Skip to content
08/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Di Persimpangan Fiskal: Defisit Ratusan Miliar dan Gelombang Protes Kontraktor Mengguncang Subulussalam

Di Persimpangan Fiskal: Defisit Ratusan Miliar dan Gelombang Protes Kontraktor Mengguncang Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Defisit Ratusan Miliar dan Gelombang Protes Kontraktor Mengguncang Subulussalam
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Sumbussalam – Kota Subulussalam tengah menghadapi fase kritis dalam tata kelola keuangan daerah. Defisit anggaran yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah tidak lagi menjadi sekadar angka dalam dokumen perencanaan, melainkan telah menjelma menjadi krisis nyata yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi lokal dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Situasi memanas ketika puluhan kontraktor melakukan aksi penyegelan sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas belum dibayarnya pekerjaan proyek Tahun Anggaran 2023–2024 yang hingga kini masih tertunggak. Penyegelan kantor menjadi simbol kekecewaan para rekanan terhadap lambannya penyelesaian kewajiban pemerintah.

Para kontraktor menilai bahwa persoalan keterlambatan pembayaran tidak lagi bisa dipandang sebagai kendala administratif semata. Indikasi terganggunya arus kas daerah dinilai semakin kuat, terutama karena banyak dari mereka kini menghadapi tekanan finansial serius, termasuk kewajiban kepada pekerja dan pemasok yang belum dapat dipenuhi.

Menariknya, dalam aksi tersebut, kantor Dinas Syariat Islam tidak ikut disegel karena berada dalam kompleks Masjid Agung. Keputusan ini mencerminkan bahwa aksi protes tetap mempertimbangkan dimensi etika, nilai religius, serta sensitivitas sosial yang hidup dalam masyarakat setempat.

Secara akademis, defisit anggaran dalam skala besar seperti yang terjadi di Subulussalam umumnya tidak lahir dalam satu periode fiskal. Fenomena ini lebih sering merupakan akumulasi dari berbagai faktor struktural, mulai dari perencanaan anggaran yang tidak realistis, kegagalan mencapai target pendapatan daerah, hingga belanja yang melampaui kapasitas fiskal. Selain itu, dinamika politik anggaran antara eksekutif dan legislatif dalam proses penyusunan dan pengesahan APBK juga turut berkontribusi terhadap potensi ketidakseimbangan fiskal.

Dalam konteks ini, muncul perdebatan publik mengenai distribusi tanggung jawab. Apakah adil jika seluruh beban defisit ditanggung oleh pemerintahan yang sedang berjalan? Secara administratif, pemerintah saat ini memang memiliki kewajiban untuk menata dan menjalankan keuangan daerah. Namun secara historis, defisit tersebut berpotensi merupakan “warisan kebijakan” yang melibatkan keputusan kolektif antara pemerintah sebelumnya dan lembaga legislatif, yakni DPRK Subulussalam.

Baca juga : UMKM Lokal Trenggalek Tembus Pasar Global: Kreativitas Kayu Sederhana Raih Ekspor Cable Drum ke Taiwan di Tengah Geopolitik Dunia yang Memanas

Dalam sistem penganggaran daerah, setiap kebijakan fiskal merupakan hasil persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif. Dengan demikian, apabila terjadi kesalahan dalam perencanaan maupun pengendalian anggaran, maka tanggung jawabnya bersifat kolektif dan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

Meski demikian, tuntutan publik terhadap pemerintahan saat ini tetap tinggi. Transparansi kondisi keuangan riil menjadi kebutuhan mendesak untuk memulihkan kepercayaan. Selain itu, penyusunan skala prioritas pembayaran kepada kontraktor, evaluasi proyek yang tidak mendesak, serta langkah-langkah pemulihan fiskal secara bertahap menjadi agenda yang tidak dapat ditunda.

Aksi penyegelan kantor dinas oleh kontraktor dapat dibaca sebagai indikator menurunnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah daerah. Jika tidak segera direspons secara sistematis, dampaknya berpotensi meluas, mulai dari menurunnya partisipasi kontraktor dalam tender proyek, terhambatnya pembangunan infrastruktur, hingga terganggunya roda ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Kondisi ini sekaligus menjadi momentum reflektif bagi seluruh pemangku kepentingan di Subulussalam. Upaya pembenahan tidak cukup hanya dengan mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan perlu diarahkan pada perbaikan sistemik dalam tata kelola keuangan daerah. Pemerintah daerah bersama DPRK dituntut untuk membuka data secara transparan, melakukan audit terhadap proyek-proyek yang belum terselesaikan, serta menyusun strategi penyelamatan fiskal yang terukur dan akuntabel.

Defisit ratusan miliar dan gelombang protes kontraktor sejatinya merupakan dua sisi dari persoalan yang sama, yakni lemahnya manajemen fiskal daerah. Tanpa langkah korektif yang berani dan terstruktur, Subulussalam berisiko terjebak dalam krisis berkepanjangan yang tidak hanya berdampak pada keuangan daerah, tetapi juga pada legitimasi pemerintahan itu sendiri.

Di titik ini, Subulussalam berada di persimpangan penting: antara memperbaiki tata kelola menuju stabilitas fiskal atau semakin tenggelam dalam ketidakpastian ekonomi yang berkepanjangan.

Pewarta: Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: UMKM Lokal Trenggalek Tembus Pasar Global: Kreativitas Kayu Sederhana Raih Ekspor Cable Drum ke Taiwan di Tengah Geopolitik Dunia yang Memanas
Next: Razia Tanpa Henti: Menelisik Ekonomi Bayangan Rokok Ilegal di Pemalang

Related Stories

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal- Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong

Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat

Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Debut Heroik Veda Ega Pratama di Sirkuit Balaton: Finis 16 Besar Meski Dibayangi Penalti
  • Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM
  • Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga
  • Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua
  • Jonatan Christie Gagal Raih Mahkota Indonesia Open 2026: Dominasi Victor Lai yang Tak Terduga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.