RI News. Bogor – Meski pemerintah pusat menegaskan bahwa acara perpisahan atau wisuda siswa tidak wajib, banyak sekolah menengah pertama negeri tetap melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan belajar siswa. Kebijakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 14 Tahun 2023 yang memberi ruang bagi sekolah untuk menyelenggarakan acara perpisahan dengan tetap mematuhi prinsip kesederhanaan dan tanpa membebani orang tua.
Salah satu contoh nyata terlihat di SMP Negeri 1 Jasinga, Kabupaten Bogor. Acara perpisahan siswa kelas IX tahun 2026 berlangsung meriah namun tetap sederhana di halaman sekolah pada Rabu (3/6/2026).
H. Dwi Nurkholis, Ketua Panitia Acara Perpisahan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah melalui proses musyawarah komite sekolah secara matang. “Kami tentunya mengadakan acara wisuda. Sudah melalui tahapan proses melalui mekanisme musyawarah komite, di mana kami tidak memberatkan pada orang tua murid secara finansial, dan acara pun kami laksanakan di lingkungan halaman sekolah,” ungkapnya.

Dwi menambahkan bahwa kehadiran 402 siswa yang terlibat dalam acara ini menunjukkan antusiasme yang tinggi. Bagi para siswa, momen ini menjadi kenangan berharga sebagai tanda perpisahan sekaligus langkah awal menjadi alumni SMP Negeri 1 Jasinga.
“Kami anggap acara perpisahan siswa ini terbilang sukses, dan kami juga mematuhi aturan yang diberikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, serta sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk tidak melakukan study tour keluar daerah seperti tahun-tahun kemarin,” lanjut Dwi.
Baca juga : Jonatan Christie Gagal Raih Mahkota Indonesia Open 2026: Dominasi Victor Lai yang Tak Terduga
Pelaksanaan acara perpisahan yang mengedepankan nilai kesederhanaan ini mencerminkan upaya sekolah dalam menyeimbangkan antara kebutuhan emosional siswa untuk memiliki kenangan sekolah dengan komitmen pemerintah dalam mencegah pemborosan dan aktivitas yang berisiko. Dengan digelar di lingkungan sekolah sendiri, acara ini juga memperkuat rasa memiliki dan kebersamaan di antara siswa, guru, serta orang tua tanpa harus bergantung pada lokasi eksternal yang memerlukan biaya tambahan.
Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menyelenggarakan kegiatan perpisahan yang edukatif, bermakna, dan sesuai dengan semangat kebijakan pendidikan nasional.
Pewarta: A. Muchlis
Tagline : #WisudaSMP, #PerpisahanSekolah, #SMPNegeri1Jasinga, #PendidikanBogor, #KebijakanPendidikan, #DediMulyadi, #KenanganAlumni, #AcaraSederhana, #MusyawarahKomite, #PendidikanJabar,

