RI News. Kulon Progo – Dalam upaya meningkatkan fasilitas ibadah bagi masyarakat Muslim, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 kembali menunjukkan peran strategisnya di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua masjid di wilayah tersebut kini tengah menjalani perbaikan yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah dalam menjalankan aktivitas keagamaan sehari-hari.
Perbaikan tersebut meliputi Masjid Baiturrahman di Padukuhan Kwarakan dan Masjid Al Ma’ruf di Padukuhan Senden. Untuk Masjid Baiturrahman, fokus utama adalah penggantian atap teras dari bahan seng menjadi galvalum yang lebih modern dan tahan lama. Sementara di Masjid Al Ma’ruf, kegiatan pengecoran halaman masjid sedang dilakukan untuk memperbaiki akses dan kebersihan area sekitar.
Babinsa Sidorejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo, Sertu Pardi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Satgas TMMD dengan warga setempat. “Hari ini, Minggu (3/5/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat melakukan pembongkaran atap lama berupa seng dan penyiapan material galvalum yang akan digunakan untuk penggantian,” jelas Sertu Pardi.

Menurutnya, program ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan juga upaya untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih layak dan representatif. Perbaikan atap dan halaman diharapkan mampu mengatasi masalah kebocoran dan ketidaknyamanan yang selama ini dirasakan jamaah, terutama saat musim hujan.
Takmir Masjid Baiturrahman menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap perbaikan atap teras dapat membuat bangunan masjid tampak lebih indah, rapi, dan nyaman. “Dengan kondisi yang lebih baik, kami berharap semakin banyak warga dan jamaah yang memakmurkan masjid, baik untuk sholat lima waktu maupun kegiatan keagamaan lainnya,” ujarnya.
Baca juga : Dansatgas TMMD Ke-128 Pastikan Rehab Dua Masjid di Kulon Progo Segera Dimulai
Kegiatan TMMD Reguler ke-128 ini menjadi contoh konkret bagaimana kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga pembangunan infrastruktur sosial keagamaan. Melalui pendekatan gotong royong, program ini memperkuat tali silaturahmi antara aparat dan warga, sekaligus mendukung terciptanya desa yang lebih maju dan religius.
Diharapkan, setelah perbaikan selesai, kedua masjid tersebut dapat menjadi pusat aktivitas keagamaan yang lebih optimal, memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual masyarakat Kalurahan Sidorejo dan sekitarnya.
Pewarta : Lee Anno


