Skip to content
04/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang

Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Mazraa, Suriah — Situasi di provinsi Sweida, Suriah selatan, kembali menegaskan rapuhnya transisi pascaperang di negara tersebut. Setelah sepekan bentrokan sengit antara milisi komunitas minoritas Druze dan klan Badui Muslim Sunni, kelompok Badui pada Minggu (14/7) mengumumkan penarikan diri dari kota Sweida. Penarikan ini terjadi menyusul gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan masuknya konvoi bantuan kemanusiaan ke wilayah yang rusak parah akibat pertempuran.

Konflik sektarian ini menewaskan ratusan orang, memicu gelombang pengungsian lebih dari 128 ribu jiwa, dan memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah melanda Suriah pascaperang saudara. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB mencatat, sebanyak 43.000 orang terpaksa mengungsi hanya dalam satu hari pada Sabtu (13/7).

Pertikaian antara milisi Druze dan klan Badui dipicu oleh serangkaian penculikan balasan di sejumlah kota kecil sebelum menyebar ke pusat kota Sweida. Pasukan pemerintah Suriah sempat dikerahkan untuk meredam pertempuran, namun kemudian ditarik kembali. Presiden sementara Ahmad al-Sharaa — yang dipandang lebih bersimpati kepada kelompok Badui — mengimbau agar semua pihak mematuhi gencatan senjata.

“Kami berterima kasih atas sikap heroik kaum Badui, tetapi menuntut kepatuhan penuh pada gencatan senjata serta ketaatan terhadap perintah negara,” ujar Al-Sharaa dalam pidato kenegaraannya.

Israel turut memperburuk eskalasi konflik dengan meluncurkan puluhan serangan udara di provinsi Sweida, menargetkan posisi pasukan pemerintah yang dinilai berpihak pada kelompok Badui. Serangan ini semakin meningkatkan ketegangan di wilayah selatan Suriah, yang menjadi titik rawan geopolitik antara rezim Damaskus, kelompok oposisi, dan kekuatan eksternal.

Bentrokan berdampak serius terhadap kehidupan warga sipil. Puluhan warga Druze tewas dalam serangan terarah yang dilakukan kelompok Badui dan pasukan pemerintah. Video di media sosial memperlihatkan aksi penghinaan terhadap simbol budaya Druze, termasuk perusakan potret tokoh agama dan tradisi, yang memicu serangan balasan ke wilayah mayoritas Badui di pinggiran provinsi Sweida.

Baca juga : Rusia Terbuka untuk Perdamaian dengan Ukraina, namun Prioritaskan Pencapaian Tujuan Strategis

Bulan Sabit Merah Suriah melaporkan pengiriman 32 truk bantuan berisi makanan, obat-obatan, air, dan bahan bakar. Namun, distribusi bantuan terkendala oleh gesekan politik. Sheikh Hikmat al-Hijri, tokoh spiritual Druze, dituding menghalangi delegasi pemerintah yang mendampingi konvoi bantuan. Al-Hijri membantah tuduhan ini, menegaskan bahwa pihaknya “tidak memiliki konflik berbasis agama atau etnis” dan mengutuk upaya provokasi yang memecah belah masyarakat.

Krisis Sweida memperlihatkan kompleksitas transisi politik Suriah pasca kejatuhan rezim Assad. Meskipun sebagian besar komunitas Druze mendukung berakhirnya kekuasaan keluarga Assad, banyak yang menaruh curiga terhadap pemerintahan baru Al-Sharaa yang dinilai berhaluan Islamis. Konfrontasi antara al-Hijri dengan Al-Sharaa menunjukkan ketegangan antara strategi diplomasi dan perlawanan bersenjata di kalangan Druze.

Washington melalui utusan khususnya, Tom Barrack, menilai konflik ini sebagai hambatan serius bagi stabilisasi politik Suriah. “Semua faksi harus segera meletakkan senjata, menghentikan permusuhan, dan mengakhiri siklus dendam kesukuan. Suriah berada di persimpangan kritis — perdamaian dan dialog harus segera diwujudkan,” tegasnya di platform X.

Konvoi batuan saat melintasi Provinsi Daraa, Suriah, Minggu, 20 Juli 2025, menuju kota Busra al-Sham.

Lebih dari setengah dari sekitar 1 juta penganut Druze dunia bermukim di Suriah, sementara lainnya berada di Lebanon dan Israel, termasuk di Dataran Tinggi Golan. Ketegangan di Sweida dikhawatirkan akan memicu ketidakstabilan di kawasan yang telah lama menjadi arena konflik geopolitik antara Suriah, Israel, dan kekuatan global.

Dengan kondisi kemanusiaan yang memburuk, keberhasilan gencatan senjata dan distribusi bantuan kemanusiaan akan menjadi ujian bagi legitimasi pemerintah sementara Suriah. Konflik Druze–Badui juga menunjukkan bahwa rekonsiliasi nasional membutuhkan pendekatan multi-dimensi yang mencakup rekonstruksi sosial, jaminan keamanan, dan peran aktif komunitas internasional dalam mediasi perdamaian.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rusia Terbuka untuk Perdamaian dengan Ukraina, namun Prioritaskan Pencapaian Tujuan Strategis
Next: Krisis Kemanusiaan di Gaza: 85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Transformasi Kepemimpinan Intelijen dan Reduksi Konflik Komunal: Perjalanan Karier Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
  • Ancaman di Atas Bumbungan: Potret Pembiaran Potensi Bahaya Kelistrikan di Permukiman Warga
  • Patologi Birokrasi Kriminal di Salambue: Urgensi Restrukturisasi Pengawasan Internal dan Eksistensi Kontrol Publik Terhadap Institusi Pemasyarakatan
  • Anatomi Kejahatan Rekayasa Sosial: Catatan atas Impersonasi Pejabat Kepolisian di Kabupaten Melawi
  • Memperkuat Benteng Preemtif: Strategi Edukasi Komunitas Lemdiklat Polri Mereduksi Risiko Karhutla di Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by