RI News. Jakarta – Ibukota Indonesia akan menjadi saksi sejarah baru dunia motorsport. Untuk pertama kalinya, ajang balap internasional FIA Rallycross World Cup bakal digelar di kawasan Asia Tenggara, tepatnya di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, pada 5–6 Desember 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan kehadiran sekitar 30 ribu penonton selama dua hari penyelenggaraan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapan penuh daerah untuk menyukseskan event berskala global ini.
“Kami merasa bangga dan terhormat Jakarta sebagai tuan rumah. Pemprov DKI Jakarta siap menyambut para pembalap dunia dalam event FIA Rallycross World Cup 2026 yang akan digelar 5-6 Desember 2026 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Menurut Pramono, persiapan tidak hanya mencakup aspek teknis sirkuit, tetapi juga infrastruktur pendukung dan pengaturan mobilitas. Kawasan Ancol yang terintegrasi dengan destinasi wisata, hotel, restoran, serta jaringan transportasi umum seperti TransJakarta dan KRL diharapkan memudahkan akses penonton dari berbagai wilayah.

Event ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga pendorong ekonomi dan pariwisata Jakarta. Pramono meyakini multiplier effect dari ajang ini akan signifikan karena skala dan daya tariknya yang luas.
“Saya yakin acara seperti ini lebih meriah, event-nya juga lebih luas, orang yang datang juga lebih banyak, pasti multiplier effect-nya juga semakin besar. Sehingga dengan demikian, mari kita nikmati,” katanya.
Ajang FIA Rallycross World Cup 2026 diselenggarakan oleh Sarga Motorsport bekerja sama dengan Fédération Internationale de l’Automobile (FIA). Co-Founder Sarga.co, Aryo Djojohadikusumo, menekankan ambisi menjadikan Jakarta sebagai kota internasional yang mampu bersaing dengan event kelas dunia lainnya.
“Kami umumkan di hari ini dengan izin dan dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Jakarta. Rallycross World Cup akan diselenggarakan di Jakarta. Pokoknya enggak boleh kalah sama F1 Singapura. Kita benar-benar menjadikan Jakarta kota budaya, kota internasional,” tegas Aryo.
Baca juga : Harapan dan Keraguan di Balik Perundingan Langsung Pertama Lebanon-Israel dalam 40 Tahun
Sementara itu, Sporting Manager FIA Rallycross James Nixon menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah sebagai mitra strategis.
“Saat kita membuat acara sebesar ini, sangat penting untuk memiliki mitra pemerintah yang kuat, dan kami sangat berharap dapat bekerja sama secara erat dengan Gubernur untuk mempromosikan acara Super Jakarta ini di panggung dunia,” ungkap Nixon.
Rallycross dikenal dengan format balap yang dinamis dan penuh aksi, menggabungkan elemen speed, skill mengemudi, serta tantangan lintasan campuran (mixed-surface). Sirkuit JIEC Ancol akan mengalami transformasi khusus untuk menyesuaikan standar rallycross internasional, menjanjikan spektakel balap ketat dan menghibur bagi penonton.
Dengan terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah, Indonesia berpeluang memperkuat posisinya dalam peta motorsport global sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap olahraga otomotif. Persiapan intensif kini terus dilakukan, mulai dari optimalisasi venue hingga promosi event agar target penonton dan dampak ekonomi dapat tercapai maksimal.
Event ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan kelas dunia, tetapi juga momentum kebangkitan pariwisata dan citra Jakarta sebagai kota yang siap menggelar ajang internasional bergengsi.
Pewarta : Yogi Hilmawan

