RI News. Jakarta, 4 Mei 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan Warga Binaan. Melalui kegiatan skrining penyakit menular yang digelar Senin (4/5), lapas ini berupaya meminimalisir risiko penyebaran HIV, Tuberkulosis (TB), dan Hepatitis C di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang diikuti puluhan Warga Binaan ini dilaksanakan oleh Klinik Pratama Lapas Cipinang. Sebelum pemeriksaan, peserta diajak melakukan peregangan otot untuk menjaga kebugaran fisik. Selanjutnya, mereka mengikuti penyuluhan intensif mengenai pengobatan TB serta edukasi mendalam tentang pencegahan dan penularan HIV serta Hepatitis C.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa skrining ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi penting dalam memperkuat layanan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami memastikan bahwa layanan kesehatan yang optimal bagi Warga Binaan terus ditingkatkan. Skrining menjadi langkah krusial dalam pencegahan sekaligus memutus rantai penularan TB, HIV, dan Hepatitis C,” tegas Wachid Wibowo.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Keperawatan Lapas Cipinang, Chika Panji, menjelaskan bahwa pendekatan yang diterapkan bersifat komprehensif.
“Kami tidak hanya fokus pada pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Harapannya, Warga Binaan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan mencegah penularan penyakit sejak dini,” jelas Chika.
Salah seorang Warga Binaan berinisial BK mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut. “Kegiatan ini membantu kami memahami kondisi kesehatan dan cara pencegahan yang tepat. Saya jadi lebih peduli untuk menjaga kesehatan sendiri,” ungkapnya.
Baca juga : Tragedi Pilu di Kolam Renang: Anak Berusia 7 Tahun Tenggelam Saat Ikut Kursus Renang Pertama Kali
Kegiatan skrining ini sejalan dengan salah satu prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam 15 Program Aksi peningkatan layanan kesehatan sebagai upaya preventif. Dengan pendekatan yang holistik—mulai dari edukasi, deteksi dini, hingga tindak lanjut pengobatan—Lapas Cipinang berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan kondusif bagi proses pembinaan.
Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada penurunan angka penularan penyakit di dalam lapas, tetapi juga mendukung reintegrasi sosial Warga Binaan kelak dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.
Pewarta: Ragil Surono


