RI News. Yogyakarta – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar serangkaian kegiatan bakti religi yang menyentuh berbagai tempat ibadah lintas agama. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Berbagai satuan kerja Polda DIY turun langsung ke lapangan. Personel Bidang Keuangan membersihkan Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus di Minomartani, Ngaglik, Sleman, serta Masjid Al-Mu’awwanah di Ceper. Sementara itu, tim Biro Operasi (Roops) fokus pada Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gejayan dan Masjid Al Huda Ngemplak. Biro Perencanaan (Rorena) mengambil bagian di Pura Widya Dharma Dero dan Masjid Minhajul Karoomah.
Tak ketinggalan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) membersihkan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman dan Masjid Al Huda Piyungan. Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) bertugas di GKJ Pundong, Bantul, serta Mushola Al Basri di Wonolopo, Canden, Jetis. Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) pun turut aktif di Masjid Nurul Atqiya Jalan Plosokuning II, Minomartani, Ngaglik, Sleman, dan GKJ Minomartani.

Dalam kegiatan tersebut, para personel melaksanakan pembersihan area dalam dan luar bangunan ibadah, penataan lingkungan, serta kegiatan sosial pendukung lainnya. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih, nyaman, dan asri bagi umat.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa bakti religi ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. “Bakti religi ini merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol Ihsan, kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan upaya konkret Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat tali silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat toleransi serta gotong royong di tengah keberagaman,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis nilai-nilai kebangsaan. Polda DIY berharap, melalui aksi serentak ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga keamanan, ketertiban, serta kerukunan antarumat beragama di Yogyakarta dapat terus terjaga.
Kegiatan bakti religi ini mencerminkan pendekatan Polri yang semakin berorientasi pada pencegahan dan pembangunan sosial, bukan hanya penegakan hukum semata. Di tengah dinamika masyarakat modern, langkah seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam memperkuat fondasi persatuan Indonesia.
Pewarta: Lee Anno
Tagline : #HariBhayangkara80, #PoldaDIY, #BaktiReligi, #KerukunanUmatBeragama, #PolriHumanis, #GotongRoyong, #DaerahIstimewaYogyakarta,

