Melawi, 16 April 2026 — Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Rabu (15/4/2026) sore hingga malam, kembali menjadi pengingat betapa rentannya infrastruktur jalan di daerah rawan cuaca ekstrem. Sebuah pohon besar tumbang dan sepenuhnya menutup badan jalan provinsi Sintang–Nanga Pinoh di Desa Labang, Kecamatan Belimbing. Akses vital yang menghubungkan dua wilayah tersebut sempat lumpuh total, menyebabkan kemacetan panjang dan membahayakan pengguna jalan yang terjebak di tengah guyuran hujan.
Beruntung, respons aparat kepolisian setempat berlangsung sangat cepat. Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan darurat 110, tim piket Pamapta, Samapta, dan Satlantas Polres Melawi langsung bergerak ke lokasi. Dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali Ipda Rahmad Syahputra Hutagalung, S.H., personel gabungan tiba di tempat kejadian dan segera melakukan evakuasi.
Dengan semangat gotong royong, petugas memotong batang pohon yang melintang dan memindahkannya ke pinggir jalan. Proses pembersihan dilakukan secara manual dan efisien, sambil tetap menjaga keselamatan tim di lapangan. Selain evakuasi, petugas juga mengatur arus lalu lintas secara bergantian untuk mengurai kemacetan yang sudah terbentuk.

Dalam waktu relatif singkat, jalan provinsi yang sempat terisolasi itu kembali normal. Kendaraan bisa melintas dengan aman dan lancar tanpa hambatan berarti. Kecepatan penanganan ini menjadi sorotan karena mencegah potensi kecelakaan lebih lanjut di tengah kondisi jalan basah dan gelap.
Salah seorang warga yang sempat terjebak di lokasi mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. “Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah cepat menangani. Saya sempat kehujanan dan macet cukup lama, tapi sekarang sudah bisa lewat dengan aman dan lancar,” ujarnya saat ditemui seusai kejadian.
Kejadian ini bukan kali pertama pohon tumbang akibat cuaca ekstrem mengganggu lalu lintas di jalur tersebut. Wilayah Melawi, yang sering mendapat peringatan dini dari BMKG terkait hujan lebat dan angin kencang, memang memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama pada musim peralihan.
Polres Melawi mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca buruk. “Hindari berkendara jika tidak mendesak, kurangi kecepatan, dan waspadai pohon-pohon besar di pinggir jalan yang rawan tumbang,” demikian imbauan yang disampaikan pihak kepolisian.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga kelancaran lalu lintas di daerah rawan bencana kecil seperti pohon tumbang. Respons cepat dan profesional seperti ini diharapkan dapat terus menjadi contoh pelayanan publik yang responsif di tengah tantangan cuaca yang semakin tidak menentu.
Pewarta: Lisa Susanti

